Respons Cepat Jalan Rusak Cipanas yang Viral, Dinas PU Sukabumi Lakukan Penanganan Darurat

- Penulis

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info|| SUKABUMI – Menanggapi keluhan masyarakat serta kondisi jalan yang sempat viral di media sosial, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi bergerak cepat melakukan penanganan darurat di ruas jalan Cipanas – Kabandungan pada Sabtu (07/02/2026).

​Kondisi jalan yang mengalami kerusakan parah, terutama di titik bawah SMPN 1 Kabandungan, telah menjadi perhatian serius. Lubang jalan yang dalam kerap mengakibatkan kendaraan besar bermuatan berat amblas hingga memicu kemacetan panjang. Tak hanya itu, kendaraan kecil sering mengalami benturan fisik, bahkan tercatat sejumlah pengendara sepeda motor terjatuh akibat terperosok.

​Penanganan Awal dengan Material Sirtu

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Sebagai bentuk antisipasi terhadap kecelakaan lalu lintas, Dinas PU Kabupaten Sukabumi mengirimkan material sirtu (pasir batu) untuk menutup lubang-lubang kritis di sepanjang ruas tersebut.

​Sekretaris Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Agus Hermawan, S.T., menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk respon sigap pemerintah daerah sambil menunggu proses administrasi pembangunan permanen.

​”Hari ini kami turunkan material sirtu sebagai penanganan pertama demi keamanan pengguna jalan. Kami memahami ini adalah akses vital. Saat ini, perbaikan permanen masih dalam tahapan proses perencanaan dan pengadaan. Kami pastikan pembangunan jalan ini masuk dalam skema anggaran tahun 2026,” ujar Agus Hermawan.

READ  Tinjau Langsung Pos DVI, Kapusdokkes Polri Pastikan Akurasi Identifikasi Korban Longsor Cisarua

​Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

​Aksi pengurugan jalan ini dilakukan secara gotong royong yang melibatkan unsur Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa, hingga masyarakat setempat.

​Camat Kabandungan, Ibu Lilih, yang meninjau langsung lokasi, mengapresiasi langkah cepat Dinas PU. Ia menekankan pentingnya jalur ini bagi mobilitas antar-wilayah.

​”Ini adalah akses penghubung strategis antara Kabupaten Sukabumi dengan Kabupaten Bogor. Banyak pengendara dari arah Bogor yang melintas di sini, jadi kondisinya memang harus segera kami amankan bersama-sama,” ungkap Lilih.

​Senada dengan Camat, Kepala Desa Kabandungan, Bedi, menyebutkan bahwa keterlibatan warga dalam pengurugan ini merupakan bentuk antusiasme masyarakat yang mendambakan kenyamanan berkendara.

​”Kami bersama warga Cipanas turut membantu proses pengurugan agar jalan setidaknya bisa dilalui dengan lebih aman untuk sementara waktu hingga nanti pengerjaan aspal dimulai,” kata Bedi.

​Akses Vital Lintas Kabupaten

​Ruas jalan Cipanas – Kabandungan merupakan urat nadi ekonomi dan pendidikan di Kecamatan Kabandungan. Mengingat fungsinya sebagai jalur alternatif menuju Kabupaten Bogor, tingginya volume kendaraan menjadi alasan utama pemerintah memprioritaskan penanganan di titik-titik rawan tersebut pada tahun anggaran 2026 ini.

​Dinas PU menghimbau kepada para pengguna jalan, terutama kendaraan bermuatan berat, untuk tetap berhati-hati saat melintas selama proses pemeliharaan

Penulis : Edi

Editor : Red

Sumber Berita: Suararakyat.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pak KDM Usai Berita di Media Mencuat Papan Proyek Hilang, Lokasi Diduga Berbeda, Aspal Disorot Warga: Ada Apa dengan Proyek Jalan Rp1,33 Miliar di Sukabumi?
Diduga Minim Material dan Data Proyek Dipertanyakan, Pekerjaan Jalan Leuwiliang–Bojong Tipar Senilai Rp1,33 Miliar Jadi Sorotan Warga
Usai Pemberitaan Proyek Jadi Sorotan, Pelaksana CV Arrahmah Hubungi Awak Media Minta Klarifikasi: Bos dan Kadis Sudah Menelepon Saya
Diduga Dikerjakan Terburu-buru, Proyek Pemeliharaan Jalan Cicareuh–Bumisari di Bantargadung Tuai Sorotan Warga
Dedi Mulyadi Umumkan Sayembara Rp5–50 Juta untuk Warga yang Bantu Lumpuhkan Pelaku Kejahatan Jalanan di Jabar
Patungan Bangun Jalan Demi Keselamatan, Warga Bojongsaru Pertanyakan Keseriusan Pemkab Sukabumi dalam Pemerataan Infrastruktur
Yudha Sukmagara: KNPI Harus Jadi Motor Perubahan, Bukan Sekadar Organisasi Proposal
DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai Cikaramat, Hasil Uji Laboratorium Jadi Penentu
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 04:09 WIB

Pak KDM Usai Berita di Media Mencuat Papan Proyek Hilang, Lokasi Diduga Berbeda, Aspal Disorot Warga: Ada Apa dengan Proyek Jalan Rp1,33 Miliar di Sukabumi?

Senin, 27 Juli 2026 - 13:34 WIB

Diduga Minim Material dan Data Proyek Dipertanyakan, Pekerjaan Jalan Leuwiliang–Bojong Tipar Senilai Rp1,33 Miliar Jadi Sorotan Warga

Senin, 27 Juli 2026 - 00:34 WIB

Usai Pemberitaan Proyek Jadi Sorotan, Pelaksana CV Arrahmah Hubungi Awak Media Minta Klarifikasi: Bos dan Kadis Sudah Menelepon Saya

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:14 WIB

Diduga Dikerjakan Terburu-buru, Proyek Pemeliharaan Jalan Cicareuh–Bumisari di Bantargadung Tuai Sorotan Warga

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:56 WIB

Dedi Mulyadi Umumkan Sayembara Rp5–50 Juta untuk Warga yang Bantu Lumpuhkan Pelaku Kejahatan Jalanan di Jabar

Berita Terbaru