SUARARAKYAT || BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan sayembara bagi masyarakat yang berani membantu melumpuhkan pelaku kejahatan jalanan, seperti begal, perampok, jambret, copet, maupun pencuri, untuk kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian dalam keadaan hidup.
Pengumuman tersebut disampaikan Dedi Mulyadi melalui akun media sosial TikTok pribadinya sebagai bagian dari upaya memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jawa Barat. Sabtu (25/07/2026).
Dalam pernyataannya, Dedi menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus berkoordinasi dengan Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat serta Polda Metro Jaya guna mengantisipasi meningkatnya aksi kriminalitas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain meminta patroli kepolisian diperkuat setiap malam, Dedi juga menginstruksikan agar unsur Satpol PP dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) bersiaga di titik-titik strategis untuk mendukung langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan.
Ia juga mengajak masyarakat menghidupkan kembali ronda atau siskamling sebagai bentuk gotong royong menjaga keamanan lingkungan.
Sebagai bentuk apresiasi kepada warga yang turut membantu memberantas kejahatan, Dedi menyiapkan hadiah dengan nominal bervariasi, mulai dari Rp5 juta hingga Rp50 juta.
“Saya memberikan sayembara kepada seluruh warga Jawa Barat yang bisa melumpuhkan maling, copet, jambret, begal, maupun perampok, lalu menyerahkannya kepada kepolisian dalam keadaan hidup. Kami siapkan hadiah dari Rp5 juta sampai Rp50 juta,” ujar Dedi Mulyadi dalam video yang diunggah di akun TikTok resminya.
Dedi menutup pesannya dengan mengajak seluruh masyarakat untuk tetap waspada, berani melawan aksi kriminalitas sesuai koridor hukum, serta memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum demi menciptakan situasi keamanan yang kondusif di Jawa Barat.
Penulis : Prima RK
Editor : Redaksi
Sumber Berita: SUARARAKYAT.info














