Diduga Dikerjakan Terburu-buru, Proyek Pemeliharaan Jalan Cicareuh–Bumisari di Bantargadung Tuai Sorotan Warga

- Penulis

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT || SUKABUMI – Pelaksanaan proyek pemeliharaan rutin ruas Jalan Cicareuh–Bumisari di Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2026, menjadi sorotan masyarakat. Proyek yang dikerjakan oleh CV Arrahmah dengan nilai anggaran sebesar Rp196.691.160,85 itu diduga dikerjakan secara terburu-buru sehingga kualitas hasil pekerjaan dipertanyakan oleh warga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Suararakyat.info, Minggu (26/7/2026), sejumlah warga Desa Mangunjaya menyampaikan keluhan terkait pelaksanaan proyek tersebut. Mereka menilai pekerjaan berlangsung dalam waktu yang sangat singkat, sehingga menimbulkan kekhawatiran terhadap mutu hasil pekerjaan.

Salah seorang tokoh masyarakat yang meminta identitasnya disamarkan dengan inisial N mengaku terkejut karena proses pengerjaan proyek disebut hanya berlangsung selama dua hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setahu saya pekerjaan hanya sekitar dua hari. Para pekerjanya juga bukan warga sekitar, melainkan diduga didatangkan oleh pihak pelaksana dari wilayah Sagaranten. Selama bekerja mereka menginap di Koperasi Merah Putih,” ungkap N kepada wartawan.

Menurutnya, waktu pelaksanaan yang relatif singkat menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai kualitas pekerjaan yang dihasilkan. Ia menilai masih terdapat sejumlah titik jalan yang berlubang dan hanya ditutup menggunakan material aspal bekas, sehingga dikhawatirkan tidak mampu bertahan dalam jangka waktu lama.

“Masih banyak lubang yang hanya ditumpuk aspal bekas. Bahkan menurut informasi yang saya dengar dari para pekerja, material yang tersedia sudah habis digunakan,” tambahnya.

READ  Dapur MBG di Gegerbitung Jadi Sorotan,Terkait Menu Program Makan Bergizi B3

Keluhan serupa juga disampaikan warga lainnya yang berharap proyek pemeliharaan jalan tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, mengingat jalan tersebut merupakan akses penting bagi aktivitas warga dan pengguna jalan.

Di sisi lain, warga juga mengungkapkan adanya insiden kecelakaan lalu lintas yang diduga terjadi di sekitar lokasi pekerjaan. Menurut keterangan warga, seorang pengendara sepeda motor dilaporkan terjatuh setelah melintasi bagian jalan yang disebut masih berlubang dan telah ditutup menggunakan material aspal bekas. Namun, hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Sejumlah warga berharap Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi segera melakukan pengecekan lapangan untuk memastikan pekerjaan telah dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, volume pekerjaan, dan ketentuan kontrak yang berlaku.

Masyarakat juga meminta apabila ditemukan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan proyek, pihak terkait dapat segera mengambil langkah evaluasi dan melakukan perbaikan demi menjamin keselamatan pengguna jalan serta menjaga kualitas infrastruktur yang dibangun menggunakan anggaran pemerintah.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak CV Arrahmah maupun Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan yang disampaikan warga. Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Penulis : AG

Editor : Redaksi

Sumber Berita: SUARARAKYAT.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dedi Mulyadi Umumkan Sayembara Rp5–50 Juta untuk Warga yang Bantu Lumpuhkan Pelaku Kejahatan Jalanan di Jabar
Patungan Bangun Jalan Demi Keselamatan, Warga Bojongsaru Pertanyakan Keseriusan Pemkab Sukabumi dalam Pemerataan Infrastruktur
Yudha Sukmagara: KNPI Harus Jadi Motor Perubahan, Bukan Sekadar Organisasi Proposal
DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai Cikaramat, Hasil Uji Laboratorium Jadi Penentu
Forkopimda Absen di HUT Dadali Pati Ke-9, Komitmen Pemkot Sukabumi terhadap Pelestarian Budaya Dipertanyakan
RUSAIDA Bongkar Dugaan Praktik TPPO, PMI Asal Sukabumi Tertahan di Dubai, Keluarga Dibebani Biaya Pulang
Kasus Peluru Nyasar Alastlogo: PC PMII Pasuruan Sayangkan Sikap Polresta yang Menunggu Laporan Korban
BEM Nusantara Sukabumi Raya Soroti Tata Kelola RSUD Palabuhanratu: Anggaran Puluhan Miliar Digelontorkan, Pelayanan dan Fasilitas Dinilai Belum Sejalan
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:14 WIB

Diduga Dikerjakan Terburu-buru, Proyek Pemeliharaan Jalan Cicareuh–Bumisari di Bantargadung Tuai Sorotan Warga

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:56 WIB

Dedi Mulyadi Umumkan Sayembara Rp5–50 Juta untuk Warga yang Bantu Lumpuhkan Pelaku Kejahatan Jalanan di Jabar

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:19 WIB

Patungan Bangun Jalan Demi Keselamatan, Warga Bojongsaru Pertanyakan Keseriusan Pemkab Sukabumi dalam Pemerataan Infrastruktur

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:28 WIB

Yudha Sukmagara: KNPI Harus Jadi Motor Perubahan, Bukan Sekadar Organisasi Proposal

Minggu, 19 Juli 2026 - 23:18 WIB

DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai Cikaramat, Hasil Uji Laboratorium Jadi Penentu

Berita Terbaru