Warga Desak Pemerintah Perbaiki Jalan Rusak di Kecamatan Karang Bahagia

- Penulis

Rabu, 26 November 2025 - 02:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info|| Kabupaten Bekasi — Warga Kecamatan Karang Bahagia kembali menyampaikan keluhan terkait kerusakan sejumlah ruas jalan yang kerap dilalui masyarakat. Kerusakan terjadi di jalur Glonggong arah Kalendrwak, Kampung Tobor, hingga akses dari Pule 1 jalur yang biasa digunakan sebagai jalan penghubung ke Karang Rahayu, Karang Setia, dan bahkan menuju Lemahabang.

Ruas-ruas jalan tersebut disebut sebagai jalur vital karena menjadi akses sehari-hari warga untuk bekerja, bersekolah, maupun aktivitas ekonomi. Kondisi jalan yang sudah lama rusak dinilai membahayakan pengendara serta menghambat mobilitas masyarakat.

Keluhan terbaru disampaikan seorang warga bernama Mista melalui rekaman video pada Rabu, (26/11/2025). Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung cukup lama namun belum mendapatkan perhatian dari pemerintah.

“Jalan ini sudah rusak cukup lama. Kami sebagai warga sangat berharap pemerintah segera memperbaikinya,” ujarnya kepada wartawan.

Mista menjelaskan bahwa jalan berlubang serta permukaan yang tidak rata sering membahayakan pengendara, terutama pada malam hari ketika pencahayaan minim. Ia berharap pemerintah desa hingga pemerintah kabupaten dapat segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki kondisi jalan yang semakin memprihatinkan itu.

Warga menilai perbaikan jalan merupakan kebutuhan mendesak agar aktivitas masyarakat tidak lagi terhambat dan risiko kecelakaan dapat ditekan. “Kami hanya ingin jalan yang layak untuk digunakan sehari-hari,” tutup Mista.

Sumber: Warga
(Haris Pranatha)

READ  Diduga Oknum Mantan Kepala Desa Babaknjaya Periode 2019–2023 Hilangkan Aset Desa, Inspektorat dan APH segera Brtindak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Minim Material dan Data Proyek Dipertanyakan, Pekerjaan Jalan Leuwiliang–Bojong Tipar Senilai Rp1,33 Miliar Jadi Sorotan Warga
Usai Pemberitaan Proyek Jadi Sorotan, Pelaksana CV Arrahmah Hubungi Awak Media Minta Klarifikasi: Bos dan Kadis Sudah Menelepon Saya
Diduga Dikerjakan Terburu-buru, Proyek Pemeliharaan Jalan Cicareuh–Bumisari di Bantargadung Tuai Sorotan Warga
Dedi Mulyadi Umumkan Sayembara Rp5–50 Juta untuk Warga yang Bantu Lumpuhkan Pelaku Kejahatan Jalanan di Jabar
Patungan Bangun Jalan Demi Keselamatan, Warga Bojongsaru Pertanyakan Keseriusan Pemkab Sukabumi dalam Pemerataan Infrastruktur
Yudha Sukmagara: KNPI Harus Jadi Motor Perubahan, Bukan Sekadar Organisasi Proposal
DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai Cikaramat, Hasil Uji Laboratorium Jadi Penentu
Forkopimda Absen di HUT Dadali Pati Ke-9, Komitmen Pemkot Sukabumi terhadap Pelestarian Budaya Dipertanyakan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 13:34 WIB

Diduga Minim Material dan Data Proyek Dipertanyakan, Pekerjaan Jalan Leuwiliang–Bojong Tipar Senilai Rp1,33 Miliar Jadi Sorotan Warga

Senin, 27 Juli 2026 - 00:34 WIB

Usai Pemberitaan Proyek Jadi Sorotan, Pelaksana CV Arrahmah Hubungi Awak Media Minta Klarifikasi: Bos dan Kadis Sudah Menelepon Saya

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:14 WIB

Diduga Dikerjakan Terburu-buru, Proyek Pemeliharaan Jalan Cicareuh–Bumisari di Bantargadung Tuai Sorotan Warga

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:56 WIB

Dedi Mulyadi Umumkan Sayembara Rp5–50 Juta untuk Warga yang Bantu Lumpuhkan Pelaku Kejahatan Jalanan di Jabar

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:19 WIB

Patungan Bangun Jalan Demi Keselamatan, Warga Bojongsaru Pertanyakan Keseriusan Pemkab Sukabumi dalam Pemerataan Infrastruktur

Berita Terbaru