Gotong Royong di Desa Paas: Simbol Semangat Juang Para Pahlawan yang Terus Hidup

- Penulis

Rabu, 6 Agustus 2025 - 08:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Garut-Semangat gotong royong yang telah lama menjadi ruh bangsa Indonesia kembali tercermin dalam kehidupan masyarakat Desa Paas, Kecamatan Pamengpeuk, Kabupaten Garut. Rabu pagi ini, warga dari berbagai elemen masyarakat berkumpul dan bahu-membahu memperbaiki bantaran sungai di kawasan Cikaso Leuwi Lubang, sebuah aliran vital yang mengairi ratusan hektare sawah di wilayah tersebut.(6/8/2025)

Kegiatan gotong royong ini tidak hanya menjadi ajang kerja bersama, tetapi juga menjadi simbol kekompakan dan semangat juang warga desa yang masih menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan warisan para pendahulu bangsa. Kepala Desa Paas, Agus Zenal, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap kelestarian sumber air yang sangat penting bagi kehidupan warga.

“Iya, pada hari ini, Rabu tanggal enam, kami dari jajaran Desa Paas bersama para staf desa melakukan kegiatan gotong royong membersihkan dan memperbaiki bantaran sungai di Cikaso Leuwi Lubang,” ujar Agus saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp. “Sungai ini memang tidak besar, tapi sangat vital karena mampu mengairi ratusan hektare sawah di Desa Paas, khususnya di wilayah Kampung Sawah Bera dan Kampung Tanegan RW 10 Dusun 02.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Warga dari dua kampung—Sawah Bera dan Tanegan—turut hadir dengan penuh semangat. Selain masyarakat, kegiatan ini juga dihadiri oleh kepala dusun, ketua RW dan RT, tokoh masyarakat, serta tokoh agama setempat. Mereka semua bersatu padu tanpa memandang latar belakang, menjadikan gotong royong ini sebagai perwujudan nyata semangat kolektif yang masih hidup di tengah masyarakat pedesaan.

READ  Gotong Royong Massal Bersihkan Gedung LAM Riau Tualang, Perkuat Kepedulian Sosial dan Pelestarian Budaya

Agus Zenal menegaskan bahwa budaya gotong royong bukanlah hal baru di desanya. “Ini bukan pertama kalinya kami melaksanakan gotong royong. Kegiatan semacam ini sudah menjadi budaya yang terus kami hidupkan. Gotong royong bagi kami bukan sekadar kerja bakti, tapi simbol semangat juang para pahlawan. Dulu mereka berjuang dengan bambu runcing, hari ini kami berjuang menjaga sumber kehidupan dan kebersamaan,” tegasnya.

Gotong royong memperbaiki bantaran sungai ini juga menjadi bagian dari langkah preventif mengantisipasi bencana banjir dan kekeringan. Bantaran sungai yang bersih dan tertata diyakini akan memperlancar aliran air serta menjaga stabilitas irigasi, yang secara langsung berdampak pada produktivitas pertanian warga.

Semangat seperti inilah yang menjadi kekuatan bangsa Indonesia sejak zaman penjajahan. Di tengah berbagai tantangan zaman modern, nilai-nilai gotong royong, solidaritas, dan kepedulian sosial masih tetap dijaga dan diwariskan kepada generasi muda.

Kegiatan gotong royong di Desa Paas hari ini menjadi bukti bahwa semangat juang tidak selalu harus diwujudkan dalam medan perang, tetapi bisa tumbuh dalam kerja-kerja kecil yang penuh makna—membersihkan sungai, memperbaiki saluran air, atau sekadar membantu tetangga. Di tangan masyarakat seperti warga Desa Paas, semangat kebangsaan itu tetap menyala.

(Cep Toto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akademisi dan Pemerintah Bersinergi, Penguatan Komunikasi Strategis Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Desa di Sukabumi
Isu Dugaan Penyimpangan Korupsi Dana Parkir Di Dishub Kota Sukabumi, LSM An-Nahl Siapkan Laporan
Forum RT dan RW Sekota Sukabumi Desak DPRD Komitmen Wali Kota Harus Dibuktikan
Bangunan Masjid Cisayar Rp 3.6 M Diduga Jadi Sarang Hantu,Inspektorat dan Kejari Jangan Tutup Mata Periksa Dinas Perkim
Dapur SPPG Margaluyu Disidak BGN, Dugaan Pelanggaran SOP Terbongkar: Program Gizi Jangan Dijadikan Ladang Bisnis!
DPRD Sukabumi Sikat HGU Bermasalah, Iwan Ridwan: Tak Ada Toleransi untuk Izin Mati
Isu Revisi Ditolak Mentah, Ketua DPRD Kota Sukabumi Tegaskan Minhol Nol Persen Tetap Berlaku
Tol Bocimi Melaju, Jalan Kabupaten Terluka: Ayi Permana Desak Tanggung Jawab
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:40 WIB

Akademisi dan Pemerintah Bersinergi, Penguatan Komunikasi Strategis Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Desa di Sukabumi

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:28 WIB

Isu Dugaan Penyimpangan Korupsi Dana Parkir Di Dishub Kota Sukabumi, LSM An-Nahl Siapkan Laporan

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:44 WIB

Forum RT dan RW Sekota Sukabumi Desak DPRD Komitmen Wali Kota Harus Dibuktikan

Rabu, 20 Mei 2026 - 02:19 WIB

Bangunan Masjid Cisayar Rp 3.6 M Diduga Jadi Sarang Hantu,Inspektorat dan Kejari Jangan Tutup Mata Periksa Dinas Perkim

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:01 WIB

Dapur SPPG Margaluyu Disidak BGN, Dugaan Pelanggaran SOP Terbongkar: Program Gizi Jangan Dijadikan Ladang Bisnis!

Berita Terbaru