Dari Pos Ronda ke Ruang Guyub: Warga RT 023 Kedungwaringin Rawat Keamanan dengan Kebersamaan

- Penulis

Minggu, 15 Februari 2026 - 02:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info | Bekasi — Di tengah ritme kehidupan yang kian cepat, warga RT 023 Perumahan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, tetap menunjukkan komitmen menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan melalui kegiatan pos keamanan lingkungan (poskamling). Aktivitas ronda malam yang dijalankan secara rutin ini bukan sekadar kewajiban, melainkan wujud kepedulian bersama yang tumbuh dari rasa memiliki terhadap lingkungan tempat tinggal.

Setiap malam minggu, pos ronda menjadi titik temu warga. Di sana, obrolan ringan berpadu dengan kewaspadaan, canda hangat menyatu dengan tanggung jawab. Meski kesibukan harian menyita waktu dan tenaga, kehadiran warga termasuk para tokoh masyarakat menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih terjaga. Poskamling pun bertransformasi menjadi ruang guyub, tempat solidaritas dipererat dan rasa aman dirawat bersama.

Penggiat lingkungan, Dadan, menilai keberlangsungan poskamling di RT 023 sebagai contoh nyata kekompakan warga. Menurutnya, keamanan lingkungan tak hanya bergantung pada perangkat atau fasilitas, tetapi terutama pada kebersamaan dan kepedulian antarwarga. “Ini bentuk kekompakan yang guyub dan rukun. Ketika warga saling mengenal dan peduli, rasa aman tumbuh dengan sendirinya,” ujarnya.Minggu (15/2/2026)

Hal senada disampaikan Ketua RT 023, Sudiro, yang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh warga. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan menjaga lingkungan tidak lahir dari satu dua orang, melainkan dari konsistensi dan partisipasi bersama. “Saya mengapresiasi kehadiran dan kepedulian warga. Semoga semangat ini terus terjaga, karena keamanan adalah tanggung jawab kita semua,” tuturnya.

Keberadaan poskamling di RT 023 juga menjadi pengikat sosial. Di tengah tantangan urbanisasi dan individualisme, kegiatan ini menghadirkan kembali nilai-nilai kebersamaan yang kerap tergerus. Anak-anak belajar dari teladan orang tua tentang pentingnya saling menjaga, sementara para orang tua menemukan ruang untuk saling menguatkan.

Dengan komitmen yang terus dipupuk, warga RT 023 Kedungwaringin menunjukkan bahwa keamanan lingkungan bukan hanya soal mencegah gangguan, tetapi juga merawat hubungan antarmanusia. Dari pos ronda yang sederhana, lahir rasa aman yang kokoh—dibangun oleh kebersamaan, dijaga oleh kepedulian, dan dirawat oleh semangat gotong royong.

Editor : Red

Sumber Berita: Suararakyat.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pak KDM Usai Berita di Media Mencuat Papan Proyek Hilang, Lokasi Diduga Berbeda, Aspal Disorot Warga: Ada Apa dengan Proyek Jalan Rp1,33 Miliar di Sukabumi?
Diduga Minim Material dan Data Proyek Dipertanyakan, Pekerjaan Jalan Leuwiliang–Bojong Tipar Senilai Rp1,33 Miliar Jadi Sorotan Warga
Usai Pemberitaan Proyek Jadi Sorotan, Pelaksana CV Arrahmah Hubungi Awak Media Minta Klarifikasi: Bos dan Kadis Sudah Menelepon Saya
Diduga Dikerjakan Terburu-buru, Proyek Pemeliharaan Jalan Cicareuh–Bumisari di Bantargadung Tuai Sorotan Warga
Dedi Mulyadi Umumkan Sayembara Rp5–50 Juta untuk Warga yang Bantu Lumpuhkan Pelaku Kejahatan Jalanan di Jabar
Patungan Bangun Jalan Demi Keselamatan, Warga Bojongsaru Pertanyakan Keseriusan Pemkab Sukabumi dalam Pemerataan Infrastruktur
Yudha Sukmagara: KNPI Harus Jadi Motor Perubahan, Bukan Sekadar Organisasi Proposal
DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai Cikaramat, Hasil Uji Laboratorium Jadi Penentu
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 04:09 WIB

Pak KDM Usai Berita di Media Mencuat Papan Proyek Hilang, Lokasi Diduga Berbeda, Aspal Disorot Warga: Ada Apa dengan Proyek Jalan Rp1,33 Miliar di Sukabumi?

Senin, 27 Juli 2026 - 13:34 WIB

Diduga Minim Material dan Data Proyek Dipertanyakan, Pekerjaan Jalan Leuwiliang–Bojong Tipar Senilai Rp1,33 Miliar Jadi Sorotan Warga

Senin, 27 Juli 2026 - 00:34 WIB

Usai Pemberitaan Proyek Jadi Sorotan, Pelaksana CV Arrahmah Hubungi Awak Media Minta Klarifikasi: Bos dan Kadis Sudah Menelepon Saya

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:14 WIB

Diduga Dikerjakan Terburu-buru, Proyek Pemeliharaan Jalan Cicareuh–Bumisari di Bantargadung Tuai Sorotan Warga

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:56 WIB

Dedi Mulyadi Umumkan Sayembara Rp5–50 Juta untuk Warga yang Bantu Lumpuhkan Pelaku Kejahatan Jalanan di Jabar

Berita Terbaru