Primaya Hospital Sukabumi Bersama Pemdes Gegerbitung Gelar Bakti Sosial Kesehatan Gratis, Ratusan Warga Antusias Jalani Pemeriksaan

- Penulis

Kamis, 30 Oktober 2025 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info|| Sukabumi — Primaya Hospital Sukabumi bekerja sama dengan Pemerintah Desa Gegerbitung, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, menggelar kegiatan Bhakti Sosial Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis yang berlangsung di Aula Desa Gegerbitung pada Kamis (30/9/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan warga dari tujuh desa di wilayah Kecamatan Gegerbitung. Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan mata, penyakit umum, serta pemeriksaan kehamilan, dengan melibatkan sejumlah dokter spesialis dari Primaya Hospital Sukabumi.

Direktur Primaya Hospital Sukabumi, dr. Hans Widjaya Putra, MARS, menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah daerah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
“Hari ini kami melakukan bakti sosial dalam rangka mendukung program Pemerintah Kecamatan Gegerbitung untuk skrining kesehatan mata, penyakit umum, dan kehamilan. Kami membawa staf serta tim dokter spesialis agar masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal,” ujar dr. Hans.


Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pihak Kecamatan dan Pemerintah Desa Gegerbitung atas kolaborasi yang baik, sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan lancar.
“Mudah-mudahan ke depan kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut. Kami berharap kerja sama antara Primaya Hospital Sukabumi dan Desa Gegerbitung dapat terus terjalin, terutama dalam pelayanan rujukan untuk mata, kehamilan, dan trauma centre — yang merupakan layanan unggulan kami,” tambahnya.

Sementara itu, Penggiat Sosial Kecamatan Gegerbitung, Ike Arifin Endon, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian Primaya Hospital Sukabumi.

“Atas nama pribadi dan warga Desa Gegerbitung, kami sangat berterima kasih kepada pihak rumah sakit, kecamatan, dan desa. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian untuk mensejahterakan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan. Insya Allah ke depan kegiatan serupa juga akan kami laksanakan di sekolah-sekolah di Kecamatan Gegerbitung,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh Kepala Desa Gegerbitung, Dedi Saepulrohman, yang menilai kegiatan tersebut sangat positif dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, dengan adanya mediasi para tokoh seperti Pak Arifin dan kerja sama dengan Primaya Hospital Sukabumi, kita bisa melaksanakan standar pelayanan minimal untuk desa. Sebagai penyelenggara di tingkat paling bawah, kami memang berkewajiban untuk melakukan kegiatan sosial di bidang kesehatan,” jelas Dedi.

Lebih dari 250 warga dari tujuh desa mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis ini. Jenis penyakit yang banyak ditemukan antara lain katarak dan penyakit dalam (internis). Berkat kehadiran beberapa dokter spesialis, seluruh peserta dapat memperoleh layanan medis secara gratis.
Dedi juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian rumah sakit swasta terhadap masyarakat.

“Kehadiran Primaya Hospital Sukabumi sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kecil dan menengah. Ke depan, kami juga akan bekerja sama dengan Klinik Koperasi Merah Putih agar layanan kesehatan di Gegerbitung semakin merata,” tuturnya.

Ia menyampaikan harapannya agar upaya seperti ini bisa menjadi contoh nyata bagi pelayanan publik di bidang kesehatan.

“Apa yang dilakukan Primaya Hospital Sukabumi ini sejalan dengan semangat Indonesia Emas yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Rumah sakit swasta mampu hadir dengan pelayanan yang terjangkau dan nyata bagi masyarakat, sementara rumah sakit pemerintah diharapkan bisa meningkatkan pelayanan sesuai amanat UUD 1945 Pasal 34 bahwa negara harus hadir dalam memberikan pelayanan kesehatan,” pungkasnya.

READ  Kolaborasi Tanpa Sekat, AWDI dan PGRI Munjul Satukan Visi untuk Pendidikan Berkualitas

(Prim RK) 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MIO Desak Walikota Bertindak: Dualisme KNPI Sukabumi Dinilai Rawan Konflik, Pemerintah Diminta Segera Ambil Keputusan Tegas
Distribusi Dana Zakat Disorot: Kesehatan dan Dakwah Jadi Perbincangan Publik di Sukabumi
Pekerjaan Jembatan Kamandoran Karangtengah Mulai Dikerjakan, Bimob Polda Jabar Pantau Langsung Progres 
Ketua SMSI Sukabumi Raya Semprot Oknum Wartawan yang Intimidasi Kurir GTL di Cicurug
Dapur MBG Cisaat Tanpa Ahli Gizi: Dugaan Kelalaian Sistemik, Pernyataan Mitra Picu Polemik Baru
Curi Start Tanpa Izin, Proyek Tower 50 Meter di Bojonggenteng Sukabumi Diduga Langgar Aturan dan Abaikan Keselamatan Warga
Potret Kemiskinan yang Terlupakan: Jeritan Sunyi dari Rumah Rapuh di Pelosok Sukabumi
Truk Mogok Semalaman, Jalur Vital di Sukabumi Lumpuh Total Saat Jam Sibuk Pagi
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 01:27 WIB

MIO Desak Walikota Bertindak: Dualisme KNPI Sukabumi Dinilai Rawan Konflik, Pemerintah Diminta Segera Ambil Keputusan Tegas

Senin, 20 April 2026 - 04:08 WIB

Distribusi Dana Zakat Disorot: Kesehatan dan Dakwah Jadi Perbincangan Publik di Sukabumi

Minggu, 19 April 2026 - 23:15 WIB

Pekerjaan Jembatan Kamandoran Karangtengah Mulai Dikerjakan, Bimob Polda Jabar Pantau Langsung Progres 

Minggu, 19 April 2026 - 22:20 WIB

Ketua SMSI Sukabumi Raya Semprot Oknum Wartawan yang Intimidasi Kurir GTL di Cicurug

Sabtu, 18 April 2026 - 13:47 WIB

Dapur MBG Cisaat Tanpa Ahli Gizi: Dugaan Kelalaian Sistemik, Pernyataan Mitra Picu Polemik Baru

Berita Terbaru

Berita Daerah

Percepatan Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV Capai 45 Persen

Selasa, 21 Apr 2026 - 04:34 WIB