SUARARAKYAT.info||Cianjur-Suasana penuh semangat kebersamaan dan religiusitas menyelimuti Lapangan Balai Desa Cisalak, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, pada Rabu (22/10/2025). Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh pada tanggal 22 Oktober, Pemerintah Kecamatan Cidaun bersama masyarakat setempat menggelar kegiatan akbar yang dikemas dalam dua agenda besar: peringatan Hari Santri Nasional dan rembug warga desa.
Acara ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Cidaun untuk memperkuat silaturahmi antara pemerintah dan warga, serta memperkokoh semangat gotong royong yang telah menjadi karakter utama masyarakat pedesaan di Cianjur Selatan.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Camat Cidaun Bapak Asep Saepudin, S.H., yang hadir mewakili Bupati Cianjur. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa semangat Hari Santri harus menjadi inspirasi bagi seluruh lapisan masyarakat untuk terus berkontribusi membangun daerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Santri adalah simbol ketekunan, disiplin, dan pengabdian kepada masyarakat serta negara. Semangat inilah yang perlu kita tanamkan dalam setiap langkah pembangunan di wilayah Cidaun,” ujar Asep Saepudin di hadapan ratusan peserta yang memadati lapangan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat penting di lingkup Forkopimcam Cidaun, antara lain Kasat Polairud Polres Cianjur AKP Asep Mahfud beserta jajaran, Kapolsek Cidaun Iptu Ogin Ginanjar beserta anggota, serta perwakilan Danramil 0608-17 Cidaun dan Lanal Bandung. Kehadiran unsur TNI-Polri ini menandakan sinergitas yang kuat antara aparat keamanan dan pemerintah dalam menjaga stabilitas serta mendukung kegiatan masyarakat.
Selain upacara dan pembacaan ikrar santri, kegiatan juga diisi dengan rembug warga, di mana masyarakat dari berbagai desa di Kecamatan Cidaun diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi, masukan, serta gagasan pembangunan. Forum ini menjadi wadah demokratis dan terbuka untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat.

Beberapa isu penting yang dibahas dalam rembug warga antara lain peningkatan infrastruktur jalan desa, penguatan ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian dan perikanan, serta peningkatan kualitas pendidikan keagamaan di pesantren.
Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh keakraban. Masyarakat yang hadir tidak hanya dari kalangan santri dan tokoh agama, tetapi juga unsur pemuda, perangkat desa, serta perwakilan organisasi masyarakat.
Dalam penutupan acara, Camat Cidaun kembali menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperjuangkan kesejahteraan masyarakat melalui kebijakan yang berpihak kepada rakyat kecil.
“Kami ingin menjadikan Cidaun sebagai wilayah yang maju dan mandiri, namun tetap berakar pada nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal. Santri dan masyarakat desa adalah pilar utama dalam membangun Cianjur yang berakhlak dan sejahtera,” pungkasnya.
Peringatan Hari Santri Nasional dan rembug warga di Desa Cisalak ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga refleksi nyata dari semangat kebersamaan antara pemerintah dan rakyat dalam mewujudkan cita-cita pembangunan yang adil dan berkelanjutan di wilayah selatan Cianjur.
(Cep Toto)














