Suararakyat.info.Garut – Dalam rangka menciptakan suasana yang kondusif, aman, tertib, dan humanis di wilayah pesisir selatan Jawa Barat, personel Babinpotmar Posal Ujung Genteng, Lanal Bandung, kembali menunjukkan eksistensi dan kepeduliannya terhadap masyarakat pesisir. Melalui kegiatan silaturahmi dan kolaborasi strategis, mereka menggandeng tiga kepala desa di Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan dan membangun komunikasi yang lebih baik di tingkat akar rumput.selasa (29/7/2025)
Silaturahmi tersebut dilakukan oleh dua personel Babinpotmar, yakni Sersan Kepala (Serka) AL Mustopa dan Serka Doris. Kegiatan dimulai dengan pertemuan hangat bersama tiga kepala desa setempat. Dalam pertemuan itu, para pihak sepakat untuk meningkatkan sinergi antara aparat dan perangkat desa guna menciptakan suasana desa yang saling mendukung, terbuka, dan harmonis, khususnya menjelang musim pancaroba dan peningkatan aktivitas masyarakat pesisir.
Setelah pertemuan dengan para kepala desa, kedua personel melanjutkan kunjungan silaturahmi ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pameungpeuk dan UPTD Cilaut Ereun. Di dua lokasi tersebut, mereka membahas pentingnya koordinasi lintas sektor dalam upaya menjaga stabilitas wilayah pesisir, termasuk dalam hal pelayanan publik dan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai bagian dari tugas pembinaan potensi maritim, Serka AL Mustopa dan Serka Doris juga melakukan patroli pemantauan ke sejumlah titik di sepanjang pesisir pantai selatan. Dalam kegiatan itu, mereka menyapa warga dan nelayan, sekaligus memberikan imbauan terkait keselamatan di laut. Cuaca ekstrem yang ditandai dengan angin kencang dari arah selatan, ombak tinggi, dan intensitas hujan yang meningkat menjadi perhatian utama. Warga dan nelayan diminta untuk selalu waspada dan mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas melaut.
“Kami ingatkan agar para nelayan memperhatikan kesehatan dan keselamatan saat melaut. Jangan memaksakan diri jika cuaca tidak memungkinkan. Keselamatan adalah prioritas utama,” ujar Serka Doris.
Lebih dari sekadar patroli, kegiatan ini juga menjadi sarana komunikasi sosial (komsos) yang bertujuan menyentuh masyarakat nelayan secara emosional dan spiritual. Dalam berbagai kesempatan, Babinpotmar juga menyampaikan pesan-pesan moral berupa siraman rohani serta edukasi tentang pentingnya etika sosial, saling menghargai, dan menjaga keharmonisan antarwarga.

“Silaturahmi bukan hanya soal tatap muka, tetapi juga tentang memperkuat kepercayaan dan kepedulian antara aparat dengan masyarakat. Kami ingin masyarakat merasakan kehadiran kami bukan sebagai alat represif, tetapi sebagai mitra dalam menjaga wilayah ini tetap aman dan bermartabat,” tambah Serka AL Mustopa.
Dengan semangat kebersamaan dan kemanusiaan, personel Babinpotmar berharap komunikasi dan koordinasi internal maupun eksternal terus ditingkatkan. Mereka juga menekankan pentingnya menggandeng tokoh adat, pemuka agama, dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun karakter masyarakat pesisir yang mandiri, religius, dan beretika.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa TNI AL, melalui Babinpotmar, terus berperan aktif tidak hanya dalam tugas-tugas pertahanan, tetapi juga dalam pemberdayaan masyarakat dan pembinaan wilayah pesisir secara menyeluruh.
(Cep Toto)














