Ketua Umum GAWARIS Kecam Keras Penganiayaan Wartawan di Wilayah Hukum Kecamatan Sumberjaya Majalengka.

- Penulis

Jumat, 20 Juni 2025 - 23:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Majalengka-ketua Umum Gabungan Wartawan Indonesia Satu (GAWARIS), Asep Suherman, SH, mengecam keras aksi kekerasan dan penganiayaan terhadap seorang wartawan yang terjadi di Wilayah Hukum Kecamatan Sumberjaya Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Jumat (20/06/2025)

Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kanit Reskrim Ending menyampaikan, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), termasuk memeriksa para saksi hingga mengumpulkan hasil visum usai korban melaporkan dugaan penganiayaan ke polisi.

“Dalam proses. Kami sudah olah TKP dan sudah kami periksa saksi-saksi,” kata Endin saat dihubungi soal penganiayaan wartawan itu, pada Kamis (19/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Endin mengatakan kejadian dilaporkan terjadi pada Jumat 13 Juni malam sekitar Pukul 23.00 WIB. Laporan ke Sektor Sumberjaya itu tercatat dengan nomor laporan

LP/B/05/VI/2025/SPKT/POLSEK SUMBERJAYA/MAJALENGKA/POLDA JAWA BARAT.

Gara-Gara ada salah satu Warga Kehilangan Henphone Liman didampingi RT, RW mencoba untuk mengklarifikasi disalah satu rumah warga yang TKP saat sedang naik kendaraan roda dua terjatuh.

Saat ditelusuri Pemilik bersama rekanya mengunakan Aplikasi Android deteksi Lokasi, Gprs menunjukan lokasi Henphone diduga terjatuh masih tak jauh dari lokasi TKP jatuh saat naik kendaraan roda dua tersebut.

dengan seijin dan disaksikan bersama pemiilik rumah.

Penganiayaan ini bermula ketika Liman menghadiri Salah Satu persepsi Keluarga tak jauh dari Lokasi TKP satu blok beda RT, tiba-tiba dijemput paksa oleh beberapa pemuda sambil melontarkan kata kasar, tiba-tiba di Lokasi, apa yang dikatakan sebelumnya untuk bermusyawarah tanpa ada basa basi penganiayaan pun terjadi, Setelah tiba dihalaman salah satu warga, dia dianiaya hingga mengalami luka di bagian kepala para pelaku diperkirakan lebih dari 10 orang. Jumat 13/6 Dini hari.”Ungkap Liman

READ  Klarifikasi Ketua KNPI Sukabumi Tak Redam Polemik, Dugaan Aliran Dana Ilegal Masih Disorot Publik

Asep Suherman, yang akrab disapa “Komandan” dan merupakan purnawirawan TNI AD, menyatakan keprihatinan mendalam atas tindakan brutal yang dialami rekan seprofesi.

Ia menegaskan bahwa GAWARIS siap mengawal proses hukum hingga tuntas dan menyerukan kepada aparat kepolisian untuk segera menangkap serta memproses hukum seluruh pelaku.

“Kami mengutuk keras tindakan biadab ini. Penganiayaan dan kekerasan terhadap wartawan adalah bentuk nyata pelecehan terhadap kebebasan pers dan kemanusiaan,” ujar Asep dalam pernyataan resminya dari kantor DPP GAWARIS di Jakarta, Jumat (20/6).

Menurutnya, tindakan tersebut tidak bisa ditoleransi dalam negara hukum seperti Indonesia.

Ia meminta kepolisian, khususnya Polsek Sumberjaya yang sedang menangani perkaranya, untuk bertindak cepat dan tegas tanpa pandang bulu terhadap siapa pun yang terlibat.

“Siapa pun mereka, bawa dan hadapkan ke meja hijau. Mereka harus tahu, negara ini bukan negara barbar. Negara ini berdiri atas hukum,” tegasnya.

Asep juga menyampaikan bahwa peristiwa ini telah menjadi sorotan serius di kalangan jurnalis dari berbagai organisasi profesi di seluruh Indonesia.

GAWARIS, kata dia, bersama komunitas pers lainnya, mendorong agar praktik kekerasan main hakim sendiri, apalagi sampai ditunggangi Unsur lain segera dihentikan.

“Kami mendukung penuh aparat penegak hukum untuk membersihkan premanisme. Jangan beri ruang bagi tindakan yang meresahkan dan mengancam kebebasan pers serta ketenangan masyarakat,” pungkasnya.

Kasus penganiayaan terhadap jurnalis di Wilayah hukum Kecamatan Sumberjaya saat ini.

Masyarakat berharap para pelaku segera ditangkap dan diadili secara transparan agar keadilan benar-benar ditegakkan.

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pak KDM Usai Berita di Media Mencuat Papan Proyek Hilang, Lokasi Diduga Berbeda, Aspal Disorot Warga: Ada Apa dengan Proyek Jalan Rp1,33 Miliar di Sukabumi?
Diduga Minim Material dan Data Proyek Dipertanyakan, Pekerjaan Jalan Leuwiliang–Bojong Tipar Senilai Rp1,33 Miliar Jadi Sorotan Warga
Usai Pemberitaan Proyek Jadi Sorotan, Pelaksana CV Arrahmah Hubungi Awak Media Minta Klarifikasi: Bos dan Kadis Sudah Menelepon Saya
Diduga Dikerjakan Terburu-buru, Proyek Pemeliharaan Jalan Cicareuh–Bumisari di Bantargadung Tuai Sorotan Warga
Dedi Mulyadi Umumkan Sayembara Rp5–50 Juta untuk Warga yang Bantu Lumpuhkan Pelaku Kejahatan Jalanan di Jabar
Patungan Bangun Jalan Demi Keselamatan, Warga Bojongsaru Pertanyakan Keseriusan Pemkab Sukabumi dalam Pemerataan Infrastruktur
Yudha Sukmagara: KNPI Harus Jadi Motor Perubahan, Bukan Sekadar Organisasi Proposal
DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai Cikaramat, Hasil Uji Laboratorium Jadi Penentu
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 04:09 WIB

Pak KDM Usai Berita di Media Mencuat Papan Proyek Hilang, Lokasi Diduga Berbeda, Aspal Disorot Warga: Ada Apa dengan Proyek Jalan Rp1,33 Miliar di Sukabumi?

Senin, 27 Juli 2026 - 13:34 WIB

Diduga Minim Material dan Data Proyek Dipertanyakan, Pekerjaan Jalan Leuwiliang–Bojong Tipar Senilai Rp1,33 Miliar Jadi Sorotan Warga

Senin, 27 Juli 2026 - 00:34 WIB

Usai Pemberitaan Proyek Jadi Sorotan, Pelaksana CV Arrahmah Hubungi Awak Media Minta Klarifikasi: Bos dan Kadis Sudah Menelepon Saya

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:14 WIB

Diduga Dikerjakan Terburu-buru, Proyek Pemeliharaan Jalan Cicareuh–Bumisari di Bantargadung Tuai Sorotan Warga

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:56 WIB

Dedi Mulyadi Umumkan Sayembara Rp5–50 Juta untuk Warga yang Bantu Lumpuhkan Pelaku Kejahatan Jalanan di Jabar

Berita Terbaru