Kondisi Pemerintahan Desa Parakansalak Disorot, Pemerhati Publik Desak Peran Aktif Kecamatan, DPMD,Inspektorat dan APH

- Penulis

Minggu, 27 April 2025 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Sukabumi-Banyaknya isu miring yang menerpa Pemerintah Desa Parakansalak, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi belakangan ini menimbulkan keprihatinan di kalangan masyarakat. Mulai dari persoalan proyek pembangunan jalan yang pelaksanaannya dinilai tidak transparan dan menjadi sorotan tajam warga, hingga persoalan pengelolaan sampah yang tak kunjung tertangani dengan baik, serta memanasnya hubungan internal antara perangkat desa dan kepala desa, menjadi rangkaian permasalahan yang dinilai sudah melewati batas kewajaran.

Pemerhati kebijakan publik, Azhar Vilyan, menilai bahwa kondisi ini merupakan cerminan dari lemahnya tata kelola pemerintahan desa yang semestinya menjadi garda terdepan dalam pelayanan publik. “Ada sesuatu yang jelas-jelas tidak beres. Tidak mungkin begitu banyak masalah muncul dalam waktu yang berdekatan jika sistem dan komunikasi internal berjalan baik,” ujarnya saat dihubungi melalui jaringan seluler Minggu 27/4/ 2025

Lebih lanjut, Azhar mendesak agar pihak Kecamatan Parakansalak tidak tinggal diam dan segera turun tangan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Pemerintah Desa. Tak hanya itu, ia juga mendorong Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi untuk mengambil langkah strategis pembinaan dan pendampingan secara intensif.

“Jika dibiarkan berlarut-larut, ini akan menimbulkan ketidakpercayaan publik terhadap institusi desa. Maka sudah seharusnya DPMD hadir lebih aktif, tidak hanya sebatas seremonial,” tegasnya.

Tak kalah penting, aparat penegak hukum (APH) juga diminta untuk membuka mata terhadap indikasi penyimpangan, terutama yang berkaitan dengan anggaran pembangunan desa. Jika ditemukan unsur pelanggaran hukum, maka penindakan tegas harus dilakukan demi menciptakan efek jera dan menjaga marwah pemerintahan desa.

Selain itu Azhar juga menilai bahwa Pemerintah Kabupaten Sukabumi perlu turun tangan memberikan perhatian khusus dan, bila perlu, teguran langsung kepada kepala desa sebagai bentuk kontrol terhadap jalannya pemerintahan di tingkat desa. “Pemkab jangan menunggu situasi semakin keruh. Ketika banyak masalah muncul bersamaan, itu adalah alarm bahwa ada yang harus dibenahi secara sistemik, bukan dibiarkan mengendap,” pungkasnya.

 

(Hs/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pak KDM Usai Berita di Media Mencuat Papan Proyek Hilang, Lokasi Diduga Berbeda, Aspal Disorot Warga: Ada Apa dengan Proyek Jalan Rp1,33 Miliar di Sukabumi?
Diduga Minim Material dan Data Proyek Dipertanyakan, Pekerjaan Jalan Leuwiliang–Bojong Tipar Senilai Rp1,33 Miliar Jadi Sorotan Warga
Usai Pemberitaan Proyek Jadi Sorotan, Pelaksana CV Arrahmah Hubungi Awak Media Minta Klarifikasi: Bos dan Kadis Sudah Menelepon Saya
Diduga Dikerjakan Terburu-buru, Proyek Pemeliharaan Jalan Cicareuh–Bumisari di Bantargadung Tuai Sorotan Warga
Dedi Mulyadi Umumkan Sayembara Rp5–50 Juta untuk Warga yang Bantu Lumpuhkan Pelaku Kejahatan Jalanan di Jabar
Patungan Bangun Jalan Demi Keselamatan, Warga Bojongsaru Pertanyakan Keseriusan Pemkab Sukabumi dalam Pemerataan Infrastruktur
Yudha Sukmagara: KNPI Harus Jadi Motor Perubahan, Bukan Sekadar Organisasi Proposal
DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai Cikaramat, Hasil Uji Laboratorium Jadi Penentu
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 04:09 WIB

Pak KDM Usai Berita di Media Mencuat Papan Proyek Hilang, Lokasi Diduga Berbeda, Aspal Disorot Warga: Ada Apa dengan Proyek Jalan Rp1,33 Miliar di Sukabumi?

Senin, 27 Juli 2026 - 13:34 WIB

Diduga Minim Material dan Data Proyek Dipertanyakan, Pekerjaan Jalan Leuwiliang–Bojong Tipar Senilai Rp1,33 Miliar Jadi Sorotan Warga

Senin, 27 Juli 2026 - 00:34 WIB

Usai Pemberitaan Proyek Jadi Sorotan, Pelaksana CV Arrahmah Hubungi Awak Media Minta Klarifikasi: Bos dan Kadis Sudah Menelepon Saya

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:14 WIB

Diduga Dikerjakan Terburu-buru, Proyek Pemeliharaan Jalan Cicareuh–Bumisari di Bantargadung Tuai Sorotan Warga

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:56 WIB

Dedi Mulyadi Umumkan Sayembara Rp5–50 Juta untuk Warga yang Bantu Lumpuhkan Pelaku Kejahatan Jalanan di Jabar

Berita Terbaru