Gedung MUI Sukabumi Disegel Kontraktor, Dugaan Tunggakan Pembayaran Pekerjaan Paving Blok Memicu Polemik

- Penulis

Sabtu, 11 April 2026 - 07:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info || SUKABUMI – Polemik proyek pembangunan kembali mencuat di Kabupaten Sukabumi. Kali ini, Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang berlokasi di kawasan PLUT Cikembar menjadi sorotan publik setelah disegel oleh kontraktor pelaksana pekerjaan paving blok, Sabtu (11/4/2026).

Penyegelan tersebut dilakukan oleh Agus, seorang kontraktor lokal yang mengaku sebagai pelaksana pekerjaan pemasangan paving blok di area gedung tersebut. Ia menyatakan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima pembayaran atas pekerjaan yang telah diselesaikan, meskipun sebelumnya telah ada janji pelunasan sebelum Hari Raya Idul Fitri 2026.

“Janji awal sebelum Lebaran akan dibayar, tapi sampai sekarang belum ada kejelasan. Kami sebagai pemborong tentu merasa dirugikan,” ujar Agus kepada awak media di lokasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pekerjaan yang telah diselesaikan bukan hanya menyangkut tenaga, tetapi juga material dan biaya operasional yang tidak sedikit. Ia juga mengungkapkan adanya informasi bahwa proyek tersebut sempat mengalami pergantian kontraktor, dari pihak lama ke kontraktor baru, yang diduga menjadi salah satu penyebab belum terselesaikannya kewajiban pembayaran.

READ  Lubang Sari Bersiap Menyala di HUT RI Ke-80 Bersama KDI

Langkah penyegelan ini disebut sebagai bentuk protes sekaligus upaya untuk menuntut kejelasan dan tanggung jawab dari pihak terkait, termasuk pengelola proyek dan lembaga yang menaungi gedung tersebut.

Agus berharap pihak MUI Kabupaten Sukabumi bersama instansi terkait segera memberikan kepastian hukum dan menyelesaikan persoalan ini secara terbuka dan profesional. “Kami tidak ingin memperpanjang masalah, tapi kami juga butuh kejelasan. Ini menyangkut hak kami sebagai pelaksana pekerjaan,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak MUI Kabupaten Sukabumi maupun pihak pengelola proyek terkait penyegelan tersebut. Situasi ini pun memicu perhatian publik, mengingat gedung tersebut merupakan fasilitas penting bagi kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.

Kasus ini kembali menambah daftar persoalan proyek pembangunan di daerah yang menuai kontroversi, khususnya terkait transparansi, pengelolaan anggaran, serta perlindungan terhadap hak-hak kontraktor lokal.

Masyarakat pun berharap adanya penyelesaian yang adil dan transparan agar tidak merugikan pihak manapun serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi dan tata kelola pembangunan di daerah.

Penulis : HS/Tim

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Suararakyat.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Curi Start Tanpa Izin, Proyek Tower 50 Meter di Bojonggenteng Sukabumi Diduga Langgar Aturan dan Abaikan Keselamatan Warga
Potret Kemiskinan yang Terlupakan: Jeritan Sunyi dari Rumah Rapuh di Pelosok Sukabumi
Truk Mogok Semalaman, Jalur Vital di Sukabumi Lumpuh Total Saat Jam Sibuk Pagi
Proyek Menara BTS di Parungkuda Disetop Sementara, Perizinan PBG Jadi Sorotan
Jalan Karangtengah Dipenuhi Tanah Berserakan, Pengendara Terancam Tergelincir dan Jarak Pandang Terganggu
Anggaran Rp5,9 Miliar Dipersoalkan,Proyek Lapang Sekarwangi Dinilai Abaikan Krisis Warga dan Potensi Risiko Tata Ruang
Anggaran Proyek Gedung Dipertanyakan, MUI Angkat Bicara: Dugaan Krisis Transparansi Pemkab Sukabumi Mengemuka
Transparansi Dipertanyakan, Mahasiswa Desak Pemkot Sukabumi Buka Data Insentif Daerah dan Copot Sekda
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 08:41 WIB

Curi Start Tanpa Izin, Proyek Tower 50 Meter di Bojonggenteng Sukabumi Diduga Langgar Aturan dan Abaikan Keselamatan Warga

Kamis, 16 April 2026 - 15:11 WIB

Potret Kemiskinan yang Terlupakan: Jeritan Sunyi dari Rumah Rapuh di Pelosok Sukabumi

Rabu, 15 April 2026 - 04:00 WIB

Truk Mogok Semalaman, Jalur Vital di Sukabumi Lumpuh Total Saat Jam Sibuk Pagi

Rabu, 15 April 2026 - 01:31 WIB

Proyek Menara BTS di Parungkuda Disetop Sementara, Perizinan PBG Jadi Sorotan

Minggu, 12 April 2026 - 05:56 WIB

Jalan Karangtengah Dipenuhi Tanah Berserakan, Pengendara Terancam Tergelincir dan Jarak Pandang Terganggu

Berita Terbaru