Resmi Dilantik, PC PMII Pasuruan Siap Terjemahkan ‘Kata’ Menjadi ‘Aksi Nyata’

- Penulis

Senin, 2 Februari 2026 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info||PASURUAN– Bertempat di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Pasuruan resmi mengukuhkan masa khidmat baru pada minggu (01/02/2026). Prosesi pelantikan ini bukan sekadar seremoni pergantian estafet kepemimpinan, melainkan momentum bagi para kader untuk membuktikan loyalitasnya pada rakyat.

Ketua PC PMII Kabupaten Pasuruan terpilih, Achmad Zulpan Abida, dalam pidato perdananya menegaskan bahwa Surat Keputusan (SK) kepengurusan hanyalah awal dari beban tanggung jawab yang besar. Mengutip semangat penyair W.S. Rendra, Zulpan mengingatkan bahwa perjuangan sejati terletak pada pelaksanaan kata-kata.

“PMII tidak boleh terjebak dalam menara gading retorika. Slogan ‘Pembela Bangsa, Penegak Agama’ harus benar-benar menjelma menjadi darah dan keringat dalam setiap aksi nyata di tengah masyarakat,” tegas Zulpan di hadapan ratusan kader.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Pasuruan, Gus Shobih, menyambut hangat kepengurusan baru ini. Ia menaruh harapan besar agar PMII Pasuruan mampu menempatkan diri sebagai mitra strategis pemerintah yang memiliki daya kritis tinggi.

“Kami sangat terbuka dengan kehadiran PMII sebagai mitra kritis yang konstruktif. Berikan kami masukan, sampaikan kritik, namun sertai pula dengan solusi untuk bersama-sama membangun daerah,” ungkap Gus Shobih.

Di sisi lain, penguatan peran perempuan juga menjadi sorotan utama. Ketua Kopri PC PMII Pasuruan, Iradatus Sholiha, menyatakan komitmennya untuk membawa Kopri sebagai garda depan dalam mengawal isu-isu gender.

READ  Dinilai Abaikan Amanat Reformasi, BEM Pasuruan Raya Tolak Keras Pengesahan Revisi UU Polri

“Kopri hadir untuk memastikan suara perempuan tidak lagi dipinggirkan. Kami mencetak kader yang berani berpikir, tegas bersikap, dan konsisten menolak segala bentuk ketidakadilan,” ujarnya dengan lantang.

Senada dengan semangat di daerah, perwakilan PKC PMII Jawa Timur, Sakinah Ayu Ningtias, mengingatkan agar kader di Pasuruan menghindari jebakan wacana yang tidak berujung. Menurutnya, dampak nyata bagi rakyat adalah indikator keberhasilan organisasi.

Sementara itu, Bendahara Kopri PB PMII yang mewakili Pengurus Besar, memberikan catatan khusus mengenai tantangan generasi muda di era arus informasi yang sangat cepat. Ia menyoroti potensi krisis identitas yang bisa melanda anak muda jika tidak memiliki akar nilai yang kuat.

“Menuju Indonesia Emas 2045, kader PMII harus kembali pada khittah: membentuk pribadi muslim yang bertaqwa, berbudi luhur, berilmu, dan bertanggung jawab. Urutan nilai ini bersifat mutlak dan tidak boleh dibalik demi menjaga jati diri organisasi di tengah modernitas,” pungkasnya.

Acara pelantikan ini berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Optimalisasi Peran Kader PMII dalam Menjawab Tantangan Bangsa dan Membangun Pasuruan Berkeadilan”.

Sumber: M Ubaidillah Abdi

Editor : Red

Sumber Berita: Suararakyat.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aksi Berakhir Tanpa Hasil, PC PMII Pasuruan Gugat Kepemimpinan PKC Jatim dan Soroti Kedekatan dengan Penguasa
Dinilai Abaikan Amanat Reformasi, BEM Pasuruan Raya Tolak Keras Pengesahan Revisi UU Polri
Ormas Aksi Bela Rakyat Serahkan Berkas Hak Angket ke DPRD, Usulkan Pemakzulan Wali Kota Sukabumi
Keponakan Pahlawan Nasional Marsinah, Prajurit TNI AD Wahyu Tetap Tegar Bertugas di Papua Meski Ditinggal Sang Ayah
Sesat Pikir “Public Trust”, Ketika Penegakan Hukum Tereduksi Menjadi Sekadar Pencitraan
Empat Bulan Buron, Oknum Kiai Cabul Cicantayan Belum Ditangkap: Publik Pertanyakan Nyali dan Keseriusan APH
APMP Jatim Serahkan Dokumen Bukti Tambahan Dugaan Korupsi RSUD Dr Soetomo ke Kejari Surabaya, Minta Proses Hukum Transparan 
Diduga Gelanggang Judi Sabung Ayam di Teporo Kian Terang-terangan, Kepercayaan Publik terhadap Penegak Hukum Dipertaruhkan
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:49 WIB

Aksi Berakhir Tanpa Hasil, PC PMII Pasuruan Gugat Kepemimpinan PKC Jatim dan Soroti Kedekatan dengan Penguasa

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:06 WIB

Dinilai Abaikan Amanat Reformasi, BEM Pasuruan Raya Tolak Keras Pengesahan Revisi UU Polri

Selasa, 9 Juni 2026 - 00:26 WIB

Ormas Aksi Bela Rakyat Serahkan Berkas Hak Angket ke DPRD, Usulkan Pemakzulan Wali Kota Sukabumi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:20 WIB

Keponakan Pahlawan Nasional Marsinah, Prajurit TNI AD Wahyu Tetap Tegar Bertugas di Papua Meski Ditinggal Sang Ayah

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:10 WIB

Sesat Pikir “Public Trust”, Ketika Penegakan Hukum Tereduksi Menjadi Sekadar Pencitraan

Berita Terbaru

Opini

Yakub F Ismail : Berantas Korupsi, Wujudkan Visi Prabowo

Sabtu, 11 Jul 2026 - 11:46 WIB