UPTD Laboratorium PU Sukabumi Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Pekerjaan Jalan,UPTD Nanadang Rukmana: Kami Harus Lebih Bertanggung Jawab dan Transparan

- Penulis

Senin, 17 November 2025 - 06:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info||Sukabumi — Dorongan untuk membangun Kabupaten Sukabumi sebuah visi besar yang mulai digelorakan dari sekarang oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Sukabumi mulai mendapatkan bentuk nyata di sektor perbaikan infrastruktur. Salah satu unsur penting dalam misi tersebut adalah peningkatan mutu pekerjaan, terutama pembangunan dan perawatan jalan yang menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat.Senin (17/11/2025(

Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi menegaskan bahwa peningkatan kualitas bukan sekadar slogan, tetapi harus diterapkan melalui proses yang bisa dipertanggungjawabkan, awet, dan memenuhi standar teknis. Hal itu ditegaskan langsung oleh Nanadang Rukmana, Kepala UPTD Laboratorium PU Kabupaten Sukabumi, yang baru sebulan menjabat namun sudah menyiapkan serangkaian pembenahan strategis.

Menurut Nanadang, tugas meningkatkan mutu pekerjaan jalan tidak dapat dikerjakan oleh satu instansi saja. “Kita tidak bisa bekerja sendiri. Harus ada dukungan dari semua pihak—mulai dari sisi aturan, legalitas, hingga kewenangan yang kalau memungkinkan bisa diarahkan menuju perubahan yang lebih baik,” ujarnya.

Nanadang menjelaskan bahwa pihaknya melakukan evaluasi ketat terhadap pekerjaan jalan yang baru selesai dikerjakan namun kembali mengalami kerusakan, mulai dari patah rambut hingga munculnya lubang. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi indikator perlunya penyetelan ulang sistem kerja yang selama ini berjalan.

“Kita menganalisa kembali, men-setel ulang kinerja kita. Fungsi, metode pengawasan, hingga proses pengujian material akan diperketat. Tidak mungkin kita melakukan kegiatan di luar kewenangan, tapi selama masih dalam koridor aturan, kita akan perbaiki secara menyeluruh,” tegasnya.

Sebagai laboratorium resmi di bawah Dinas PU, Nanadang memastikan bahwa seluruh material pekerjaan jalan harus melalui proses uji standar yang lebih sensitif dan detail. Mulai dari agregat, aspal, beton, hingga seluruh komponen konstruksi akan diuji untuk memastikan kesesuaiannya.

“Tes material harus berkualitas. Barang yang dipakai harus memenuhi standar. Begitu juga pengerjaannya, ada aturan teknis yang wajib dipatuhi. Kami tidak hanya memberikan hasil uji, tetapi juga meningkatkan peran pengawasan di lapangan,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas bukan semata tugas kontraktor, tetapi juga tanggung jawab pemerintah sebagai regulator sekaligus pengawas. Dengan demikian, pekerjaan yang dihasilkan tidak hanya sekadar selesai, tetapi juga benar-benar berumur panjang dan dapat dipertanggungjawabkan secara teknis.

Mengemban amanah baru sebagai Kepala UPTD Laboratorium, Nanadang Rukmana menyatakan tekadnya untuk memberikan pelayanan terbaik. Ia menekankan pentingnya integritas dan transparansi sebagai fondasi memperbaiki kualitas pembangunan infrastruktur di Kabupaten Sukabumi.

“Saya baru satu bulan menjabat, tapi saya ingin memastikan bahwa di bawah kepemimpinan saya, pelayanan untuk pekerjaan jalan di Kabupaten Sukabumi harus jauh lebih baik. Hasilnya harus sesuai mutu, lebih berkualitas, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Ia berharap bahwa perbaikan sistem, peningkatan profesionalitas, serta dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan dapat membawa Kabupaten Sukabumi menuju kualitas infrastruktur yang lebih majusejalan dengan cita-cita besar membangun Kabupaten Sukabumi

(Hs)

READ  Tiga Bidang Tanah Tidak Ada Kejelasan Senilai Rp 5,87 Milyar di Sukabumi: Pengelolaan Aset Pemda Dipertanyakan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Potret Kemiskinan yang Terlupakan: Jeritan Sunyi dari Rumah Rapuh di Pelosok Sukabumi
Truk Mogok Semalaman, Jalur Vital di Sukabumi Lumpuh Total Saat Jam Sibuk Pagi
Proyek Menara BTS di Parungkuda Disetop Sementara, Perizinan PBG Jadi Sorotan
Jalan Karangtengah Dipenuhi Tanah Berserakan, Pengendara Terancam Tergelincir dan Jarak Pandang Terganggu
Gedung MUI Sukabumi Disegel Kontraktor, Dugaan Tunggakan Pembayaran Pekerjaan Paving Blok Memicu Polemik
Anggaran Rp5,9 Miliar Dipersoalkan,Proyek Lapang Sekarwangi Dinilai Abaikan Krisis Warga dan Potensi Risiko Tata Ruang
Anggaran Proyek Gedung Dipertanyakan, MUI Angkat Bicara: Dugaan Krisis Transparansi Pemkab Sukabumi Mengemuka
Transparansi Dipertanyakan, Mahasiswa Desak Pemkot Sukabumi Buka Data Insentif Daerah dan Copot Sekda
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 15:11 WIB

Potret Kemiskinan yang Terlupakan: Jeritan Sunyi dari Rumah Rapuh di Pelosok Sukabumi

Rabu, 15 April 2026 - 04:00 WIB

Truk Mogok Semalaman, Jalur Vital di Sukabumi Lumpuh Total Saat Jam Sibuk Pagi

Rabu, 15 April 2026 - 01:31 WIB

Proyek Menara BTS di Parungkuda Disetop Sementara, Perizinan PBG Jadi Sorotan

Minggu, 12 April 2026 - 05:56 WIB

Jalan Karangtengah Dipenuhi Tanah Berserakan, Pengendara Terancam Tergelincir dan Jarak Pandang Terganggu

Sabtu, 11 April 2026 - 07:20 WIB

Gedung MUI Sukabumi Disegel Kontraktor, Dugaan Tunggakan Pembayaran Pekerjaan Paving Blok Memicu Polemik

Berita Terbaru