SUARARAKYAT.info||Sukabumi — Dorongan untuk membangun Kabupaten Sukabumi sebuah visi besar yang mulai digelorakan dari sekarang oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Sukabumi mulai mendapatkan bentuk nyata di sektor perbaikan infrastruktur. Salah satu unsur penting dalam misi tersebut adalah peningkatan mutu pekerjaan, terutama pembangunan dan perawatan jalan yang menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat.Senin (17/11/2025(
Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi menegaskan bahwa peningkatan kualitas bukan sekadar slogan, tetapi harus diterapkan melalui proses yang bisa dipertanggungjawabkan, awet, dan memenuhi standar teknis. Hal itu ditegaskan langsung oleh Nanadang Rukmana, Kepala UPTD Laboratorium PU Kabupaten Sukabumi, yang baru sebulan menjabat namun sudah menyiapkan serangkaian pembenahan strategis.
Menurut Nanadang, tugas meningkatkan mutu pekerjaan jalan tidak dapat dikerjakan oleh satu instansi saja. “Kita tidak bisa bekerja sendiri. Harus ada dukungan dari semua pihak—mulai dari sisi aturan, legalitas, hingga kewenangan yang kalau memungkinkan bisa diarahkan menuju perubahan yang lebih baik,” ujarnya.
Nanadang menjelaskan bahwa pihaknya melakukan evaluasi ketat terhadap pekerjaan jalan yang baru selesai dikerjakan namun kembali mengalami kerusakan, mulai dari patah rambut hingga munculnya lubang. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi indikator perlunya penyetelan ulang sistem kerja yang selama ini berjalan.
“Kita menganalisa kembali, men-setel ulang kinerja kita. Fungsi, metode pengawasan, hingga proses pengujian material akan diperketat. Tidak mungkin kita melakukan kegiatan di luar kewenangan, tapi selama masih dalam koridor aturan, kita akan perbaiki secara menyeluruh,” tegasnya.
Sebagai laboratorium resmi di bawah Dinas PU, Nanadang memastikan bahwa seluruh material pekerjaan jalan harus melalui proses uji standar yang lebih sensitif dan detail. Mulai dari agregat, aspal, beton, hingga seluruh komponen konstruksi akan diuji untuk memastikan kesesuaiannya.
“Tes material harus berkualitas. Barang yang dipakai harus memenuhi standar. Begitu juga pengerjaannya, ada aturan teknis yang wajib dipatuhi. Kami tidak hanya memberikan hasil uji, tetapi juga meningkatkan peran pengawasan di lapangan,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas bukan semata tugas kontraktor, tetapi juga tanggung jawab pemerintah sebagai regulator sekaligus pengawas. Dengan demikian, pekerjaan yang dihasilkan tidak hanya sekadar selesai, tetapi juga benar-benar berumur panjang dan dapat dipertanggungjawabkan secara teknis.
Mengemban amanah baru sebagai Kepala UPTD Laboratorium, Nanadang Rukmana menyatakan tekadnya untuk memberikan pelayanan terbaik. Ia menekankan pentingnya integritas dan transparansi sebagai fondasi memperbaiki kualitas pembangunan infrastruktur di Kabupaten Sukabumi.
“Saya baru satu bulan menjabat, tapi saya ingin memastikan bahwa di bawah kepemimpinan saya, pelayanan untuk pekerjaan jalan di Kabupaten Sukabumi harus jauh lebih baik. Hasilnya harus sesuai mutu, lebih berkualitas, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Ia berharap bahwa perbaikan sistem, peningkatan profesionalitas, serta dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan dapat membawa Kabupaten Sukabumi menuju kualitas infrastruktur yang lebih majusejalan dengan cita-cita besar membangun Kabupaten Sukabumi
(Hs)














