SUARARAKYAT.info||Sukabumi-Walikota Sukabumi H. Ayep Zaki mengundang Korban dan Orang tua korban kasus dugaan perundungan (bullying) salahsatu sekolah dasar swasta di kota Sukabumi.(6/9/2025)
Pertemuan Korban dan Orang tua Korban yang didampingi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Annahl Bela Lindungi di Rumah Dinas jalan R. Syamsudin SH. Cikole Kota Sukabumi. Pada Jumat sore (05/09/2025) Kemaren dengan Walikota tersebut menjadi titik balik dari perjuangan panjang seorang ayah yang selama ini merasa berjuang sendirian melawan sistem.
Walikota Sukabumi H. Ayep Zaki mengatakan bahwa dirinya sebagai pimpinan Daerah baru mendengar kejadian sebenarnya berdasarkan laporan orang tua korban kasus bullying kepada dirinya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
” Saya baru mengetahui secara resmi persoalan tersebut hari ini. Karena saya baru menjabat sebagai walikota.”ujarnya .
” Sebelumnya kan, sudah datang ke Komisi 3 DPRD Kota Sukabumi Orang tua korban ini.” Jadi Kita tunggu rekomendasi dari DPRD Kota Sukabumi seperti apa?.” Ungkap Walikota

Lebihlanjut, Walikota mengaku akan menanyakan ke pihak dinas terkait. Sudah sejauhmana penanganan kasus bullying tersebut
” Kita akan berkoordinasi dengan dinas terkait seperti apa langkah langkah yang akan kita lanjutkan.” Ucapnya.
Ayep Zaki menuturkan dengan adanya kejadian ini kedepannya pihak akan meminimalis bullying ditingkat sekolah yang ada di wilayah kota Sukabumi.
” Intinya bagaimana respon Kepala kepala sekolah atau guru guru kedepannya. Kejadian bullying ini sudah terjadi tapi bagaimana yang sudah terjadi ada solusi yang baik ada keadilan yang diterima oleh keluarganya.” Imbuhnya
” Saya sebagai kepala daerah mudah mudahan bisa mencari jalan keluar seperti apa.” Ujarnya.
Saat disinggung kenapa harus menunggu respon dari DPRD. Walikota Sukabumi H Ayep Zaki menjelaskan bahwa dirinya menunggu rekomendasi dari DPRD tersebut agar singkron.
” Saya tidak serta merta harus ada informasi langsung support tidak, karena memang ini kasusnya sudah lama, kecuali kasusnya baru bisa langsung kita tindaklanjuti.” Khasus ini kan sudah 2 tahun, tidak mungkin dikembalikan waktunya.” Tuturnya
Berdasarkan informasi bahwa sekolah dasar swasta tersebut banyak laporannya terkait banyak kasus bullying menurut, Walikota H. Ayep Zaki menyebut dirinya selaku pimpinan Daerah yang membawahi PUAD, SD dan SMP Negeri maupun swasta yang melalui kedinasan.
” Saya akan panggil seluruh Kepala Sekolah sekota Sukabumi. Sudah Saya Agendakan. Sekolah juga harus belajar berkeadilan jangan ada ditutup tutupi harus mampu mencari jalan keluar yang terbaik.” Ucapnya
H. Ayep Zaki Menanggapi surat terbuka dari orang tua korban bullying terkait adanya dugaan Pemalsuan surat oleh sejumlah dinas yang dipimpinnya.
” Yang pasti saya akan panggil dinas dinas terkait untuk di konfrontasi yang mana kita cari yang terbaik. Walaupun kasus ini udah lama Walikota juga harus pikir jauh bagaimana hari ini kedepan harus lebih baik. Karena kota Sukabumi masalahnya banyak sekali.” Terangnya.
Ditempat yang sama Sekertaris Jenderal LSM Annahl Syah Arif Sekertaris sangat mengapresiasi atas kinerja walikota Sukabumi H. Ayep Zaki atas kasus bullying tersebut
” Beliau secara cepat merespons persoalan tentang dugaan kasus Persekusi anak dibawah umur. Secara lembaga dari Annahl kami apresiasi. Mudah mudahan masalah masalah lainnya pun walikota harus gercep . Karena ini masalah kemanusiaan.” Ujarnya
Syah Arif menegaskan secara khusus Annahl menyampaikan dukungan untuk menyelesaikan masalah ini ke walikota agar lebih tepat.
” Kami mengapresiasi tentang responnya walikota hari ini dan Annahl sendiri siap mengawalnya.” Tuturnya.
Syah Arif menambahkan Annahl sendiri melihat kasus ini bukan lagi bullying tapi Persekusi berdasarkan data dan fakta alat bukti hasil dari dokter dokter yang ahli yang disampaikan orang tua korban kepada walikota.
” Kita harus optimis apalagi pak walikota sudah respon persoalan ini tinggal kita tunggu hasilnya. Karena ini solusi tepat
(Prim RK)














