Dapur SPPG Margaluyu Disidak BGN, Dugaan Pelanggaran SOP Terbongkar: Program Gizi Jangan Dijadikan Ladang Bisnis!

- Penulis

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info || SUKABUMI — Program pelayanan gizi yang seharusnya menjadi harapan masyarakat justru tercoreng oleh dugaan kelalaian serius di dapur SPPG yang berada di Desa Margaluyu, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi. Sidak mendadak yang dilakukan langsung oleh jajaran Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap sejumlah kondisi memprihatinkan yang dinilai tidak sesuai standar operasional prosedur (SOP).Selasa (12/5/2026)

Wakil Ketua BGN, Naniek S. Deyang turun langsung ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan terhadap operasional dapur SPPG tersebut. Dalam video yang beredar luas di media sosial, terlihat adanya teguran keras terhadap pengelola dapur karena ditemukan berbagai persoalan mendasar yang dianggap berpotensi membahayakan kualitas pelayanan kepada penerima manfaat.

Menurut keterangan yang disampaikan Naniek dalam video tersebut, kondisi dapur dinilai jauh dari standar kelayakan. Proses pencucian peralatan makan disebut dilakukan secara asal-asalan tanpa memperhatikan higienitas. Selain itu, lemari pendingin atau freezer diketahui tidak berfungsi optimal, sementara ruangan dapur juga tidak dilengkapi pendingin udara (AC) sebagaimana standar yang semestinya diterapkan dalam pengelolaan makanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat temuan tersebut, dapur SPPG itu langsung dikenai tindakan suspend atau penghentian sementara operasional oleh pihak BGN sampai seluruh kekurangan diperbaiki.

“Ini menyangkut kesehatan dan keselamatan penerima manfaat. Tidak boleh ada kelalaian sedikit pun,” demikian pernyataan yang terdengar dalam video pemeriksaan tersebut.

Temuan itu memicu sorotan tajam dari berbagai pihak. Banyak pihak mempertanyakan bagaimana dapur yang diduga tidak memenuhi standar bisa tetap beroperasi tanpa pengawasan ketat dari pihak terkait. Publik pun mulai menyoroti peran satgas hingga koordinator wilayah yang dianggap minim monitoring dan pengawasan di lapangan.

READ  Prof Dr KH Sutan Nasomal Sampaikan Suara Cinta Warga Bogor Buat Gubernur Jawa Barat!!! 

Sejumlah warga menilai program yang menggunakan anggaran negara tersebut jangan sampai dimanfaatkan oleh oknum yayasan maupun mitra hanya untuk mengejar keuntungan semata tanpa memperhatikan kualitas pelayanan. Apalagi program pangan dan gizi berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat.

“Kalau benar SOP dilanggar, ini bukan sekadar kelalaian biasa. Jangan sampai uang negara yang seharusnya membantu masyarakat malah berubah menjadi bancakan segelintir pihak,” ujar salah satu warga sekitar yang enggan disebutkan namanya.

Masyarakat juga meminta agar BGN tidak berhenti hanya pada sidak dan suspend sementara, tetapi melakukan audit menyeluruh terhadap pengelolaan dapur SPPG di berbagai daerah, khususnya yang menggunakan dana negara. Transparansi penggunaan anggaran hingga kualitas pengelolaan dinilai harus dibuka secara terang kepada publik.

Selain itu, publik mendesak adanya evaluasi terhadap yayasan dan mitra pengelola yang diduga lebih mengutamakan keuntungan dibanding standar pelayanan. Pengawasan internal dinilai harus diperketat agar program sosial pemerintah tidak menjadi celah praktik dugaan penyimpangan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak yayasan maupun pengelola dapur SPPG DesaMargaluyu terkait hasil sidak dan dugaan pelanggaran SOP tersebut. Namun gelombang kritik dari masyarakat terus menguat, terutama terhadap lemahnya pengawasan dari pihak yang bertanggung jawab di lapangan.

Kasus ini menjadi peringatan keras bahwa program pelayanan masyarakat tidak cukup hanya berjalan secara administratif, tetapi juga harus diawasi secara ketat agar tepat sasaran, bersih, dan benar-benar memberikan manfaat bagi rakyat.

Penulis : HS

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Suararakyat.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demo 2626 Soroti Gaji ke-13 dan Tukin ASN yang Belum Cair, Desakan Hak Angket terhadap Wali Kota Menguat
Anggaran Ratusan Juta, Pekerjaan Diduga Hanya Puluhan Juta: Proyek SAB Sukabumi TA 2026 Diterpa Sorotan, Transparansi Disperkim Dipertanyakan
Aksi Damai 10 Ribu Relawan SPPG se- Sukabumi, Kritik Narasi Sepihak terhadap Program MBG
Ketua DPD Tani Merdeka Sukabumi Tegaskan MBG Penopang Petani, Serukan Aksi Damai Bermartabat
Tolak Moratorium Dapur MBG, Relawan SPPG Mutiara Pelabuhanratu 1 Desak BGN Tinjau Ulang Kebijakan
Dessy Ratnasari Apresiasi PAUDQU Al-Kahfi Kebonpedes, Tekankan Peran Orang Tua dalam Pendidikan Al-Qur’an Sejak Dini
Akademisi dan Pemerintah Bersinergi, Penguatan Komunikasi Strategis Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Desa di Sukabumi
Isu Dugaan Penyimpangan Korupsi Dana Parkir Di Dishub Kota Sukabumi, LSM An-Nahl Siapkan Laporan
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 02:54 WIB

Demo 2626 Soroti Gaji ke-13 dan Tukin ASN yang Belum Cair, Desakan Hak Angket terhadap Wali Kota Menguat

Jumat, 26 Juni 2026 - 06:31 WIB

Anggaran Ratusan Juta, Pekerjaan Diduga Hanya Puluhan Juta: Proyek SAB Sukabumi TA 2026 Diterpa Sorotan, Transparansi Disperkim Dipertanyakan

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:02 WIB

Aksi Damai 10 Ribu Relawan SPPG se- Sukabumi, Kritik Narasi Sepihak terhadap Program MBG

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:13 WIB

Ketua DPD Tani Merdeka Sukabumi Tegaskan MBG Penopang Petani, Serukan Aksi Damai Bermartabat

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:43 WIB

Tolak Moratorium Dapur MBG, Relawan SPPG Mutiara Pelabuhanratu 1 Desak BGN Tinjau Ulang Kebijakan

Berita Terbaru