Suararakyat.info.Sukabumi — Duka mendalam menyelimuti warga Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, setelah seorang anak perempuan berusia enam tahun, berinisial AS, meninggal dunia akibat tertabrak kendaraan bermotor jenis Mitsubishi L300 pick up bermuatan pisang pada Rabu pagi,(4/6/2025).
Peristiwa memilukan itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, tepat di lingkungan tempat tinggal korban. Saat itu, AS tengah bermain di dekat rumahnya, tak jauh dari lokasi kendaraan yang hendak berangkat. Mobil pick up dengan nomor polisi F 8459 VG itu dikemudikan oleh AT, pria asal Kampung Babakan, RT 02/05, Desa sekaligus Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.
Kapolsek Simpenan Polres Sukabumi, AKP Erman, membenarkan adanya insiden tragis tersebut. Ia menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika sopir kendaraan diduga lalai memperhatikan kondisi sekitar sebelum mulai mengemudi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Diduga AT tidak memperhatikan lingkungan sekitarnya dengan saksama. Saat kendaraan mulai bergerak, tanpa disadari seorang anak kecil yang tengah bermain di sekitar lokasi langsung tertabrak,” terang AKP Erman kepada wartawan.
Benturan keras menyebabkan korban mengalami luka-luka serius. Warga sekitar yang menyaksikan kejadian langsung berupaya mengevakuasi AS dan membawanya ke RSUD Palabuhanratu. Namun, nyawa bocah malang itu tidak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Hingga saat ini, kasus kecelakaan lalu lintas tersebut ditangani oleh Unit Penegakan Hukum Lalu Lintas (Paka Lantas) Polres Sukabumi untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Pihak kepolisian juga telah meminta keterangan dari saksi di lokasi kejadian serta mengamankan kendaraan yang terlibat.
Kematian AS menambah daftar panjang korban kecelakaan yang melibatkan kelalaian pengemudi di wilayah perkampungan. Warga sekitar berharap kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi semua pihak agar lebih berhati-hati saat mengendarai kendaraan, terutama di lingkungan padat penduduk dan area tempat anak-anak biasa bermain.
Pihak keluarga korban hingga kini masih diliputi suasana duka. Jenazah AS telah dimakamkan di pemakaman umum setempat pada sore hari di hari yang sama, diiringi isak tangis keluarga dan kerabat dekat.
(Herlan)














