BMPBB: Gagalkan Penyelundupan 15 Ton Timah Dugaan Ilegal, Desak Aparat Kejar Bandar Dan Jebolan Jaringan Lama Di PangkalBalam

- Penulis

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT || PANGKALPINANG-– Barisan Muda Patriot Bangka Belitung (BMPBB) mengapresiasi langkah cepat Satuan Tugas Penertiban dan Penegakan Hukum (Satlap) Tri Cakti bersama KSOP Pangkal Balam yang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan hampir *15 Ton bijih dan balok timah ilegal* melalui KM Sewindu di Pelabuhan Pangkal Balam pada Selasa, (29/2/ 2026)

Berdasarkan data yang dirilis, petugas mengamankan *159 kampil bijih timah kering seberat ±7.950 Kg* dan *balok timah ±7.000 Kg* dalam 4 jumbo bag. Total nilai kerugian negara ditaksir mencapai *Rp 9,765 Miliar*.

Barang tersebut dimuat menggunakan 2 truk ekspedisi *Bangka Jakarta Express (BJE)* dengan modus lama: *menyamarkan pasir timah di antara kardus pres dan plastik rongsokan* serta menggunakan DO barang bekas dari wilayah Pangkalbalam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sikap dan Tuntutan BMPBB:

1. Apresiasi untuk Aparat.* Kami mendukung penuh kinerja Satlap Tricakti dan KSOP Pangkal Balam. Ini bukti negara masih hadir menjaga SDA Bangka Belitung.

2. Usut Tuntas Sampai ke Akarnya.* Kami mendesak Ditreskrimsus Polda Babel untuk tidak berhenti di sopir dan barang. *Kejar pemilik barang, bandar, dan bos besar perusahaan barang bekas* yang diduga menjadi beking modus ini. Jangan ada tebang pilih.

READ  Wakil Ketua Komisi III DPR Ajak Masyarakat Jaga Stabilitas Nasional

3. Periksa dan Bertanggungjawab.* Manajemen *Bangka Jakarta Express (BJE)* harus diperiksa. Diduga kuat ada kelalaian bahkan keterlibatan dalam memuluskan distribusi barang ilegal.

4. Gunakan Pasal TPPU.* Jerat pelaku dengan *UU Tindak Pidana Pencucian Uang* agar aset hasil tambang ilegal dapat disita dan dikembalikan kepada negara. Ini efek jera bagi pemain lama.

5. Audit Sistem di Pelabuhan.* Kami minta KSOP dan pihak pelabuhan memperketat pengawasan manifest, surat jalan/DO, dan pemeriksaan fisik barang. Modus lama jangan sampai terulang.

Pernyataan Ketua BMPBB:

“Ini bukan kasus pertama. Modus menyamarkan timah dengan barang rongsokan sudah jadi rahasia umum di Pangkalbalam. Kalau aparat berhenti di sopir, maka 3 bulan lagi akan muncul kasus baru.

15 Ton timah itu milik rakyat Bangka Belitung.* Hasilnya harusnya untuk sekolah, rumah sakit, dan jalan kita. Bukan untuk menggemukkan kantong mafia tambang.

Kami mendesak Kapolda Babel dan Kejati Babel turun langsung. Usut siapa dalang di balik BJE dan bos barang bekas di Lontong Pancur. *Jangan kasih ruang lagi untuk pemain lama!*”

BMPBB akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas dan membuka posko pengaduan masyarakat terkait tambang ilegal di wilayah Babel.

Penulis : Ali Rahmansyah

Editor : Redaksi

Sumber Berita: SUARARAKYAT.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebal Jabatan atau Kebal Hukum? Dugaan Mafia Tanah dan Hambatan Penegakan Hukum di Sumut Diadukan ke Sejumlah Lembaga Negara
Hari Mangrove Sedunia 2026 Kapolres Kepulauan Meranti Tegaskan Pelestarian Lingkungan Tanggung Jawab Bersama.
Ratusan Dapur MBG Ditutup Permanen, BGN Tegas: Pelanggaran Higienitas dan Keracunan Tak Bisa Ditoleransi
Buka Rakernis Intelkam 2026, Kapolda Papua Barat Daya: Intelijen adalah Mata dan Telinga Kesatuan
Sorotan Publik Menguat, Penahanan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Dinilai Harus Menjunjung Asas Kesetaraan di Hadapan Hukum
Diduga Serang Kehormatan Melalui Komentar TikTok, ATHIA Layangkan Ultimatum 1×24 Jam: Buktikan Tuduhan atau Klarifikasi Secara Terbuka
Penggeledahan  di Rumah Kadis PUPR Bengkulu, KPK Sita Lima Koper dan Sejumlah Kardus Barang Bukti
FABEM Jabar Dorong Penguatan Rantai Pasok Nasional, Nilai Figur Berpengalaman Peternakan Dibutuhkan untuk Dampingi Menteri Pertanian
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:11 WIB

BMPBB: Gagalkan Penyelundupan 15 Ton Timah Dugaan Ilegal, Desak Aparat Kejar Bandar Dan Jebolan Jaringan Lama Di PangkalBalam

Kamis, 30 Juli 2026 - 02:33 WIB

Kebal Jabatan atau Kebal Hukum? Dugaan Mafia Tanah dan Hambatan Penegakan Hukum di Sumut Diadukan ke Sejumlah Lembaga Negara

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:42 WIB

Hari Mangrove Sedunia 2026 Kapolres Kepulauan Meranti Tegaskan Pelestarian Lingkungan Tanggung Jawab Bersama.

Selasa, 28 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ratusan Dapur MBG Ditutup Permanen, BGN Tegas: Pelanggaran Higienitas dan Keracunan Tak Bisa Ditoleransi

Senin, 27 Juli 2026 - 14:56 WIB

Buka Rakernis Intelkam 2026, Kapolda Papua Barat Daya: Intelijen adalah Mata dan Telinga Kesatuan

Berita Terbaru