Kades Karang Asih Turun Langsung Bersihkan Saluran Air, Warga dan Banser Kompak Cegah Banjir di Cabang Kebon Kopi

- Penulis

Rabu, 21 Januari 2026 - 10:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info|| Bekasi — Kepala Desa Karang Asih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Samsu Dawam, S.H., turun langsung ke lapangan bersama perangkat desa, ketua RW, anggota Banser, serta warga untuk membersihkan saluran air yang mampet di wilayah Kampung Cabang Kebon Kopi, Rabu (21/01/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya nyata mencegah banjir yang kerap terjadi saat musim hujan.

Got dan saluran air yang menjadi sasaran pembersihan berada di sepanjang jalur Cabang Kebon Kopi hingga arah perempatan SMA Negeri 1 Cikarang. Sejumlah titik diketahui mengalami pendangkalan akibat tumpukan lumpur, sampah, dan sedimentasi, sehingga menghambat aliran air dan memicu genangan di badan jalan.

Kegiatan gotong royong ini melibatkan RW Emsyah 006, RW Ipul 007, anggota Banser Desa Karang Asih, serta masyarakat sekitar yang tampak kompak bahu-membahu mengangkat lumpur dan membersihkan saluran air yang tersumbat. Suasana kerja bakti berlangsung penuh semangat dan kebersamaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ditemui awak media di sela kegiatan, Kepala Desa Karang Asih Samsu Dawam, S.H. menjelaskan bahwa kegiatan bersih-bersih saluran air ini merupakan agenda rutin mingguan yang terus dijalankan oleh Pemerintah Desa Karang Asih.

“Ini adalah kegiatan rutin yang kami laksanakan setiap seminggu sekali. Saluran air dibersihkan, lumpur diangkat, karena saat musim hujan seperti sekarang ini, lumpur terus terbawa arus dan mengendap. Jika tidak dibersihkan, saluran menjadi dangkal dan akhirnya menyebabkan banjir,” jelas Samsu Dawam.Rabu (21/1/2026)

READ  Pemdes Sundawenang Apresiasi Warga Kampung Bolang yang Gotong Royong Perbaiki Jalan

Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan hanya bertujuan mengantisipasi banjir, tetapi juga sebagai langkah menjaga kesehatan masyarakat dan kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

“Kami ingin memastikan lingkungan tetap bersih dan sehat. Dengan saluran air yang lancar, saat hujan turun air bisa mengalir tanpa hambatan. Ini penting demi kenyamanan dan keselamatan warga,” tambahnya.Samsu Dawam juga mengapresiasi peran aktif para ketua RW, anggota Banser, dan warga yang selalu mendukung kegiatan gotong royong desa. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih dan tertata.

Sementara itu, David, salah satu warga setempat, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya atas kepedulian Kepala Desa dan aparat Desa Karang Asih yang turun langsung ke lapangan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Lurah dan seluruh aparat desa. Dengan adanya kegiatan ini, saluran air di daerah kami menjadi lebih lancar, dan kami berharap ke depan tidak lagi terjadi banjir di jalan,” ungkap David.

Warga berharap kegiatan bersih-bersih saluran air ini dapat terus dilakukan secara konsisten dan menjadi contoh bagi wilayah lain, mengingat persoalan banjir dan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat.

Melalui kegiatan gotong royong yang rutin dan partisipatif ini, Pemerintah Desa Karang Asih menunjukkan komitmennya dalam menjaga lingkungan, memperkuat kebersamaan warga, serta menghadirkan solusi nyata terhadap permasalahan banjir di wilayahnya.

Penulis : Hendra

Editor : Red

Sumber Berita: Suararakyat.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Painah Warga Ciheulang Tongoh Bertahun-Tahun Tinggal di Rumah Reyot Tanpa Bantuan, Di Mana Hadirnya Pemerintah untuk Warga Kecil?
Proyek Jalan Rp295 Juta Disorot, Warga Keluhkan Aspal Diduga Tipis dan Mudah Ngeprul, Pelaksana Sebut Pekerjaan Hanya Tiga Hari
Dana Desa 2026 Dipangkas, Kades Selawangi: Banyak Program Pembangunan Terpaksa Tertunda
Kades Cijalingan Apresiasi Malahayati Konsultan Sosialisasi Bahaya Judi Online dan Investasi Ilegal Warganya
PAW Kades Sukaraja Ephar Sayid Abdullah Awali Kepemimpinan dengan Konsolidasi, Camat Sukaraja Dorong Tata Kelola Transparan
Diduga BLT Desa Soleh Dibagikan Tanpa Libatkan BPD, Warga Desak Transparansi dan Pertanyakan Validitas Penerima Manfaat
Bentengi Pesisir dari Abrasi, Bhabinkamtibmas Desa Bungur Bersama Warga Tanam Mangrove Sambut HUT Bhayangkara ke-80″
Skandal Tanah Bengkok Desa Munjul: Diduga Dihibahkan Diam-Diam, Kini Jadi Ladang Bisnis di Atas Aset Desa
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 10:10 WIB

Painah Warga Ciheulang Tongoh Bertahun-Tahun Tinggal di Rumah Reyot Tanpa Bantuan, Di Mana Hadirnya Pemerintah untuk Warga Kecil?

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:24 WIB

Proyek Jalan Rp295 Juta Disorot, Warga Keluhkan Aspal Diduga Tipis dan Mudah Ngeprul, Pelaksana Sebut Pekerjaan Hanya Tiga Hari

Senin, 20 Juli 2026 - 14:07 WIB

Dana Desa 2026 Dipangkas, Kades Selawangi: Banyak Program Pembangunan Terpaksa Tertunda

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:30 WIB

Kades Cijalingan Apresiasi Malahayati Konsultan Sosialisasi Bahaya Judi Online dan Investasi Ilegal Warganya

Rabu, 1 Juli 2026 - 08:14 WIB

PAW Kades Sukaraja Ephar Sayid Abdullah Awali Kepemimpinan dengan Konsolidasi, Camat Sukaraja Dorong Tata Kelola Transparan

Berita Terbaru