SUARARAKYAT || SUKABUMI — Baru sehari setelah dilantik sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW) Kepala Desa Sukaraja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Ephar Sayid Abdullah langsung memprioritaskan konsolidasi internal pemerintahan desa.
Langkah tersebut ditempuh untuk memastikan roda pemerintahan dan pelaksanaan program pembangunan tetap berjalan sesuai arah kebijakan yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes).
Ephar mengungkapkan dirinya baru resmi dilantik pada Selasa (30/6/2026). Karena itu, ia memilih tidak terburu-buru mengambil kebijakan baru ataupun melakukan perubahan terhadap program yang telah berjalan. 
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, tahap awal yang paling penting adalah memahami secara menyeluruh kondisi pemerintahan desa, mulai dari perencanaan pembangunan, tata kelola administrasi, hingga kemampuan keuangan desa.
“Program kerja sudah tertuang dalam RPJMDes. Tugas saya adalah menjalankan dan mengawal seluruh perencanaan yang telah disepakati agar dapat direalisasikan dengan baik,” ujarnya, Rabu (1/7/2026).
Meski demikian, Ephar menegaskan ruang untuk menghadirkan inovasi tetap terbuka sepanjang didukung kondisi fiskal desa. Setiap gagasan baru, kata dia, akan dikaji secara matang agar selaras dengan kebutuhan masyarakat dan tidak membebani anggaran.
“Kami akan mempelajari terlebih dahulu kondisi anggaran desa. Jika ada ruang untuk menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat, tentu akan kami upayakan,” katanya.
Ia menilai pemerintah desa saat ini dihadapkan pada tantangan dalam mengelola anggaran, terutama di tengah kebijakan efisiensi belanja serta penyesuaian alokasi Dana Desa. Oleh sebab itu, pemetaan kondisi keuangan dan pengumpulan data pemerintahan menjadi landasan penting sebelum menentukan langkah-langkah strategis ke depan.
Dalam waktu dekat, Ephar akan memusatkan perhatian pada penguatan koordinasi dengan seluruh perangkat desa. Menurutnya, soliditas aparatur merupakan fondasi utama untuk membangun tata kelola pemerintahan yang efektif sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Langkah pertama yang saya lakukan adalah konsolidasi dengan seluruh perangkat desa. Setelah itu kami akan menghimpun data dan informasi sebagai dasar menentukan langkah berikutnya,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh aparatur desa untuk mengesampingkan perbedaan dan bersama-sama membangun Desa Sukaraja dengan mengedepankan kepentingan masyarakat.
“Saya berharap seluruh perangkat desa dapat bekerja secara solid agar kita bisa memberikan pelayanan terbaik dan mewujudkan pembangunan yang lebih baik bagi masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Camat Sukaraja, Arid Ahmad Ridwan, menyampaikan ucapan selamat kepada Ephar Sayid Abdullah atas pelantikannya sebagai PAW Kepala Desa Sukaraja.
Ia berharap kepemimpinan baru tersebut mampu menjaga kesinambungan pembangunan desa sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah desa, pemerintah kecamatan, dan masyarakat.
“Selamat menjalankan amanah. Semoga kepemimpinan ini dijalankan dengan penuh integritas, tanggung jawab, dan semangat melayani masyarakat,” ujar Arid.
Ia juga mendorong Ephar untuk segera membangun komunikasi dan kolaborasi yang erat dengan perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta seluruh elemen masyarakat.
” Kekompakan, transparansi, dan tata kelola pemerintahan yang akuntabel menjadi modal utama dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.” Pungkasnya
Penulis : Prima RK
Editor : Redaksi
Sumber Berita: SUARARAKYAT.info














