Kolaborasi SPPG Rusaida–DLH Sukabumi Hadirkan Pelatihan Daur Ulang Sampah

- Penulis

Minggu, 7 Desember 2025 - 08:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info|| SUKABUMI — SPPG Rusaida yang berlokasi di Jalan Gilang Permata Biru, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi menggelar pelatihan pengolahan sampah organik dan nonorganik.

Program ini menjadi langkah konkret yayasan dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih baik, khususnya di sekitar wilayah dapur Rusaida.

Pada kegiatan tersebut, Yayasan Rusaida menghadirkan pemateri dari DLH Kabupaten Sukabumi serta manajer pengelolaan sampah yang sebelumnya bertugas sebagai manajer di Balai Pengobatan Gilang Permata Biru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Yayasan Rusaida, Widuri, menjelaskan bahwa pelatihan ini digelar untuk mengatasi persoalan sampah dapur yang berpotensi mencemari lingkungan.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan bahwa sampah dari dapur dapat diolah dengan baik sehingga tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan sekitar,” kata Widuri, Sabtu (6/12/2025).

Materi pelatihan meliputi cara memilah sampah plastik yang nantinya akan diolah kembali oleh Bank Sampah Rusaida menjadi produk daur ulang yang bermanfaat. “Selain itu, relawan juga diberikan pemahaman mengenai pengolahan sampah organik dari dapur menjadi bahan yang berguna,”ujarnya.

READ  Satgas BGN Sukabumi Tegaskan Distribusi Makan Bergizi Gratis Diawasi Ketat Sesuai SOP, Soal Anggaran Kewenangan Pusat

Para pemateri turut mengajarkan teknik mengubah sampah organik menjadi pupuk organik dan pakan ikan, sehingga pengelolaan sampah dapat memberikan nilai tambah.”Pelatihan ini masih terus berlangsung setiap pekan untuk memastikan seluruh relawan mendapatkan ilmu yang aplikatif dan memperluas wawasan mereka mengenai pengelolaan sampah berkelanjutan,”ungkapnya.

Widuri menambahkan bahwa Yayasan Rusaida telah merencanakan pengadaan mesin pendukung pengolahan sampah sebagai langkah lanjutan dari program ini.

“Kami berharap kegiatan ini mampu menjadi solusi terhadap permasalahan sampah yang selama ini cukup merepotkan.

Program ini memastikan bahwa kehadiran Dapur SPPG Rusaida memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar dan tidak menimbulkan masalah lingkungan.

“Melalui kegiatan ini, Yayasan Rusaida berkomitmen untuk turut serta mendukung program prioritas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam mewujudkan pengelolaan lingkungan yang lebih baik dan berkelanjutan,”tutupnya.

Penulis : Prima RK

Editor : Red-SR

Sumber Berita: Suararakyat. info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lima Tahun Terlantar Tanpa Penanganan, Noval Warga Parakansalak Diduga Alami Gangguan Jiwa di Tengah Pusat Pemerintahan, Pemdes dan Puskesmas Disorot 
Tradisi yang Tak Lekang Waktu: Menyusuri Kehidupan dan Kearifan Lokal Kampung Naga di Tasikmalaya
Gelap Berkepanjangan di Jalur Parungkuda–Pakuwon, Warga Desak Perbaikan PJU dan Tambahan Lampu Baru
Banjir Limpahan Proyek Tol Bocimi Rendam Sawah Warga di Nagrak, Suara Protes Warga Menguat
SOP Mengalahkan Kemanusiaan, Dugaan Pelayanan RS Betha Medika Cisaat Picu Kemarahan Keluarga Pasien
MIO Desak Walikota Bertindak: Dualisme KNPI Sukabumi Dinilai Rawan Konflik, Pemerintah Diminta Segera Ambil Keputusan Tegas
Distribusi Dana Zakat Disorot: Kesehatan dan Dakwah Jadi Perbincangan Publik di Sukabumi
Pekerjaan Jembatan Kamandoran Karangtengah Mulai Dikerjakan, Bimob Polda Jabar Pantau Langsung Progres 
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 09:51 WIB

Lima Tahun Terlantar Tanpa Penanganan, Noval Warga Parakansalak Diduga Alami Gangguan Jiwa di Tengah Pusat Pemerintahan, Pemdes dan Puskesmas Disorot 

Jumat, 24 April 2026 - 08:17 WIB

Tradisi yang Tak Lekang Waktu: Menyusuri Kehidupan dan Kearifan Lokal Kampung Naga di Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 - 02:26 WIB

Gelap Berkepanjangan di Jalur Parungkuda–Pakuwon, Warga Desak Perbaikan PJU dan Tambahan Lampu Baru

Jumat, 24 April 2026 - 02:14 WIB

Banjir Limpahan Proyek Tol Bocimi Rendam Sawah Warga di Nagrak, Suara Protes Warga Menguat

Rabu, 22 April 2026 - 00:39 WIB

SOP Mengalahkan Kemanusiaan, Dugaan Pelayanan RS Betha Medika Cisaat Picu Kemarahan Keluarga Pasien

Berita Terbaru