Apel Gelar Pasukan Pengamanan VVIP Kunjungan Wapres RI, Ini Arahan Kapolda

- Penulis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 01:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info||Maluku-.Jelang kunjungan Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka di wilayah Provinsi Maluku, dilakukan apel gelar pasukan pengamanan VVIP di lapangan Merdeka, kota Ambon, Senin (13/10/2025).

Apel gelar pasukan dihadiri Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si bersama Gubernur Maluku, Pangdam XV/Pattimura, Kabinda Maluku, Dankodaeral IX, Danlanud Pattimura, Kasdam XV/Pattimura, Irdam XV/Pattimura, Kapoksahli Pangdam XV/Pattimura, Pejabat Utama (PJU) TNI–Polri dan melibatkan personil pengamanan dari satuan TNI- Polri, Dishub dan Satpol PP, untuk personil Polri yang dilibatkan mulai dari Polda, Polresta Ambon, Polres Tual, Polres Malra dan Po.res Buru seluruh nya berjumlah 1. 554 personil polri.

Kegiatan ini merupakan bentuk pengecekan akhir terhadap kesiapan personel, sarana, dan prasarana dari seluruh unsur pengamanan yang terlibat dalam rangka menyambut kunjungan kerja Wakil Presiden (Wapres) RI yang dijadwalkan berlangsung pada 14 dan 15 Oktober 2025 di Provinsi Maluku.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan seluruh pasukan pengamanan, mulai dari ring 1, ring 2, hingga ring 3. Setiap unsur pengamanan diminta untuk memahami betul tugas dan tanggung jawab masing-masing, agar seluruh rangkaian kegiatan Wakil Presiden RI di Maluku dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.

READ  Polsek Tualang Intensifkan Patroli Malam Tahun Baru, Tertibkan Kembang Api dan Cegah Balap Liar

Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto dalam kesempatan itu menegaskan pentingnya profesionalitas dan koordinasi antarinstansi pada pengamanan VVIP.

Menurutnya, kunjungan Wakil Presiden merupakan kegiatan kenegaraan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi sehingga memerlukan perhatian dan kesiapan yang maksimal.

“Apel gelar pasukan ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh kekuatan pengamanan benar-benar siap, baik dari sisi personel maupun peralatan. Pengamanan VVIP adalah tugas negara yang tidak boleh ada kesalahan sekecil apa pun,” kata Kapolda Maluku.

Soliditas dan sinergitas antara TNI dan Polri, kata Kapolda, merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Maluku, khususnya dalam momentum kunjungan pejabat tinggi negara. Ia mengingatkan seluruh personel harus memahami prosedur pengamanan dengan prinsip zero tolerance terhadap setiap potensi gangguan.

Selain itu, kegiatan apel juga menjadi ajang konsolidasi untuk menegaskan pembagian tanggung jawab di lapangan. Setiap satuan diminta melaksanakan patroli, penjagaan, serta pengamanan rute dan objek secara berlapis dan berkelanjutan sesuai dengan standar operasional pengamanan VVIP.

Apel Gelar Pasukan Pengamanan VVIP diakhiri dengan pengecekan pasukan dan perlengkapan oleh para pejabat forkopimda yang hadir, guna memastikan seluruh unsur siap melaksanakan tugas sesuai perintah operasi.

( JKM )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kolaborasi IPDN-Komisi II DPR RI Perkuat UMKM Sukabumi, Hergun Tekankan Akses Modal
Heri Gunawan Desak Evaluasi Total MBG, Soroti Lemahnya Pengawasan Usai Dugaan Susu Kedaluwarsa Di SPPG Cibadak 02
BMPBB: Gagalkan Penyelundupan 15 Ton Timah Dugaan Ilegal, Desak Aparat Kejar Bandar Dan Jebolan Jaringan Lama Di PangkalBalam
Kebal Jabatan atau Kebal Hukum? Dugaan Mafia Tanah dan Hambatan Penegakan Hukum di Sumut Diadukan ke Sejumlah Lembaga Negara
Hari Mangrove Sedunia 2026 Kapolres Kepulauan Meranti Tegaskan Pelestarian Lingkungan Tanggung Jawab Bersama.
Ratusan Dapur MBG Ditutup Permanen, BGN Tegas: Pelanggaran Higienitas dan Keracunan Tak Bisa Ditoleransi
Buka Rakernis Intelkam 2026, Kapolda Papua Barat Daya: Intelijen adalah Mata dan Telinga Kesatuan
Sorotan Publik Menguat, Penahanan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Dinilai Harus Menjunjung Asas Kesetaraan di Hadapan Hukum
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:52 WIB

Kolaborasi IPDN-Komisi II DPR RI Perkuat UMKM Sukabumi, Hergun Tekankan Akses Modal

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:33 WIB

Heri Gunawan Desak Evaluasi Total MBG, Soroti Lemahnya Pengawasan Usai Dugaan Susu Kedaluwarsa Di SPPG Cibadak 02

Kamis, 30 Juli 2026 - 02:33 WIB

Kebal Jabatan atau Kebal Hukum? Dugaan Mafia Tanah dan Hambatan Penegakan Hukum di Sumut Diadukan ke Sejumlah Lembaga Negara

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:42 WIB

Hari Mangrove Sedunia 2026 Kapolres Kepulauan Meranti Tegaskan Pelestarian Lingkungan Tanggung Jawab Bersama.

Selasa, 28 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ratusan Dapur MBG Ditutup Permanen, BGN Tegas: Pelanggaran Higienitas dan Keracunan Tak Bisa Ditoleransi

Berita Terbaru