Mencuat, Dugaan Penyelewengan Dana Oknum Vendor Warnai Kerja Sama Bank Mandiri dan Bazaar UMKM di PLUT Sukabumi

- Penulis

Rabu, 17 September 2025 - 07:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info||Sukabumi – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 yang seharusnya menjadi momentum penuh kebahagiaan justru diwarnai kabar pilu. Gelaran acara kolaborasi antara Bank Mandiri dengan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang di selenggarakan di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Sukabumi kini menyisakan kekecewaan mendalam bagi sejumlah pihak yang merasa dirugikan.

Acara yang digadang-gadang sebagai bentuk kerja sama strategis untuk mendorong pertumbuhan UMKM dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat ini ternyata menyisakan persoalan serius terkait dugaan penyelewengan oleh salah satu pihak yang mengaku sebagai vendor penyelenggara.

Menurut keterangan yang dihimpun wartawan, seorang pria berinisial A yang memperkenalkan diri sebagai vendor dari Bank Mandiri sekaligus Ketua Pelaksana (katanya-red).acara disebut-sebut menjadi sumber masalah. A diduga menunggak pembayaran sejumlah pihak yang terlibat dalam kelancaran kegiatan, mulai dari pemilik kantin PLUT, penyedia katering, hingga petugas keamanan dan karang taruna yang bertugas mengawal jalannya acara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang pemilik kantin mengaku mengalami kerugian cukup besar lantaran pembayaran yang dijanjikan tidak kunjung dilunasi.

“Saya belum dibayar selama kegiatan itu berlangsung. Kalau dihitung total kerugian bersama pihak lain yang terlibat mencapai kurang lebih Rp25 juta. Itu mencakup biaya katering, keamanan, parkir, listrik, panggung, sampai sound system,” ungkapnya dengan nada kecewa.Rabu (17/9/2025)

READ  Ketum AIPBR : Statemen Andri Mengatasnamakan Dewan Pembina Tanpa Koordinasi 

Upaya menagih kepada A pun telah dilakukan berulang kali. Namun, hingga kini hanya janji-janji kosong yang diterima para korban tanpa kepastian pembayaran. Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar terkait tujuan sebenarnya dari kegiatan tersebut. Masyarakat menilai, jangan sampai acara yang dikemas atas nama kolaborasi UMKM dan Bank Mandiri itu hanya dijadikan kedok untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.

Hingga berita ini diturunkan, pihak A yang disebut sebagai vendor acara belum dapat dikonfirmasi oleh media. Sementara itu, pihak Bank Mandiri juga belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait permasalahan yang mencuat.

Situasi ini memantik sorotan tajam, mengingat Bank Mandiri sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia memiliki reputasi yang mestinya dijaga dengan baik. Kasus dugaan penyelewengan oleh pihak yang mengaku sebagai vendor berpotensi mencoreng semangat pemberdayaan UMKM yang sebenarnya diharapkan membawa manfaat besar bagi masyarakat Sukabumi.

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalan Provinsi di Cikidang Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Proyek Rp34 Miliar Disorot Minim Pengawasan dan Transparansi
Dugaan Permainan Oknum dalam Program PTSL di Baros Sukabumi, Puluhan Bidang Tanah Tak Kunjung Tersertifikasi
Sinergitas TNI-Polri Menguat, Forkopimda Kota Bandung Gelar Olahraga Bersama Sambut Hari K3 Sedunia
Lima Tahun Terlantar Tanpa Penanganan, Noval Warga Parakansalak Diduga Alami Gangguan Jiwa di Tengah Pusat Pemerintahan, Pemdes dan Puskesmas Disorot 
Tradisi yang Tak Lekang Waktu: Menyusuri Kehidupan dan Kearifan Lokal Kampung Naga di Tasikmalaya
Gelap Berkepanjangan di Jalur Parungkuda–Pakuwon, Warga Desak Perbaikan PJU dan Tambahan Lampu Baru
Banjir Limpahan Proyek Tol Bocimi Rendam Sawah Warga di Nagrak, Suara Protes Warga Menguat
SOP Mengalahkan Kemanusiaan, Dugaan Pelayanan RS Betha Medika Cisaat Picu Kemarahan Keluarga Pasien
Berita ini 1 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 15:00 WIB

Dugaan Permainan Oknum dalam Program PTSL di Baros Sukabumi, Puluhan Bidang Tanah Tak Kunjung Tersertifikasi

Selasa, 28 April 2026 - 01:59 WIB

Sinergitas TNI-Polri Menguat, Forkopimda Kota Bandung Gelar Olahraga Bersama Sambut Hari K3 Sedunia

Jumat, 24 April 2026 - 09:51 WIB

Lima Tahun Terlantar Tanpa Penanganan, Noval Warga Parakansalak Diduga Alami Gangguan Jiwa di Tengah Pusat Pemerintahan, Pemdes dan Puskesmas Disorot 

Jumat, 24 April 2026 - 08:17 WIB

Tradisi yang Tak Lekang Waktu: Menyusuri Kehidupan dan Kearifan Lokal Kampung Naga di Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 - 02:26 WIB

Gelap Berkepanjangan di Jalur Parungkuda–Pakuwon, Warga Desak Perbaikan PJU dan Tambahan Lampu Baru

Berita Terbaru