Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg ,Habib Muchdar : Jangan Korbankan Rakyat Kecil !

- Penulis

Minggu, 27 Juli 2025 - 07:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Jakarta – Kelangkaan gas liquefied petroleum gas (LPG) 3 kilogram yang terjadi di berbagai daerah telah menimbulkan dampak serius juga masyarakat kecil lainya di wilayah Banjarmasin Timur Kalsel, masyarakat yang bergantung pada gas 3 Kg subsidi ini untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sangat sulit untuk mendapatkannya.

Sebagai Pemerhati Publik dan Kebijakan Hukum” Habib Muchdar Hasan Assegaf, mengaku miris dengan kondisi masyarakat saat ini dan ini menurutnya adalah alarm keras bagi pemerintah yang telah menerapkan kebijakan yang secara tergesa-gesa tanpa mempertimbangkan kesiapan distribusi kepada masyarakat kecil terhadap kebutuhan pokok ” Ujarnya Sabtu 26/7/25.

Habib Muchdar mengatakan” Baru-baru ini masyarakat Banjarmasin Timur tepatnya di Kelurahan Pemurus Luar, mengeluhkan langkanya gas Elpiji 3 Kg, bahkan saking sulitnya masyarakat di haruskan membeli Gas 3 Kg, sebesar Rp.40 Ribu di tingkat pengecer.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan kebijakan distribusi elpiji 3 kg yang berubah mendadak langka, menurutnya rakyat kembali dipaksa untuk membeli mahal demi memperoleh gas yang seharusnya menjadi hak mereka.

READ  Prof. Dr. Sutan Nasomal: Diduga Negara Gagal Lindungi Kebenaran, Presiden Harus Perintahkan Polri-TNI Bongkar Kasus Buram Demokrasi

Ironisnya, Presiden selalu mengatakan bahwa rakyat adalah tuan di Republik ini, namun, realitas yang terjadi justru menunjukkan sebaliknya, rakyat harus berjuang mati-matian demi mendapatkan kebutuhan dasar yang seharusnya dijamin oleh negara.

Habib Muchdar yang merupakan sebagai Dewan Kehormatan Lembaga Adat Dayak Kalsel, menghimbau kepada Pemerintah serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, untuk mengevaluasi kebijakan distribusi gas elpiji 3 kg yang menyebabkan kelangkaan yang menyebabkan antrean panjang dan menyulitkan ekonomi khususnya kami di masyarakat Banjarmasin Timur.

Selanjutnya menjamin atas ketersediaan gas 3 Kg bersubsidi di seluruh daerah agar rakyat tidak perlu bersusah payah mencari kebutuhan pokok mereka dan kami mendesak kepada pemerintah untuk segera bertanggung jawab dan mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan krisis ini agar rakyat tidak terus-menerus menjadi korban ” Tutupnya .

 

(Gunawan AWDI/Jn98)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Mangrove Sedunia 2026 Kapolres Kepulauan Meranti Tegaskan Pelestarian Lingkungan Tanggung Jawab Bersama.
Ratusan Dapur MBG Ditutup Permanen, BGN Tegas: Pelanggaran Higienitas dan Keracunan Tak Bisa Ditoleransi
Buka Rakernis Intelkam 2026, Kapolda Papua Barat Daya: Intelijen adalah Mata dan Telinga Kesatuan
Sorotan Publik Menguat, Penahanan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Dinilai Harus Menjunjung Asas Kesetaraan di Hadapan Hukum
Diduga Serang Kehormatan Melalui Komentar TikTok, ATHIA Layangkan Ultimatum 1×24 Jam: Buktikan Tuduhan atau Klarifikasi Secara Terbuka
Penggeledahan  di Rumah Kadis PUPR Bengkulu, KPK Sita Lima Koper dan Sejumlah Kardus Barang Bukti
FABEM Jabar Dorong Penguatan Rantai Pasok Nasional, Nilai Figur Berpengalaman Peternakan Dibutuhkan untuk Dampingi Menteri Pertanian
9 Hari TMMD Ke-129 di Kampung Sesor, Pembangunan Melaju Pesat, Semangat Gotong Royong Kian Menguat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:42 WIB

Hari Mangrove Sedunia 2026 Kapolres Kepulauan Meranti Tegaskan Pelestarian Lingkungan Tanggung Jawab Bersama.

Selasa, 28 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ratusan Dapur MBG Ditutup Permanen, BGN Tegas: Pelanggaran Higienitas dan Keracunan Tak Bisa Ditoleransi

Senin, 27 Juli 2026 - 14:56 WIB

Buka Rakernis Intelkam 2026, Kapolda Papua Barat Daya: Intelijen adalah Mata dan Telinga Kesatuan

Senin, 27 Juli 2026 - 05:21 WIB

Sorotan Publik Menguat, Penahanan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Dinilai Harus Menjunjung Asas Kesetaraan di Hadapan Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 - 10:13 WIB

Diduga Serang Kehormatan Melalui Komentar TikTok, ATHIA Layangkan Ultimatum 1×24 Jam: Buktikan Tuduhan atau Klarifikasi Secara Terbuka

Berita Terbaru