Marak Aktivitas PETI di Tanjung Pauh, Diduga Libatkan Oknum Desa dan Aparat.APH Jangan Tutup Mata

- Penulis

Selasa, 14 Januari 2025 - 15:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Kuantan Singingi–sebanyak 80 rakit mesin Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) dilaporkan beroperasi di aliran sungai Pulau Lida, Desa Tanjung Pauh, Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau. Informasi ini terungkap pada Selasa, 14 Januari 2025, berdasarkan laporan masyarakat kepada Athia, salah satu awak media, lengkap dengan bukti pendukung.

Aktivitas PETI ini diduga kuat melibatkan persekongkolan antara pemodal, pekerja, oknum aparatur desa, dan oknum aparat penegak hukum (APH). Menurut sumber terpercaya, kegiatan ini dikoordinasikan oleh seseorang berinisial Beni, yang disebut sebagai ketua pemuda sekaligus pengepul setoran kepada oknum-oknum terkait.

“Saat ini, sekitar 80 unit rakit PETI aktif di Tanjung Pauh. Diduga ada koordinasi dengan pihak tertentu, sehingga kegiatan ini terus berlangsung tanpa hambatan,” ujar narasumber, Selasa (14/1/2025).

“Dihitung-hitung, tiap rakit diduga menyetor Rp1 juta, total sekitar Rp80 juta. Mohon bantu terbitkan lagi beritanya,” keluhnya sebelum mengakhiri percakapan.

Hingga berita ini diterbitkan, Athia masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait, termasuk pemerintah desa dan aparat penegak hukum di wilayah setempat.

Kasus ini menambah daftar panjang persoalan PETI yang terus menjadi masalah serius di Kabupaten Kuantan Singingi, baik dari segi kerusakan lingkungan maupun dampak sosial yang ditimbulkannya. Kejelasan dan tindakan tegas dari pihak berwenang sangat dinantikan oleh masyarakat.

(Athia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Buka Rakernis Intelkam 2026, Kapolda Papua Barat Daya: Intelijen adalah Mata dan Telinga Kesatuan
MANTAP ” 95 Sekolah di Kepulauan Meranti Lolos Program Revitalisasi 2026, 21 Sekolah Masuki Tahap Pelaksanaan
MPR Buru Mengutuk Keras Oknum Mahasiswa Yang Bangun Opini Sesat Terkait Pos PAM Satgas PKH Yonif Raider 733 Masariku Di Gunung Botak
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Siswi di Namlea Ilat Kian Menyita Perhatian, Keluarga Korban Minta Dugaan Pelanggaran Etik Oknum  Advokat hingga Intimidasi Ikut Diusut
9 Hari TMMD Ke-129 di Kampung Sesor, Pembangunan Melaju Pesat, Semangat Gotong Royong Kian Menguat
Audiensi Bupati Asmar Berbuah Komitmen BNPP RI Kawal Pembangunan Kawasan Perbatasan Meranti
Perkuat Sinergi dan Kebersamaan, LAMR Kabupaten Bengkalis dan Bea Cukai Gelar Gotong Royong Bersama
Harapan Besar untuk Revitalisasi SD 2026, Meranti Dorong Peningkatan Sarana dan Prasarana Pendidikan
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 14:56 WIB

Buka Rakernis Intelkam 2026, Kapolda Papua Barat Daya: Intelijen adalah Mata dan Telinga Kesatuan

Senin, 27 Juli 2026 - 14:54 WIB

MANTAP ” 95 Sekolah di Kepulauan Meranti Lolos Program Revitalisasi 2026, 21 Sekolah Masuki Tahap Pelaksanaan

Senin, 27 Juli 2026 - 13:42 WIB

MPR Buru Mengutuk Keras Oknum Mahasiswa Yang Bangun Opini Sesat Terkait Pos PAM Satgas PKH Yonif Raider 733 Masariku Di Gunung Botak

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:28 WIB

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Siswi di Namlea Ilat Kian Menyita Perhatian, Keluarga Korban Minta Dugaan Pelanggaran Etik Oknum  Advokat hingga Intimidasi Ikut Diusut

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:17 WIB

9 Hari TMMD Ke-129 di Kampung Sesor, Pembangunan Melaju Pesat, Semangat Gotong Royong Kian Menguat

Berita Terbaru