Pengembang Perumahan Klaster di Desa Pasirdoton,Pihak Pngembang: Izinnya Sudah ditempuh dan Sedang Berproses

- Penulis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 09:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info || Sukabumi – Setelah ramai diberitakan dugaan pembangunan kawasan perumahan cluster tanpa izin di Kampung Babakan Jampang, RW 05, Desa Pasirdoton, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, pihak pengembang akhirnya angkat bicara dan memberikan klarifikasi resmi.

Cecep, yang dikenal sebagai pemilik sekaligus pengembang proyek tersebut, menegaskan bahwa seluruh proses perizinan pembangunan sedang dalam tahap pengurusan di instansi terkait. Ia menyampaikan bahwa pihaknya sama sekali tidak bermaksud menabrak aturan atau mengabaikan prosedur hukum yang berlaku.

“Semua perizinan sedang kami urus dan dalam proses di dinas terkait. Kami tentu saja taat terhadap aturan dan hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kami ini warga negara yang baik, yang paham dan menghormati aturan pemerintah,” ujar Cecep saat dikonfirmasi awak media,Rabu (22/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Cecep juga berharap agar masyarakat sekitar tidak salah paham terhadap aktivitas pembangunan yang tengah berlangsung. Ia memastikan bahwa proyek tersebut akan dilengkapi seluruh dokumen dan izin resmi sebelum melanjutkan tahap pembangunan berikutnya.

“Tujuan kami membangun kawasan ini bukan semata-mata untuk bisnis, tetapi juga ingin memberikan alternatif hunian layak bagi masyarakat dengan lingkungan yang tertata rapi dan legal secara hukum. Kami mohon doa dan dukungan agar proses perizinan ini segera selesai,” tambahnya.

READ  Forum Bojonggenteng Kirim Surat Tuntutan Transparansi Ke PT Dasuib: Kawal Deadline UMK dan K3 dalam Waktu Satu Bulan

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Cidahu, Hepi S, membenarkan bahwa pihak pengembang telah datang ke kantor kecamatan untuk mengajukan permohonan izin. Menurutnya, proses tersebut saat ini sudah berproses dan sedang berjalan di dinas perizinan kabupaten.

“Benar,alhamdulillah pemohon dari proyek tersebut sudah datang dan sedang dan kooperatif untuk mengurus izinya dan hari ini dalam tahap proses, sudah berjalan sesuai mekanisme yang ada,” ungkap Hepi.

Terkait aktivitas pembangunan yang sudah tampak di lapangan, Hepi menjelaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengawasan agar tidak ada pelanggaran selama masa pengurusan izin berlangsung.

“Kami tetap pantau dan komunikasikan dengan pihak desa serta dinas terkait agar pembangunan berjalan sesuai koridor hukum,” katanya.

Sebelumnya, sejumlah warga sempat menyoroti keberadaan proyek perumahan tersebut karena dianggap belum memiliki izin resmi. Namun, dengan adanya klarifikasi ini, masyarakat diharapkan dapat memahami bahwa proses administratif sedang berjalan sesuai ketentuan.

Dengan adanya keterangan resmi dari pihak pengembang dan pembenaran dari Satpol PP Kecamatan Cidahu, persoalan dugaan pembangunan tanpa izin ini kini semakin terang. Publik tinggal menunggu hasil akhir dari proses perizinan di tingkat kabupaten sebelum proyek cluster Pasirdoton benar-benar dilanjutkan sepenuhnya.

(Hs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalan Provinsi di Cikidang Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Proyek Rp34 Miliar Disorot Minim Pengawasan dan Transparansi
Dugaan Permainan Oknum dalam Program PTSL di Baros Sukabumi, Puluhan Bidang Tanah Tak Kunjung Tersertifikasi
Sinergitas TNI-Polri Menguat, Forkopimda Kota Bandung Gelar Olahraga Bersama Sambut Hari K3 Sedunia
Lima Tahun Terlantar Tanpa Penanganan, Noval Warga Parakansalak Diduga Alami Gangguan Jiwa di Tengah Pusat Pemerintahan, Pemdes dan Puskesmas Disorot 
Tradisi yang Tak Lekang Waktu: Menyusuri Kehidupan dan Kearifan Lokal Kampung Naga di Tasikmalaya
Gelap Berkepanjangan di Jalur Parungkuda–Pakuwon, Warga Desak Perbaikan PJU dan Tambahan Lampu Baru
Banjir Limpahan Proyek Tol Bocimi Rendam Sawah Warga di Nagrak, Suara Protes Warga Menguat
SOP Mengalahkan Kemanusiaan, Dugaan Pelayanan RS Betha Medika Cisaat Picu Kemarahan Keluarga Pasien
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 15:15 WIB

Jalan Provinsi di Cikidang Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Proyek Rp34 Miliar Disorot Minim Pengawasan dan Transparansi

Selasa, 28 April 2026 - 15:00 WIB

Dugaan Permainan Oknum dalam Program PTSL di Baros Sukabumi, Puluhan Bidang Tanah Tak Kunjung Tersertifikasi

Selasa, 28 April 2026 - 01:59 WIB

Sinergitas TNI-Polri Menguat, Forkopimda Kota Bandung Gelar Olahraga Bersama Sambut Hari K3 Sedunia

Jumat, 24 April 2026 - 09:51 WIB

Lima Tahun Terlantar Tanpa Penanganan, Noval Warga Parakansalak Diduga Alami Gangguan Jiwa di Tengah Pusat Pemerintahan, Pemdes dan Puskesmas Disorot 

Jumat, 24 April 2026 - 08:17 WIB

Tradisi yang Tak Lekang Waktu: Menyusuri Kehidupan dan Kearifan Lokal Kampung Naga di Tasikmalaya

Berita Terbaru

Uncategorized

Polri Pimpin Timnas, Pencak Silat Indonesia Borong Emas di Belgia

Rabu, 29 Apr 2026 - 00:05 WIB