Walikota Sukabumi Berjanji Hibah Untuk Jurnalis Akan Di Naikan Asal Mendukung Program Pemkot dan Memiliki Sertifikat Profesi 

- Penulis

Jumat, 4 Juli 2025 - 01:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Kota Sukabumi-Ayep Zaki meminta, bahwa ketiga organisasi kewartawanan yang ada di Kota Sukabumi, yakni PWI, IJTI, dan AJMI untuk bisa mendukung pemerintah kota (Pemkot) Sukabumi dalam hal pembangunan.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Ayep Zaki didampingi Kadis Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Sukabumi Rahmat Sukandar kepada awak media usai menghadiri Coffee Morning dengan media se-kota Sukabumi di salah satu Resto Gunungpuyuh Kota Sukabumi . pada Kamis (3/6/2025).

“Ketiga organisasi profesi di bidang jurnalistik ini harus bisa mendukung Pemkot Sukabumi dalam hal pembangunan,” ungkap Ayep Zaki

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ayep Zaki pada kesempatan tersebut menyatakan komitmennya kepada media dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kedepannya, ia mengharapkan semua wartawan supaya mempunyai sertifikasi profesi, Pembenahan jumlah keanggotaan dan InsyaAllah bantuan hibah nanti akan kita naikkan.

“InsyaAllah melalui anggaran tahun 2026 akan kita naikkan. Namun dari dialog tadi adanya permintaan nilainya disamakan,” imbuhnya.

Ayep Zaki juga menyatakan, Pemkot Sukabumi saat ini mempunyai target besar yaitu menaikkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Penyehatan Badan Usaha Milik Darah (BUMD), dan Program-program Wakaf, Baznas, maupun CSR.

“Semua itu sebagai ikhtiar untuk meningkatkan Pendapatan Daerah,” ujarnya.

Wali Kota Ayep Zaki mempersilahkan semua wartawan untuk bebas memiliki organisasi kewartawanan yang akan menaunginya.

READ  Walikota Ayep Zaki Pimpin Prosesi Pelantikan dan Pengambilan Sumpah 21 PNS Eselon II dan Pejabat Fungsional. Ini Pesannya

“Silahkan wartawan memilih, apakah akan masuk ke PWI, IJTI, maupun AJMI, bebas,” terangnya.

Meksipun demikian, dirinya berharap meksipun berbeda lembaga, tetapi mempunyai satu kesatuan untuk bergerak bersama-sama.

“Tapi semua harus bersatu tanpa melihat apa organisasi yang menaunginya,” harapnya.

Ayep Zaki berpesan kepada semua wartawan yang ada di kota Sukabumi untuk mendukung program-program pemerintahan daerah dan juga saling menjaga satu kesatuan antar wartawan.

”Saya berharap organisasi kewartawanan ini bisa mendukung program Pemkota Sukabumi sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

Sementara itu, Kadis Kominfo Kota Sukabumi Rahmat Sukandar menyatakan, coffee Morning ini dihadiri oleh perwakilan media dari berbagai organisasi, antara lain PWI, IJTI, dan AJMI Kota Sukabumi.

“Begitu juga dengan media lokal maupun nasional yang mempunyai perwakilan di kota Sukabumi,” ujar Rahmat Sukandar.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk nyata dan komitmen Dinas Kominfo untuk membangun komunikasi yang sehat dan terbuka dengan seluruh unsur pers di kota Sukabumi.

Ia menyebut sinergitas antara pemerintah dan media menjadi kunci kelancaran pembangunan. “Sukabumi ini milik urang saréréa. Kita ingin kolaborasi ini menjadi fondasi yang kuat,” pungkasnya.

 

(Prim RK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dapur MBG Cisaat Tanpa Ahli Gizi: Dugaan Kelalaian Sistemik, Pernyataan Mitra Picu Polemik Baru
Curi Start Tanpa Izin, Proyek Tower 50 Meter di Bojonggenteng Sukabumi Diduga Langgar Aturan dan Abaikan Keselamatan Warga
Potret Kemiskinan yang Terlupakan: Jeritan Sunyi dari Rumah Rapuh di Pelosok Sukabumi
Truk Mogok Semalaman, Jalur Vital di Sukabumi Lumpuh Total Saat Jam Sibuk Pagi
Proyek Menara BTS di Parungkuda Disetop Sementara, Perizinan PBG Jadi Sorotan
Jalan Karangtengah Dipenuhi Tanah Berserakan, Pengendara Terancam Tergelincir dan Jarak Pandang Terganggu
Gedung MUI Sukabumi Disegel Kontraktor, Dugaan Tunggakan Pembayaran Pekerjaan Paving Blok Memicu Polemik
Anggaran Rp5,9 Miliar Dipersoalkan,Proyek Lapang Sekarwangi Dinilai Abaikan Krisis Warga dan Potensi Risiko Tata Ruang
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 13:47 WIB

Dapur MBG Cisaat Tanpa Ahli Gizi: Dugaan Kelalaian Sistemik, Pernyataan Mitra Picu Polemik Baru

Jumat, 17 April 2026 - 08:41 WIB

Curi Start Tanpa Izin, Proyek Tower 50 Meter di Bojonggenteng Sukabumi Diduga Langgar Aturan dan Abaikan Keselamatan Warga

Kamis, 16 April 2026 - 15:11 WIB

Potret Kemiskinan yang Terlupakan: Jeritan Sunyi dari Rumah Rapuh di Pelosok Sukabumi

Rabu, 15 April 2026 - 04:00 WIB

Truk Mogok Semalaman, Jalur Vital di Sukabumi Lumpuh Total Saat Jam Sibuk Pagi

Rabu, 15 April 2026 - 01:31 WIB

Proyek Menara BTS di Parungkuda Disetop Sementara, Perizinan PBG Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Berita Daerah

Kodim 1802/Sorong Percepat Progres Jembatan Perintis Garuda Tahap IV

Minggu, 19 Apr 2026 - 02:13 WIB