SUARARAKYAT.info || Lebak Banten — Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur menghebohkan masyarakat setelah sebuah video terkait peristiwa tersebut viral di media sosial. Korban diketahui merupakan seorang anak laki-laki yang diduga menjadi korban sodomi oleh pelaku yang hingga kini masih dalam pengejaran aparat.
Menindaklanjuti informasi yang beredar, tim investigasi IKNA bersama aparat penegak hukum (APH) dan instansi terkait langsung turun ke lokasi untuk melakukan penelusuran dan pendampingan terhadap korban.
Dari hasil konfirmasi di lapangan, korban membenarkan bahwa dirinya telah mengalami tindakan kekerasan seksual tersebut lebih dari satu kali.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolsek Wanasalam , beserta anggotanya, bergerak cepat dengan mengevakuasi korban ke rumah sakit umum daerah (RSUD MALINGPING) guna mendapatkan penanganan medis sekaligus dilakukan visum et repertum sebagai bagian dari proses hukum.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi korban serta mengumpulkan bukti-bukti yang diperlukan dalam penyelidikan.
Sementara itu, terduga pelaku yang diketahui masih berada di lingkungan sekitar kecamatan Wanasalam , saat awal informasi yang diterima, belum di temukan , ketika petugas mendatangi kediamannya. Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan pencarian intensif guna segera menangkap pelaku dan mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.
Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus ini serta memberikan perlindungan maksimal kepada korban. Masyarakat juga diimbau untuk tetap tenang, tidak menyebarkan konten yang dapat memperburuk kondisi korban, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila mengetahui keberadaan pelaku.
Kasus ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak akan perlunya pengawasan terhadap anak serta peran aktif masyarakat dalam mencegah dan melaporkan segala bentuk kekerasan seksual terhadap anak. Aparat memastikan bahwa proses hukum akan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, demi memberikan keadilan bagi korban.
Penulis : San P
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Suararakyat.info














