SUARARAKYAT.info || SUKABUMI – Suasana hangat dan penuh antusiasme menyambut kedatangan Anggota Komisi II DPR RI, Heri Gunawan, di SDN 1 Mangkalaya, Desa Cibolang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Senin (4/5/2026).
Ratusan siswa tampak riuh, berebut untuk sekadar menyalami legislator yang akrab disapa Hergun tersebut.
Kunjungan ini merupakan bagian dari monitoring pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), dengan fokus pada kualitas, kelayakan, serta ketepatan distribusi makanan bagi siswa sebagai penerima manfaat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Program MBG di sekolah tersebut disuplai oleh Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mangkalaya yang berada di bawah naungan Yayasan Tidar Biru Sejahtera, sebagai mitra pelaksana di lapangan.
Di tengah kerumunan, keceriaan terpancar dari Revalina Aiko (11), siswi kelas 5A. Ia menilai program MBG tidak hanya membantu pemenuhan kebutuhan makan, tetapi juga menghadirkan pengalaman menyenangkan selama di sekolah.
“Seru saja,” ujarnya singkat. Ia juga mengaku program tersebut membantu menghemat uang saku. “Bisa lebih hemat jajan,” tambahnya sambil tersenyum.
Revalina turut menyampaikan rasa senangnya atas kunjungan Heri Gunawan. Baginya, kehadiran wakil rakyat tersebut menjadi bentuk perhatian nyata terhadap kebutuhan gizi siswa.
Dalam kesempatan itu, Heri Gunawan menegaskan pentingnya pengawasan menyeluruh terhadap implementasi program MBG, mulai dari pengadaan bahan baku, proses pengolahan di dapur SPPG, hingga distribusi kepada siswa.
“Kami ingin memastikan seluruh tahapan berjalan dengan baik, mulai dari memasak, pengadaan bahan, hingga distribusi kepada penerima manfaat,” ujarnya.
Sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Kota dan Kabupaten Sukabumi, ia menilai pengelolaan program bagi lebih dari 600 siswa di satu sekolah memiliki tantangan tersendiri, terutama dalam menjaga kualitas makanan.
Meski demikian, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, pelaksanaan program oleh Dapur SPPG Mangkalaya dinilai berjalan cukup baik.
“Secara umum gizinya terpenuhi, pelayanan cukup baik, dan distribusi dilakukan tepat waktu,” ungkapnya.
Namun, ia tetap memberikan sejumlah catatan evaluatif sebagai bahan perbaikan. Salah satunya terkait uji coba pola distribusi prasmanan yang dinilai memicu antrean panjang, terutama pada pagi hari.
Untuk itu, ia mendorong adanya skema distribusi yang lebih efektif dan nyaman bagi siswa. Selain itu, muncul pula usulan agar guru dan tenaga pendidik turut mendapatkan menu tambahan.
Mempertimbangkan luasnya wilayah Kabupaten Sukabumi, Hergun juga mendorong Badan Gizi Nasional (BGN) untuk terus mengoptimalkan penentuan titik dapur agar jangkauan layanan tetap merata.
“Kewenangan penetapan lokasi dapur berada di BGN, namun kami akan terus melakukan pengawasan di lapangan,” tegasnya.
Ia berharap program MBG dapat berjalan optimal dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah.
“Program ini diharapkan mampu menjadi fondasi dalam mencetak generasi yang sehat dan berkualitas,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Tidar Biru Sejahtera, Muhammad Sayyid Agil, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut sebagai bentuk perhatian legislatif terhadap program strategis nasional.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Bapak Heri Gunawan yang turun langsung menyapa para penerima manfaat sekaligus meninjau dapur SPPG yang kami kelola,” ujarnya.
Ia menambahkan, kunjungan tersebut juga memberikan arahan strategis terkait pentingnya koordinasi antara pengelola dapur, penanggung jawab lapangan, serta penerima manfaat.
“Beliau menekankan pentingnya menjaga kualitas makanan, ketepatan waktu distribusi, serta aspek teknis lainnya agar pelayanan tetap optimal,” jelasnya.
Pihaknya pun berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, termasuk menghadirkan inovasi menu agar siswa tidak merasa bosan.
“Kami berharap ke depan kualitas MBG semakin baik, dengan menu yang lebih variatif dan menarik bagi anak-anak,” tuturnya.
Program MBG diharapkan dapat t
Penulis : Prim RK
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Suararakyat.info














