SUARARAKYAT.info || JAKARTA – Suasana hangat penuh kebersamaan menyelimuti kegiatan halal bihalal yang digelar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) Jakarta Barat. Acara ini menjadi momentum penting bagi para insan seni untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat soliditas organisasi pasca perayaan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah/2026 Masehi.
Kegiatan yang berlangsung di Assyiik Resto, kawasan Setu, Jakarta Timur, pada Jumat (24/04/2026) tersebut dihadiri oleh para pengurus dan anggota dari berbagai wilayah. Meski digelar secara sederhana, acara berlangsung meriah namun tetap khidmat, mencerminkan semangat kekeluargaan yang kuat di antara para anggota PAPPRI.
Halal bihalal ini merupakan lanjutan dari rangkaian kegiatan sebelumnya, yakni buka puasa bersama yang telah dilaksanakan selama bulan Ramadan. Tradisi saling memaafkan yang menjadi esensi dari halal bihalal dimanfaatkan sebagai ruang memperkuat ikatan emosional dan solidaritas antaranggota, sekaligus membangun kembali energi kolektif organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah tokoh penting di lingkungan PAPPRI, di antaranya Ketua PAPPRI Jakarta Utara Letkol Azhari, Ketua Dewan Pembina Jenderal (Purn) Tamim Mustafa, serta Dewan Penasihat PAPPRI Jakarta Barat Dra. Hj. Heriah Hasanah. Kehadiran para tokoh ini semakin menambah semarak sekaligus memperkuat legitimasi kegiatan sebagai forum konsolidasi organisasi lintas wilayah.
Ketua PAPPRI Jakarta Barat, Emy Damayanti, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas tingginya antusiasme anggota yang hadir. Ia menegaskan bahwa esensi kebersamaan tidak ditentukan oleh kemewahan tempat, melainkan oleh keikhlasan dan semangat kekompakan.
“Terima kasih kepada Bapak/Ibu yang telah meluangkan waktu untuk hadir. Semoga kebersamaan ini membawa keberkahan bagi kita semua. Walaupun acara ini tidak digelar di hotel berbintang, namun semangat kebersamaan yang ditunjukkan sangat luar biasa,” ujar Emy.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa halal bihalal bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga menjadi sarana strategis untuk memperkuat loyalitas anggota terhadap organisasi. Menurutnya, kekompakan merupakan fondasi utama dalam mendorong kemajuan PAPPRI, khususnya di wilayah Jakarta Barat.
Sementara itu, salah satu anggota, Natasha, mengungkapkan bahwa tingkat kehadiran anggota dalam kegiatan ini mencapai hampir 90 persen. Ia menyebut partisipasi tersebut mencerminkan tingginya komitmen anggota terhadap organisasi.
“Yang tidak hadir hanya sekitar 10 persen dari total anggota. Ini menunjukkan bahwa semangat kebersamaan masih sangat kuat. Selain itu, tiga DPC, yaitu Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu, siap berkolaborasi untuk membesarkan PAPPRI ke depan,” jelasnya.
Kolaborasi antar-DPC ini diharapkan mampu melahirkan berbagai program kreatif yang tidak hanya memperkuat organisasi secara internal, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan industri musik nasional.
Di akhir acara, Emy Damayanti kembali menyampaikan harapannya agar kepemimpinan PAPPRI Jakarta Barat ke depan dapat terus berkembang, adaptif terhadap perubahan zaman, serta mampu menjadi wadah yang produktif bagi para seniman musik.
“Kami ingin PAPPRI menjadi rumah besar yang mampu mengayomi, menginspirasi, dan memberikan ruang berkarya bagi seluruh anggota,” tuturnya.
Kegiatan halal bihalal tersebut kemudian ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah, menandai berakhirnya rangkaian acara dalam suasana penuh keakraban. Momen ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga simbol kuatnya persatuan dan semangat gotong royong insan musik dalam membangun organisasi yang lebih solid dan berdaya saing.
Penulis : Han
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Suararakyat.info














