Heritage Medical Bekasi, Miliki Dokter Spesialis Untuk Tangani Penyakit Kulit Jerawat, Kutil Dan Campak

- Penulis

Minggu, 26 April 2026 - 13:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info || Jakarta- Masalah jerawat masih menjadi keluhan utama yang ditangani di layanan kesehatan kulit, khususnya pada perempuan usia 20 hingga 30 tahun. Hal tersebut disampaikan oleh dr. Shelly Lavenia Sambodo Sp. DVE, saat ditemui di kawasan Jalan Ir. H. Juanda, Bekasi, pada Jumat (24/4/2026).

Menurutnya, jerawat bukan sekadar masalah estetika, melainkan kondisi medis yang memerlukan penanganan komprehensif.

“Kami melihat banyak perbaikan signifikan pada pasien. Berdasarkan data before-after yang kami miliki, hasil pengobatan cukup efektif,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan bahwa jerawat dipicu oleh empat faktor utama, yakni bakteri Cutibacterium acnes, produksi minyak berlebih (sebum), penumpukan sel kulit mati atau hiperkeratinisasi, serta proses inflamasi atau peradangan. Kombinasi faktor tersebut menyebabkan penyumbatan pori dan memicu timbulnya jerawat.

“Penanganan jerawat tidak cukup hanya membunuh bakteri, tetapi juga harus mengurangi peradangan dan mencegah penyumbatan pori,” ujar dr. Shelly Lavenia Sambodo Sp. DVE, seperti release yang diterima Redaksi suara rakyat. info, di Jakarta, pada Minggu (26/04/2026).

Selain faktor biologis, gaya hidup turut berperan besar dalam memperparah kondisi kulit. Konsumsi makanan dengan indeks glikemik tinggi seperti minuman manis, cokelat, hingga minuman boba dapat meningkatkan produksi minyak di kulit.

Begitu pula dengan makanan berminyak serta penggunaan kosmetik yang tidak sesuai, yang berpotensi menyumbat pori-pori.

Faktor hormonal juga menjadi pemicu dominan, terutama pada perempuan. Perubahan hormon sejak masa menstruasi hingga dewasa membuat kelompok ini lebih rentan mengalami jerawat.

Lebih lanjut, ia menguraikan bahwa jerawat terbagi menjadi tiga tingkat keparahan, yakni ringan, sedang, dan berat. Pada kasus ringan, umumnya hanya muncul komedo dan benjolan kecil. Sementara pada tingkat sedang hingga berat, peradangan semakin intens hingga muncul kista yang berisiko meninggalkan bekas luka.

READ  Sinergi Pemerintah dan Petani di Cianjur: Penanaman Padi Gogo di Naringgul Jadi Langkah Konkret Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional dan Indonesia Maju

Untuk kasus sedang hingga berat, penanganan tidak cukup dilakukan dengan perawatan wajah biasa, melainkan memerlukan terapi medis seperti obat oral hingga tindakan khusus.

Tak hanya jerawat, layanan kesehatan kulit juga menangani kasus kutil, termasuk kutil kelamin yang disebabkan oleh Human Papillomavirus. Penanganan umumnya dilakukan melalui metode laser, meski virus dapat bersifat dorman dan memungkinkan kutil tumbuh kembali.

“Karena itu, selain tindakan laser, perlu terapi lanjutan dan bahkan vaksinasi,” tambahnya.

Di sisi lain, penyakit menular seperti campak masih ditemukan di masyarakat. Penyakit yang menyebar melalui udara ini dapat dicegah melalui vaksinasi seperti Measles Rubella vaccine dan Measles Mumps Rubella vaccine.

“Risiko tetap ada meski sudah divaksin, namun gejalanya jauh lebih ringan dibandingkan yang belum divaksin,” urainya.

Sebagai langkah pencegahan, masyarakat, khususnya remaja, dianjurkan untuk menerapkan pola hidup sehat, seperti menjaga pola makan seimbang, mengurangi konsumsi gula dan lemak, rutin berolahraga, cukup istirahat, serta menghindari kebiasaan begadang.

Dengan pendekatan medis yang tepat dan perubahan gaya hidup, masalah kulit seperti jerawat dinilai dapat dikendalikan bahkan dicegah. Layanan kesehatan kulit pun diharapkan terus meningkatkan edukasi dan pendampingan bagi pasien guna mencapai hasil pengobatan yang optimal.

Penulis : Han

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Suararakyat.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak 1 Muharram 1448 H.Di Gegerbitung, Lomba Hadroh dan Qasidah Perkuat Syiar Islam dan Kebersamaan
KNPI Kota Sukabumi Santuni Anak Yatim, Maknai 1 Muharam sebagai Momentum Kepedulian Sosial
Garda Terdepan Anti Narkoba! Pemuda (KOPAN) Kraton Gandeng Polsek Kraton Kawal Desa-Desa Bebas Narkotika
LISTRIK MENYALA, KEADILAN PADAM Ironi di Balik Gemerlap Geothermal Salak
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, S.IP.dan Jajaran Mengucapkan Selamat. Hari Kesaktian Pancasila 2026
Semangat Gotong Royong dan Kebersamaan Warnai Pelaksanaan Kurban di Komplek Balitri Parungkuda
Kurban Perdana SPPG Indonesia Maju Pasir Halang 02, Tebar Kepedulian dan Edukasi Makna Berbagi
Semangat Iduladha, Lanal Bandung Perkuat Nilai Kepedulian dan Ketakwaan Melalui Ibadah Kurban
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:27 WIB

Semarak 1 Muharram 1448 H.Di Gegerbitung, Lomba Hadroh dan Qasidah Perkuat Syiar Islam dan Kebersamaan

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:20 WIB

KNPI Kota Sukabumi Santuni Anak Yatim, Maknai 1 Muharam sebagai Momentum Kepedulian Sosial

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:26 WIB

Garda Terdepan Anti Narkoba! Pemuda (KOPAN) Kraton Gandeng Polsek Kraton Kawal Desa-Desa Bebas Narkotika

Sabtu, 6 Juni 2026 - 07:47 WIB

LISTRIK MENYALA, KEADILAN PADAM Ironi di Balik Gemerlap Geothermal Salak

Senin, 1 Juni 2026 - 12:48 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, S.IP.dan Jajaran Mengucapkan Selamat. Hari Kesaktian Pancasila 2026

Berita Terbaru