Jalan Lingkar Selatan Sukabumi Jadi Titik Rawan, Komplotan “Mata Elang” Diduga Incar Target Lemah dengan Pola Terencana

- Penulis

Rabu, 1 April 2026 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info || SUKABUMI — Aksi meresahkan yang diduga dilakukan oleh komplotan “mata elang” di kawasan Jalan Lingkar Selatan, tepatnya di wilayah KP Selabintana (Selaerih), Kelurahan Cibeureum Hilir, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, semakin mengkhawatirkan. Tidak hanya brutal dalam menjalankan aksinya, para pelaku juga diduga memiliki pola terorganisir dengan menyasar korban-korban yang dianggap lemah.

Informasi terbaru yang dihimpun dari warga sekitar menyebutkan bahwa sasaran utama komplotan tersebut adalah perempuan dan anak-anak remaja, khususnya pelajar yang dinilai tidak memiliki kekuatan untuk melawan. Hal ini diperkuat dengan kejadian terakhir yang menimpa seorang pelajar SMA, yang motornya dirampas secara paksa di lokasi tersebut.

Warga mengungkapkan, insiden tersebut bukanlah yang pertama. Dalam kurun waktu yang tidak terlalu lama, setidaknya sudah terjadi tiga kali kejadian serupa di titik yang sama. Fakta ini menimbulkan kekhawatiran serius di tengah masyarakat, karena menunjukkan adanya pola kejahatan yang terus berulang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini bukan sekali dua kali, sudah tiga kali kejadian di sini. Yang jadi korban rata-rata anak muda dan perempuan. Mereka seperti sudah mengincar dari awal,” ungkap seorang warga yang menyaksikan langsung kejadian.Rabu (1/4/2026)

Lebih lanjut, warga menduga para pelaku tidak langsung beraksi di lokasi, melainkan terlebih dahulu membuntuti calon korban dari wilayah bawah (jalur sebelumnya). Setelah merasa situasi aman dan target sudah berada di titik sepi, pelaku kemudian melakukan aksi dengan cara memepet kendaraan korban hingga berhenti secara paksa.

READ  Dua Ruko Ludes Terbakar di Tembilahan Hulu, Diduga Korsleting Jadi Pemicu

“Biasanya diikuti dulu dari bawah, terus pas sampai di sini baru dipepet dan diberhentikan. Cara mereka seperti sudah terencana,” tambah warga lainnya.

Dalam praktiknya, para pelaku kerap tidak menunjukkan identitas resmi maupun dokumen sah saat melakukan penarikan kendaraan. Bahkan, tindakan mereka lebih menyerupai aksi perampasan di jalanan ketimbang prosedur penagihan yang sesuai hukum.

Kondisi ini menimbulkan keresahan luas di masyarakat, terutama bagi para orang tua yang khawatir akan keselamatan anak-anak mereka saat berkendara. Jalan Lingkar Selatan yang seharusnya menjadi jalur alternatif kini justru dicap sebagai titik rawan aksi “mata elang” liar.

Warga pun mendesak aparat penegak hukum, khususnya pihak kepolisian, untuk segera turun tangan melakukan patroli rutin serta penindakan tegas terhadap oknum-oknum yang bertindak di luar hukum.

“Kalau dibiarkan, ini bisa jadi lebih parah. Kami minta polisi segera bertindak sebelum ada korban yang lebih serius,” tegas warga.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait rangkaian kejadian tersebut. Namun masyarakat berharap adanya langkah konkret guna memastikan keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Sukabumi, khususnya di jalur Lingkar Selatan yang kini menjadi sorotan.

Penulis : HS/Tim

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Suararakyat.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kaki Mahasiswi di Bangka Barat Nyaris Putus Dibacok, Polres Ungkap Motif Pelaku penganiayaan Karena Tersinggung
Kebakaran Hanguskan Kampung Adat Ciptamulya, Pemkab Sukabumi Siapkan Tanggap Darurat
Satu HP Jadi Saksi Bisu, Jurnalis Peliput Galian PJT II Cikampek Diteror Orang Tak Dikenal
Lima Karyawan PTPN IV Regional 1 Kebun Cibungur Pertanyakan Perbedaan Bonus Tahunan, Manajemen Tunggu Penjelasan Kantor Pusat
Panglima Koarmada III Gelar Penghijauan Markas Guna Wujudkan Lingkungan ASRI
LSM Annahl Kawal Dugaan Pemalsuan Data Dewas RSUD. R.Syamsudin, Minta Proses Hukum Tak Tebang Pilih
Ketua KNPI Kota Sukabumi Sentil DPRD: ” Jangan Jadi Pengkhianat Rakyat
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Pakenjeng kembali menjadi sorotan publik
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:15 WIB

Kaki Mahasiswi di Bangka Barat Nyaris Putus Dibacok, Polres Ungkap Motif Pelaku penganiayaan Karena Tersinggung

Minggu, 26 Juli 2026 - 10:35 WIB

Kebakaran Hanguskan Kampung Adat Ciptamulya, Pemkab Sukabumi Siapkan Tanggap Darurat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:38 WIB

Satu HP Jadi Saksi Bisu, Jurnalis Peliput Galian PJT II Cikampek Diteror Orang Tak Dikenal

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:06 WIB

Lima Karyawan PTPN IV Regional 1 Kebun Cibungur Pertanyakan Perbedaan Bonus Tahunan, Manajemen Tunggu Penjelasan Kantor Pusat

Rabu, 8 Juli 2026 - 02:05 WIB

Panglima Koarmada III Gelar Penghijauan Markas Guna Wujudkan Lingkungan ASRI

Berita Terbaru