KKP dan BRIN Teken Kerja Sama Pengujian Udang Bebas Cesium 137

- Penulis

Sabtu, 29 November 2025 - 09:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info|| JAKARTA-Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) selaku Certifying Entity (CE) udang bebas Cesium-137 (Cs-137) telah meneken Perjanjian Kerja Sama atau PKS untuk pelaksanaan tata laksana pengujian Cs-137 pada produk udang sebagai syarat penerbitan HC mutu ekspor ke Amerika.

“Untuk mendukung operasionalisasi skema sertifikasi udang bebas Cs-137 sebagai syarat ekspor ke AS, maka pengujian sampel untuk uji Cs-137 kami percayakan kepada laboratorium BRIN yang berkompeten dan telah mendapatkan approval FDA”, terang Ishartini, Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu KKP) dalam siaran resmi di Jakart(28/11/2025)

Penandatangan dokumen kerja sama berlangsung pada Senin 24 November di Serpong. Kerja sama ini semakin memperkuat kualitas layanan sertifikasi produk udang bebas Cesium 137 yang akan dikirim ke AS, setelah sebelumnya KKP menggandeng Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten).

Skema Sertifikasi bebas Cs-137 pada udang ekspor ke AS meliputi proses scanning dan testing yang melibatkan instansi yang berkompeten dalam bidang ketenaganukliran, yakni BRIN dan BAPETEN. Hasil testing oleh kedua lembaga tersebut merupakan prerequisite bagi penerbitan HC mutu oleh KKP. Sementara itu, KKP telah menugaskan personel Inspektur Mutu terlatih untuk melaksanakan official control sesuai ketentuan dalam Import Alert #99-52.

“Ruang lingkup kerjasama KKP dan BRIN ini meliputi penyediaan materi uji, pemindaian, dan pengujian kandungan konsentrasi radioaktif pada hasil kelautan dan perikanan; pertukaran dan pemanfaatan data dan/atau informasi; pelatihan metode/teknologi pemindaian dan pengujian radioaktif; penyiapan dan pemanfaatan bersama laboratorium dalam kegiatan pemindaian dan pengujian kontaminasi zat radioaktif pada hasil kelautan dan perikanan; danpendayagunaan pakar/tenaga ahli terkait dalam proses penyusunan rekomendasi regulasi dan pedoman teknis,” jelas Ishartini.

Pembentukan kerjasama antara KKP dan BRIN dalam mendukung sertifikasi bebas Cs-137 oleh otoritas kompeten mutu udang (KKP) ini merupakan bentuk sinergi lintas sektor mendukung pengembangan industri perikanan melalui fasilitasi ekspor udang. Indonesia saat ini masih menguasai pasar udang AS dan salah satu dari 3 negara pengekspor udang terbesar ke negara Paman Sam.

Sebelumnya dalam berbagai kesempatan, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan bahwa KKP selaku otoritas kompeten mutu perikanan menjamin produksi ikan dilaksanakan dengan menerapkan standar sanitasi, higiene dan keamanan pangan melalui 9 skema sertifikasi (public certification) dan penerbitan HC mutu untuk pemenuhan persyaratan di negara tujuan ekspor.

READ  Kemenko Polkam: Literasi Keamanan Siber adalah Kebutuhan Mendesak bagi Masyarakat

Penulis : Humas KKP

Editor : SR

Sumber Berita: Suararakyat. info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MANTAP ” 95 Sekolah di Kepulauan Meranti Lolos Program Revitalisasi 2026, 21 Sekolah Masuki Tahap Pelaksanaan
Audiensi Bupati Asmar Berbuah Komitmen BNPP RI Kawal Pembangunan Kawasan Perbatasan Meranti
Optimalkan PAD demi Percepatan Pembangunan, Bapenda Kabupaten Sukabumi Perkuat Pendataan PKB dan BBNKB Melalui Aplikasi Srikandi Jawara
Bupati Herman Tinjau Lokasi Abrasi di Tanah Merah, Salurkan Bantuan dan Siapkan Langkah Penanganan Jangka Panjang
Kabid Sarana dan Prasarana Disdikbud Meranti Bantah Tuduhan Pungli dan Pemerasan, Pertimbangkan Jalur Hukum
Wabup Yuliantini Hadiri HUT ke-75 IBI, Ajak Bidan Perkuat Sinergi Wujudkan Pelayanan Kesehatan Berkualitas di Inhil
TMMD Ke-129 hari ke 2 (dua) TA 2026 pembuatan Jalan Cor di Kampung Sesor, Tingkatkan Akses dan Kesejahteraan Masyarakat
Bupati Herman Tegaskan Reforma Agraria Jadi Kunci Pemerataan Tanah dan Penguatan Ekonomi Masyarakat Indragiri Hilir
Berita ini 5 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 14:54 WIB

MANTAP ” 95 Sekolah di Kepulauan Meranti Lolos Program Revitalisasi 2026, 21 Sekolah Masuki Tahap Pelaksanaan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:04 WIB

Audiensi Bupati Asmar Berbuah Komitmen BNPP RI Kawal Pembangunan Kawasan Perbatasan Meranti

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:30 WIB

Optimalkan PAD demi Percepatan Pembangunan, Bapenda Kabupaten Sukabumi Perkuat Pendataan PKB dan BBNKB Melalui Aplikasi Srikandi Jawara

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:59 WIB

Bupati Herman Tinjau Lokasi Abrasi di Tanah Merah, Salurkan Bantuan dan Siapkan Langkah Penanganan Jangka Panjang

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:35 WIB

Kabid Sarana dan Prasarana Disdikbud Meranti Bantah Tuduhan Pungli dan Pemerasan, Pertimbangkan Jalur Hukum

Berita Terbaru