Akses Jalan Penghubung Desa Ciburayut dan Ciburuy Lumpuh Total, Warga Keluhkan Kurangnya Sosialisasi

- Penulis

Jumat, 10 Oktober 2025 - 00:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info|| Bogor– Akses jalan utama yang menghubungkan Desa Ciburayut dan Desa Ciburuy, tepatnya di wilayah proyek pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) Kampung Gajud RT 04, Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, lumpuh total akibat adanya penutupan jalan mendadak tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Penutupan jalan tersebut mengejutkan warga dan para pengguna jalan, karena jalan itu merupakan akses vital untuk aktivitas sehari-hari, seperti antar jemput anak sekolah, ke pasar, maupun kegiatan ekonomi lainnya.

“Banyak pengendara yang tidak tahu kalau jalan ditutup. Kami baru tahu setelah sampai di lokasi dan harus putar balik,” ujar Dewi, salah seorang warga Desa Pasir Jaya.jumat (10/10/2025)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat penutupan ini, kendaraan roda dua terpaksa dialihkan melalui jalur kampung yang sempit, sedangkan kendaraan roda empat sama sekali tidak bisa melintas. Hal ini menyebabkan kemacetan dan mengganggu mobilitas warga.

Ketika dikonfirmasi, mandor proyek menyatakan bahwa pemberitahuan penutupan jalan sebenarnya sudah disampaikan ke pihak Kapolsek, Danramil, Camat, dan pihak desa. Namun, surat resmi pemberitahuan tersebut hingga kini belum diserahkan ke kantor desa karena masih dalam bentuk file PDF.

READ  Berbagai Upaya dilakukan Pemdes Margaluyu Bantu Warga Penderita Penyakit Langka. Ini Harapan Kades Utep.

“Nanti akan kami lampirkan surat pemberitahuannya ke desa,” ujarnya.

Warga menyayangkan kurangnya koordinasi dan sosialisasi dari pihak proyek. “Kenapa tidak diberitahu dari awal? Harusnya ada pemberitahuan dulu, bukan jalan sudah ditutup baru bicara surat,” tambah Dewi dengan nada kecewa.

Keluhan juga datang dari pelaku usaha kecil di sekitar lokasi. Roban, seorang pedagang warung, mengaku kehilangan pembeli akibat akses jalan yang ditutup. “Kalau jalan ditutup, siapa yang mau mampir ke warung saya?” ucapnya.

Sementara itu, Wira, Ketua RT setempat, menyesalkan sikap pihak proyek yang terkesan mengabaikan lingkungan sekitar. Ia menyebut sejak awal pengerjaan proyek, belum ada data resmi mengenai para pekerja yang disampaikan ke RT.

“Seolah-olah tidak peduli dengan lingkungan. Kita khawatir kalau terjadi kecelakaan kerja atau hal-hal yang tidak diinginkan lainnya,” kata Wira.

Proyek TPT yang menelan anggaran sebesar Rp2,9 miliar ini kini menuai sorotan warga karena dinilai tidak memiliki etika komunikasi serta transparansi terhadap masyarakat sekitar.

Warga berharap pihak proyek segera melakukan koordinasi yang lebih baik serta menyampaikan informasi secara terbuka untuk menghindari kejadian serupa di kemudian hari.

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Forkopimcam Sukalarang Dan Para Kades Pastikan Program Desa Berjalan Sesuai Mekanisme
Pemdes Langensari Gelar Sosialisasi Dana Desa 2026, Wujudkan Pembangunan Transparan dan Berkeadilan
Semangat Demokrasi Desa Kembali Tumbuh, Warga Dusun II Kedungwaringin Sukses Gelar Pemilihan Anggota BPD Periode Baru
Pengaspalan Jalan Sand Sheet di Kampung Pasir Tengek Jadi Prioritas, Pemdes Langensari Genjot Infrastruktur Desa Tahun 2026
Forum RT dan RW sekota Sukabumi Pertanyakan Dana Abadi, Ayep Zaki Tegaskan Tak Bisa Tekan Kebijakan
Forum RT/RW Kota Sukabumi Pertanyakan Etika Pemerintah, Arif Angkat Dugaan Manuver
BUMDesa Cisaat Mandiri Berdayakan Potensi Beras Lokal Untuk Memenuhi Kebutuhan Pangan Warga Sekitar
Gegerbitung Menunggu Aksi: Jalan Rusak Disorot, DPRD Sentil Kinerja Pemkab Sukabumi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:13 WIB

Forkopimcam Sukalarang Dan Para Kades Pastikan Program Desa Berjalan Sesuai Mekanisme

Senin, 25 Mei 2026 - 04:06 WIB

Pemdes Langensari Gelar Sosialisasi Dana Desa 2026, Wujudkan Pembangunan Transparan dan Berkeadilan

Minggu, 24 Mei 2026 - 00:17 WIB

Semangat Demokrasi Desa Kembali Tumbuh, Warga Dusun II Kedungwaringin Sukses Gelar Pemilihan Anggota BPD Periode Baru

Sabtu, 23 Mei 2026 - 03:02 WIB

Pengaspalan Jalan Sand Sheet di Kampung Pasir Tengek Jadi Prioritas, Pemdes Langensari Genjot Infrastruktur Desa Tahun 2026

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:00 WIB

Forum RT dan RW sekota Sukabumi Pertanyakan Dana Abadi, Ayep Zaki Tegaskan Tak Bisa Tekan Kebijakan

Berita Terbaru

Uncategorized

Rupiah Melemah, Tren Tabungan Emas di BRImo Semakin Diminati

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:14 WIB