Yayasan Garuda Sakti Indonesia: Pilar Perjuangan Rakyat Kecil, Pendidikan, dan Sosial Kemanusiaan di Desa

- Penulis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 07:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info || Sukabumi – Keberadaan Yayasan Garuda Sakti Indonesia (YGSI) menjadi oase bagi masyarakat kecil yang kerap dihadapkan pada beragam permasalahan sosial, ekonomi, maupun pendidikan. Yayasan yang resmi berdiri sejak tahun 2024 ini dipimpin oleh Pupung Puryanto, sekaligus pendiri, yang memiliki tekad kuat untuk menjadikan YGSI sebagai wadah perjuangan rakyat desa dan penopang kesejahteraan masyarakat yang kurang mampu.

Pupung menegaskan, YGSI lahir dari keresahan melihat realitas sehari-hari masyarakat desa. Persoalan penahanan ijazah, sulitnya akses ekonomi, hingga terabaikannya aspirasi rakyat kecil menjadi dasar berdirinya yayasan ini. “Kami mendirikan YGSI bukan sekadar organisasi formalitas. Yayasan ini lahir dari jeritan masyarakat kecil yang kerap tak terdengar. Kami ingin menjadi penyambung lidah rakyat desa, yang seringkali tersisih dari kebijakan pembangunan,” ungkap Pupung.

Fokus pada Pendidikan dan Aspirasi Rakyat Desa

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam perjalanannya, YGSI telah berupaya menjadi garda terdepan dalam menyelesaikan persoalan pendidikan di desa. Salah satunya adalah dengan memfasilitasi dialog antara orang tua, sekolah, dan lembaga pendidikan untuk menghentikan praktik penahanan ijazah yang sering menjadi beban keluarga tidak mampu.

Selain itu, yayasan ini juga berfungsi sebagai ruang aspirasi rakyat desa, di mana keluhan masyarakat yang jarang didengar pemerintah, kini bisa disampaikan melalui jaringan relawan dan pengurus YGSI di berbagai daerah. Setiap aspirasi dikumpulkan, dianalisis, dan dicarikan jalan keluar yang berpihak pada kepentingan rakyat.

Kemandirian Ekonomi dan Gerakan Sosial

Di bidang ekonomi, YGSI mendorong lahirnya usaha-usaha kecil berbasis koperasi dan pemberdayaan masyarakat agar warga desa tidak hanya bergantung pada bantuan, tetapi mampu mandiri dan meningkatkan taraf hidupnya.

READ  PDAM TJM Gencarkan Inovasi dan Edukasi Air Bersih, Dorong Pola Hidup Sehat Masyarakat Sukabumi

YGSI juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Yayasan ini mendidik dan mengurus puluhan anak yatim, memberikan santunan pada momen tertentu seperti bulan Muharram, serta membantu warga tidak mampu dalam berbagai kebutuhan mendesak. Peran ini semakin menegaskan posisi YGSI sebagai yayasan yang tidak hanya bergerak dalam advokasi kebijakan, tetapi juga hadir nyata di tengah masyarakat.

Desa Sebagai Pondasi Bangsa

Pupung meyakini bahwa membangun desa berarti membangun pondasi bangsa. “Kami percaya bahwa desa adalah pondasi bangsa. Bila masyarakat desa sejahtera, maka bangsa ini akan kuat. Itulah mengapa YGSI akan selalu berada di garis depan, menyuarakan kepentingan masyarakat kecil tanpa pandang bulu,” ujarnya.

Alamat dan Kiprah NyatNya

Bertempat di Citepus Pelabuhan Ratu RT.04 RW.02 Citepus Baru, Desa Citepus, Kecamatan Pelabuhan Ratu, Sukabumi, YGSI menjadi pusat kegiatan sosial dan pendidikan yang terbuka bagi masyarakat. Melalui program santunan anak yatim, pendampingan ekonomi, hingga advokasi pendidikan, yayasan ini menjadikan dirinya sebagai benteng solidaritas bagi rakyat desa.

Harapan ke Depan

Dengan semangat solidaritas, keberanian, dan keadilan, YGSI bertekad terus memperluas jangkauan perjuangan sosialnya. Harapannya, kehadiran yayasan ini tidak hanya memberi dampak di tingkat lokal, tetapi juga menjadi inspirasi bagi gerakan masyarakat sipil lainnya untuk bersama-sama membangun Indonesia yang lebih adil dan bermartabat.

(Hs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Edukasi Jadi Garda Depan, Pemkot Sukabumi Perkuat Perlawanan terhadap Rokok Ilegal
Forum Silaturahmi Yayasan Muslim Al Barokah Perkuat Sinergi Pendidikan, Tandai Serah Terima Jabatan Kepala MI Tanjungsari
Inhil Buktikan Daya Saing Daerah di MTQ Riau 2026, Raih Juara II Stand Bazar UMKM dan Masuk Delapan Besar Klasemen Akhir
Secangkir Bajigur, Sejuta Makna Persaudaraan: Malam Keakraban HAISC Pererat Silaturahmi Tanpa Sekat
Semangat Hari Keluarga Nasional, WKPUB dan Parigi Camping Ground Salurkan Bantuan Gizi untuk Ratusan Balita dan Lansia di Parakansalak
Dikukuhkan Camat di Pendopo, KOPAN Kraton dan 50 Kordes Resmi Dilantik, DPRD dan Dispora Dorong Jadi Inspirasi Daerah Lain
Camat Parakansalak: Kekompakan Sekolah dan Orang Tua Jadi Kunci Lahirnya Generasi Berkarakter di SDN Sukakersa
Forkopimcam Kebonpedes bersama Lembaga Keagamaan Gelar Tabligh Akbar dan Santunan 300 Anak Yatim serta Guru Ngaji pada 10 Muharram 1448 H
Berita ini 2 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:06 WIB

Edukasi Jadi Garda Depan, Pemkot Sukabumi Perkuat Perlawanan terhadap Rokok Ilegal

Minggu, 5 Juli 2026 - 07:43 WIB

Forum Silaturahmi Yayasan Muslim Al Barokah Perkuat Sinergi Pendidikan, Tandai Serah Terima Jabatan Kepala MI Tanjungsari

Sabtu, 4 Juli 2026 - 15:29 WIB

Inhil Buktikan Daya Saing Daerah di MTQ Riau 2026, Raih Juara II Stand Bazar UMKM dan Masuk Delapan Besar Klasemen Akhir

Sabtu, 4 Juli 2026 - 15:05 WIB

Secangkir Bajigur, Sejuta Makna Persaudaraan: Malam Keakraban HAISC Pererat Silaturahmi Tanpa Sekat

Sabtu, 4 Juli 2026 - 05:35 WIB

Semangat Hari Keluarga Nasional, WKPUB dan Parigi Camping Ground Salurkan Bantuan Gizi untuk Ratusan Balita dan Lansia di Parakansalak

Berita Terbaru

Pemerintah

Rapat Paripurna ke-9 DPRD Kabupaten Sukabumi Tahun Sidang 2026

Kamis, 9 Jul 2026 - 14:58 WIB