SUARARAKYAT.info | SUKABUMI — Upaya peningkatan kualitas infrastruktur di jalur strategis menuju kawasan wisata terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Salah satunya melalui proyek rekonstruksi jalan berupa pembangunan drainase permanen di ruas Cisaat–Situgunung, Kecamatan Kadudampit, yang kini tengah dikerjakan secara bertahap.
Proyek ini dilaksanakan oleh CV Raya Berlians sebagai bagian dari program penanganan kerusakan jalan akibat sistem drainase yang kurang optimal. Dengan kondisi geografis yang kerap diguyur hujan dengan intensitas tinggi, keberadaan saluran air yang memadai menjadi faktor penting dalam menjaga ketahanan badan jalan, terutama di jalur yang menjadi akses utama wisatawan menuju kawasan Situgunung.
Pekerjaan pembangunan selokan tembok sepanjang 97 meter ini didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025, yang tercantum dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi, dengan nilai kontrak sebesar Rp 97.547.799,-.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelaksana proyek, Gandhi, menjelaskan bahwa pekerjaan ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, tetapi juga memperhatikan aspek sosial di lingkungan sekitar. Ia menyebutkan bahwa proses pengerjaan berjalan dengan lancar berkat dukungan aktif masyarakat setempat, termasuk para pemilik lahan yang terdampak langsung oleh pembangunan drainase tersebut.
“Alhamdulillah, masyarakat sangat kooperatif dan memahami bahwa pembangunan ini untuk kepentingan bersama. Drainase ini penting agar air hujan tidak lagi menggenang dan merusak jalan,” ujarnya.
Selain itu, pihak pelaksana juga menegaskan komitmennya terhadap keselamatan kerja. Seluruh tenaga kerja yang terlibat dalam proyek ini telah terdaftar dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan melalui BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk perlindungan terhadap risiko kerja sekaligus menjamin kesejahteraan para pekerja selama masa pelaksanaan proyek.
Berdasarkan informasi yang tertera pada papan proyek, kegiatan ini dimulai pada 21 April 2026 dengan masa pelaksanaan selama 45 hari kalender. Proyek ini berada di bawah kontrak kerja dengan nomor 000.3.2/03/SPK/RK.40/DPU/2026, dengan spesifikasi teknis berupa panjang saluran 97 meter dan lebar 0,50 meter.
Warga setempat menyambut baik pembangunan ini. Salah seorang warga, Apud, menyampaikan bahwa kondisi jalan di kawasan tersebut sebelumnya sering terdampak genangan air saat hujan turun, yang berpotensi mempercepat kerusakan jalan.
“Dengan adanya drainase ini, kami berharap jalan jadi lebih awet dan nyaman dilalui. Apalagi Kadudampit ini kan jalur menuju wisata Situgunung, jadi memang harus diperhatikan,” ungkapnya.
Sebagaimana diketahui, Kecamatan Kadudampit merupakan salah satu wilayah strategis yang menjadi pintu masuk menuju kawasan wisata unggulan Kabupaten Sukabumi, termasuk destinasi internasional Situgunung yang terus berkembang dan menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara.
Melalui pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan tepat sasaran, pemerintah daerah diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata yang berdampak langsung terhadap perekonomian masyarakat lokal.
Penulis : Edi
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Suararakyat.info













