Polisi Selidiki Kaitan Dugaan Brankas Rusak dengan Kematian Sekuriti BRI di Cikarang Pusat

- Penulis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 06:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info|| Bekasi – Misteri kematian seorang sekuriti Bank BRI berinisial HB (44) di sebuah ruko di Jalan Tarum Barat II, Desa Jayamukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, masih terus didalami polisi. Korban ditemukan tewas pada Jumat (26/9/2025) lalu dengan kondisi di lokasi terdapat satu unit brankas yang rusak.

Kapolres Metro Bekasi, Komisaris Besar Polisi Mustofa, mengatakan pihaknya tengah menyelidiki kemungkinan adanya keterkaitan antara kerusakan brankas dengan kematian korban. “Apakah antara brankas yang rusak dengan sekuriti yang meninggal dunia itu ada korelasinya? Apakah dua perbuatan yang berbeda atau satu perbuatan yang satu rangkaian,” ujar Mustofa, Selasa (30/9/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, tim penyidik sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara menyeluruh. Hasil olah TKP tersebut nantinya akan dicocokkan dengan hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian HB. “Nanti kita list kalau mendasari pada hasil autopsi biar jelas tentang penyebab kematian sekuriti tersebut,” tambah Mustofa.

READ  Sat Reskrim Simalungun Beri Peringatan: Tak Ada Toleransi untuk Penambangan Ilegal

Dalam penyelidikan awal, sedikitnya lima orang saksi telah dimintai keterangan, termasuk kepala cabang Bank BRI setempat. Polisi juga menyita telepon genggam milik korban guna mencari petunjuk tambahan.

Selain itu, aparat juga menelusuri sejumlah informasi yang beredar di media sosial. Salah satunya berupa video viral yang memperlihatkan dugaan upaya penggergajian brankas serta percakapan yang menyebut adanya ancaman terhadap korban. “Semua informasi tersebut akan disinkronkan dengan bukti fisik dan keterangan saksi,” kata Mustofa.

Hingga kini, polisi masih terus mengumpulkan bukti dan mendalami motif di balik peristiwa tersebut. Kasus ini menjadi perhatian publik lantaran menyinggung aspek keamanan perbankan serta dugaan tindak kriminal yang menimpa seorang sekuriti di tempatnya bekerja.

(Haris Pranatha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tegas Tanpa Ampun, Polsek Dolok Batu Nanggar Sikat Peredaran Narkoba di Simalungun
Dugaan Kekerasan Sistematis di Daycare Little Aresha, KPAI Desak Penutupan Permanen dan Proses Hukum Tegas
Polres Metro Jakpus Ringkus 3 Pelaku Jambret HP Milik WN Jerman
Polres Metro Bekasi Amankan Pengedar Sabu dan Ganja 3 Kg di Tambun Utara
Status Hukum Berbalik: Ayah Korban Nizam Syafei Jadi Tersangka di Tengah Praperadilan yang Memanas
Diduga Motor Warga Sukabakti Raib Saat Pagi, Keamanan Lingkungan Kembali Dipertanyakan
Begal di Gambir Sasar Petugas Damkar, Lima Pelaku Ditangkap, Empat Masih Buron
Polri Ungkap Kerugian Rp1,26 Triliun dari Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 15:25 WIB

Tegas Tanpa Ampun, Polsek Dolok Batu Nanggar Sikat Peredaran Narkoba di Simalungun

Selasa, 28 April 2026 - 14:53 WIB

Dugaan Kekerasan Sistematis di Daycare Little Aresha, KPAI Desak Penutupan Permanen dan Proses Hukum Tegas

Jumat, 24 April 2026 - 01:59 WIB

Polres Metro Jakpus Ringkus 3 Pelaku Jambret HP Milik WN Jerman

Kamis, 23 April 2026 - 18:35 WIB

Polres Metro Bekasi Amankan Pengedar Sabu dan Ganja 3 Kg di Tambun Utara

Sabtu, 18 April 2026 - 14:22 WIB

Status Hukum Berbalik: Ayah Korban Nizam Syafei Jadi Tersangka di Tengah Praperadilan yang Memanas

Berita Terbaru