DPRD Buru Gelar Rapat Lintas Komisi, Masalah Listrik Jadi Sorotan Utama

- Penulis

Rabu, 10 September 2025 - 09:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info||Buru-Bertempat di ruang rapat pimpinan DPRD Kabupaten Buru, Gedung Bupolo II lantai II, digelar rapat kerja lintas komisi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta sejumlah tamu undangan strategis, Senin (8/9/2025). Rapat tersebut berlangsung selama dua hari dengan melibatkan berbagai pihak yang memiliki peran penting dalam pelayanan publik di Kabupaten Buru.

Hadir dalam pertemuan tersebut Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Buru, Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Perhubungan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Dinas Infokom. Selain itu turut hadir perwakilan dari stakeholder utama, antara lain PT Pelni Cabang Namlea, Kepala Telkom Namlea, Kepala PT PLN (Persero) ULP Namlea, Kepala PLTD Namlea, Kepala PLTD Mako, Kepala PLTD Air Buaya, Kepala Depot Pertamina Namlea, Kepala Cabang PT Temas, Kepala Perum Bulog Kabupaten Buru, serta Agen Minyak Tanah Rayon Namlea.

Tujuan utama dari rapat lintas komisi ini adalah untuk menyalurkan aspirasi masyarakat terkait kinerja OPD maupun perusahaan penyedia layanan yang beroperasi di wilayah Buru. Forum ini menjadi ruang evaluasi sekaligus ajang untuk mengkritisi persoalan-persoalan nyata yang dirasakan warga di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu isu yang mengemuka dalam rapat ini adalah persoalan kelistrikan. Anggota DPRD Kabupaten Buru, Andriono Latbual, SH, menyoroti langsung kinerja PT PLN (Persero) ULP Namlea dan PLTD Waiapo. Menurutnya, masih terdapat pekerjaan rumah yang belum dituntaskan, khususnya terkait proyek alitrasi jalan di Sungai Waeteba, di mana sejumlah tiang jaringan listrik berdiri menjorok ke bahu jalan namun hingga kini belum dipindahkan. Kondisi ini dinilai berbahaya dan dapat mengganggu aktivitas masyarakat.

READ  Ketua DPRD Kota Sukabumi Wawan Juanda Mengaku Program Wakap Walikota Baik Tapi Harus Sesuai Regulasinya

Lebih jauh, Andriono juga menegaskan masih adanya wilayah yang sama sekali belum tersentuh penerangan listrik. Salah satunya adalah Dusun Bahor di Desa Waelo, Kecamatan Waelata, yang hingga saat ini belum menikmati fasilitas penerangan memadai dari PLN maupun PLTD Mako. Ia menyebut, kondisi tersebut sangat memprihatinkan, terutama bagi anak-anak usia sekolah yang sangat membutuhkan penerangan untuk belajar di malam hari.

“Sebagai wakil rakyat, saya hanya bisa memperjuangkan apa yang menjadi keluhan masyarakat. Saya terpilih karena suara rakyat, jadi saya tidak akan tinggal diam ketika berbicara soal kepentingan mereka. Untuk Dusun Bahor di Desa Waelo, saya menjadikan penerangan listrik sebagai prioritas utama, demi masa depan anak-anak yang sedang bersekolah,” ungkap Andriono Latbual saat ditemui awak media di sela-sela skorsing rapat di Ruang Fraksi PPP.

Rapat kerja ini sendiri berlangsung sejak pukul 14.00 WIT hingga 19.30 WIT dengan agenda yang padat dan pembahasan yang cukup alot. Meski demikian, para anggota DPRD tetap menekankan bahwa hasil rapat ini tidak boleh hanya berhenti pada wacana, melainkan harus ditindaklanjuti secara konkret oleh pihak-pihak terkait.

Menutup pernyataannya, Andriono berharap PT PLN (Persero) ULP Namlea bersama Kepala PLN Mako dapat segera turun langsung meninjau Dusun Bahor di sekitar Bendungan Waelo. “Kami harap PLN bisa bergerak cepat. Jangan sampai ada lagi warga yang terus hidup dalam kegelapan di tengah gencarnya pembangunan di Kabupaten Buru,” pungkasnya.

(Ken Bupolo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kesbangpol Papua Barat Daya Dorong Penguatan Kelembagaan Adat dan Percepatan Perdasus Pengendalian Penduduk
Bupati Inhil: Bujang Dara 2026 Harus Jadi Duta Pariwisata, Budaya, dan Inspirasi Generasi Muda
Ketua BKMT Inhil Hadiri Syukuran Jamaah Haji, Suasana Penuh Kebersamaan
Enam Desa di Pelangiran Jadi Percontohan Reforma Agraria, Bupati Herman Pastikan Lahan untuk Rakyat Kecil
Mahasiswa Sorong Desak Evaluasi Kebijakan Pemerintah, Tolak MBG, Soroti Harga BBM dan Pemborosan APBN
DPC ASWIN Meranti dan Prokopim Perkuat Sinergi Melalui Konsolidasi dan Silaturahmi Jurnalistik
Sekda Tantawi Jauhari Ajak ASN Hadiri Doa Akhir Tahun Hijriah, Tekankan Percepatan APBD 2027
Belasan Siswa MA Sabilal Muhtadin Ujian di Teras Tanpa Alas, Pengakuan Siswi dan Keterangan Guru Berbeda, Hak Anak Jadi Sorotan Publik
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 06:23 WIB

Kesbangpol Papua Barat Daya Dorong Penguatan Kelembagaan Adat dan Percepatan Perdasus Pengendalian Penduduk

Sabtu, 20 Juni 2026 - 02:12 WIB

Bupati Inhil: Bujang Dara 2026 Harus Jadi Duta Pariwisata, Budaya, dan Inspirasi Generasi Muda

Sabtu, 20 Juni 2026 - 02:07 WIB

Ketua BKMT Inhil Hadiri Syukuran Jamaah Haji, Suasana Penuh Kebersamaan

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:46 WIB

Enam Desa di Pelangiran Jadi Percontohan Reforma Agraria, Bupati Herman Pastikan Lahan untuk Rakyat Kecil

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:19 WIB

Mahasiswa Sorong Desak Evaluasi Kebijakan Pemerintah, Tolak MBG, Soroti Harga BBM dan Pemborosan APBN

Berita Terbaru