Silaturahmi di Kaki Gunung Sadakeling, Menguak Sejarah Tujuh Saung Keramat Cibatu Agung

- Penulis

Selasa, 12 Agustus 2025 - 08:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info|| Garut- Udara dingin khas pegunungan menyambut kehangatan pertemuan yang telah lama dinantikan. Irvan, bersama sejumlah rekan, mengungkapkan rasa syukurnya dapat kembali bersilaturahmi dengan saudara seperjuangan dan seideologi di kaki Gunung Sadakeling. Pertemuan ini terasa istimewa, karena setelah tiga tahun tak bertemu, akhirnya ia dapat berjumpa kembali dengan dua tokoh lokal yang dikenal dekat dengan sejarah dan budaya setempat, yakni Ki Maung (Asep) dan Deris Maharani.

Momen tersebut menjadi ajang saling bertukar informasi dan pengalaman, khususnya tentang salah satu destinasi wisata religi yang menyimpan banyak kisah, yakni Tujuh Saung Keramat Cibatu Agung. Lokasi ini berada di Desa Sukaluyu, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, Jawa Barat.senin (11/8/2025)

Menurut penuturan Ki Maung, penjaga sekaligus perawat situs tersebut, Tujuh Saung Keramat Cibatu Agung bukanlah sekadar deretan saung biasa. Masing-masing saung memiliki nama dan sejarah yang dipercaya masyarakat setempat memiliki nilai spiritual tinggi. Ketujuh saung itu adalah: Saung Ibu Nyimas Siti Ningrum, Saung Eyang Dalem Prabu Mas, Saung Eyang Jangkung Jaya Diningrat, Saung Eyang Surya Kencana, Saung Eyang Jaya Laksana, Saung Kasepuhan, dan Saung Tajug Inalillahi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski belum ada papan nama resmi yang terpasang di setiap saung, penamaan tersebut telah hidup dalam ingatan warga dan menjadi bagian dari tradisi lisan yang diwariskan turun-temurun.

Tidak hanya itu, Gunung Sadakeling sendiri diyakini menyimpan aura mistis yang kental. Asal-usul namanya konon berasal dari kisah Ki Sadakeling, seorang jawara terkenal yang dipercaya merupakan salah satu julukan bagi Eyang Prabu Siliwangi, tokoh legendaris dalam sejarah Tatar Sunda. Kepercayaan ini membuat gunung tersebut menjadi salah satu pusat cerita rakyat yang memikat bagi pencinta sejarah dan budaya lokal.

READ  Gerindra Sukabumi Santuni Ratusan Anak Yatim, Perkuat Solidaritas Kader di Bulan Ramadan

Perbincangan yang hangat antara Irvan, Ki Maung, dan Deris Maharani berlangsung hingga larut malam. Tanpa terasa, jarum jam telah menunjuk pukul 01.30 WIB dini hari. Pertemuan itu pun diakhiri dengan doa bersama, memohon perlindungan dari Tuhan Yang Maha Kuasa, kesehatan lahir dan batin, serta kelimpahan rahmat dan berkah.

Ki Maung dan Deris Maharani berharap agar pemerintah daerah maupun pusat dapat memberikan perhatian serius terhadap potensi wisata religi ini. Menurut mereka, pengelolaan yang baik tidak hanya akan menjaga kelestarian sejarah dan budaya, tetapi juga mampu mengangkat nama daerah serta meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

“Tempat ini bukan sekadar destinasi wisata, tetapi juga sarana untuk belajar sejarah, memperkuat keyakinan diri, dan mempertebal keimanan kepada Sang Pemilik Segala Kehidupan,” ujar Ki Maung.

Dengan kekayaan sejarah, nilai religi, dan keindahan alamnya, Tujuh Saung Keramat Cibatu Agung dan Gunung Sadakeling berpotensi menjadi magnet wisata yang mendunia, sekaligus menjadi warisan budaya yang patut dilestarikan untuk generasi mendatang.

 

(Cep Toto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semangat Regenerasi Pemuda Menguat, Ariana Supriatna Apresiasi Terpilihnya Badar Ziham sebagai Ketua DPK KNPI Bojonggenteng
Perkuat Keamanan Fasilitas Air Bersih, Perumda TJM Bangun Rumah Jaga di IPA Parakansalak
Kedai Nyaman Caffee Hadir di Sukaraja, Tawarkan Ruang Diskusi Anak Muda dengan Kopi Berkualitas dan Harga Bersahabat
Edukasi Jadi Garda Depan, Pemkot Sukabumi Perkuat Perlawanan terhadap Rokok Ilegal
Forum Silaturahmi Yayasan Muslim Al Barokah Perkuat Sinergi Pendidikan, Tandai Serah Terima Jabatan Kepala MI Tanjungsari
Inhil Buktikan Daya Saing Daerah di MTQ Riau 2026, Raih Juara II Stand Bazar UMKM dan Masuk Delapan Besar Klasemen Akhir
Secangkir Bajigur, Sejuta Makna Persaudaraan: Malam Keakraban HAISC Pererat Silaturahmi Tanpa Sekat
Semangat Hari Keluarga Nasional, WKPUB dan Parigi Camping Ground Salurkan Bantuan Gizi untuk Ratusan Balita dan Lansia di Parakansalak
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:56 WIB

Semangat Regenerasi Pemuda Menguat, Ariana Supriatna Apresiasi Terpilihnya Badar Ziham sebagai Ketua DPK KNPI Bojonggenteng

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:52 WIB

Perkuat Keamanan Fasilitas Air Bersih, Perumda TJM Bangun Rumah Jaga di IPA Parakansalak

Selasa, 14 Juli 2026 - 00:38 WIB

Kedai Nyaman Caffee Hadir di Sukaraja, Tawarkan Ruang Diskusi Anak Muda dengan Kopi Berkualitas dan Harga Bersahabat

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:06 WIB

Edukasi Jadi Garda Depan, Pemkot Sukabumi Perkuat Perlawanan terhadap Rokok Ilegal

Minggu, 5 Juli 2026 - 07:43 WIB

Forum Silaturahmi Yayasan Muslim Al Barokah Perkuat Sinergi Pendidikan, Tandai Serah Terima Jabatan Kepala MI Tanjungsari

Berita Terbaru