Dorong Komoditas Unggulan dan Percepatan Pembangunan, Kementerian Transmigrasi Gelar Audiensi dengan Pemkab Aceh Tengah

- Penulis

Kamis, 10 Juli 2025 - 00:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Jakarta– Dalam upaya mendorong percepatan pembangunan kawasan transmigrasi serta mengembangkan potensi ekonomi lokal berbasis komoditas unggulan, Kementerian Transmigrasi menggelar audiensi bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Tengah. Pertemuan yang berlangsung di Jakarta tersebut membahas strategi kolaboratif antara pemerintah pusat dan daerah guna memajukan kawasan transmigrasi yang selama ini menjadi bagian integral dari pembangunan wilayah tertinggal dan pedesaan.

Bupati Aceh Tengah, Drs. H. Shabela Haili Yoga, yang hadir langsung dalam audiensi tersebut, menyampaikan secara komprehensif berbagai potensi unggulan yang dimiliki daerahnya, khususnya pada sektor pertanian dan pariwisata. Salah satu komoditas utama yang menjadi kebanggaan masyarakat Aceh Tengah adalah kopi rakyat, yang telah berhasil menembus pasar ekspor dan dikenal luas di mancanegara sebagai kopi arabika berkualitas tinggi dari dataran tinggi Gayo.

“Selama ini kawasan transmigrasi di Aceh Tengah seperti Pameu, Atu Lintang, dan Tanjung Pameu telah menjadi bagian penting dari struktur pertanian daerah. Namun, percepatan pembangunan infrastruktur, akses pasar, serta peningkatan kapasitas SDM masih sangat dibutuhkan untuk mendukung transformasi ekonomi masyarakat,” ujar Haili Yoga dalam forum audiensi tersebut.(9/7/2025)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kehadiran pemerintah pusat melalui Kementerian Transmigrasi sangat diharapkan untuk memperkuat sinergi antar sektor dan lintas kementerian. Ia menekankan pentingnya pendekatan pembangunan berbasis potensi lokal dan kearifan masyarakat setempat, agar program transmigrasi tidak hanya sekadar pemindahan penduduk, tetapi menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi baru di kawasan tersebut.

READ  Transmigrasi Era Baru: Menteri Iftitah Terapkan Prinsip “Rasakan Dulu, Baru Tempatkan” Demi Keadilan dan Kelayakan Hidup

Kementerian Transmigrasi menyambut positif usulan dan paparan Bupati Aceh Tengah. Dalam tanggapannya, pihak kementerian menyatakan komitmennya untuk memperkuat program transmigrasi terpadu dengan mengedepankan pembangunan berbasis komoditas unggulan, serta mendorong terbentuknya kawasan agropolitan di daerah-daerah potensial seperti Aceh Tengah.

“Kami memandang kawasan transmigrasi bukan hanya sebagai solusi penyebaran penduduk, tetapi juga sebagai katalisator pembangunan ekonomi lokal. Untuk itu, pengembangan sektor unggulan seperti kopi rakyat di Aceh Tengah akan kami dorong melalui sinergi lintas program, baik dari sisi infrastruktur, penguatan kelembagaan petani, maupun akses pembiayaan dan pasar,” terang salah satu pejabat Kementerian Transmigrasi yang hadir dalam audiensi.

Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal dari kerja sama strategis yang lebih konkret antara Kementerian Transmigrasi dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah. Pemerintah pusat dan daerah sepakat untuk menyusun peta jalan (roadmap) pengembangan kawasan transmigrasi dengan pendekatan pembangunan partisipatif dan berkelanjutan, agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat, khususnya warga transmigran dan masyarakat lokal.

Dengan meningkatnya perhatian terhadap pengembangan komoditas unggulan dan percepatan infrastruktur di kawasan transmigrasi, Kabupaten Aceh Tengah optimistis akan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi wilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.

 

(Hs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Kota Sukabumi Soroti Sekolah Maung, Minta Pemprov Jabar Jangan Korbankan Akses Siswa Lokal
Perkuat Integritas ASN, Kemenkum Papua Barat Ambil Sumpah PNS dan Angkat 10 Pejabat Fungsional
RSUD Sele Be Solu Kota Sorong Matangkan Persiapan Akreditasi, Kesiapan Capai 80 Persen
Gubernur Papua Barat Daya Resmi Buka Turnamen U-15, Dorong Generasi Muda Lewat Sepak Bola
Keluarga Besar Osok Kabanolo Palang TPA Sorong, Tuntut Pengukuran Ulang Dan Kesepakatan Tertulis
Diduga Settingan Karena Tidak Dibacakan, Rapat Paripurna LKPJ DPR Kota Sorong Menuai Kritik Tajam
Pemprov Papua Barat Daya Gelar FGD, Perkuat Komitmen Lindungi Hutan dan Laut
Imigrasi Sukabumi Perketat Pengawasan TKA di Sektor Tambang, Timpora Libatkan Kecamatan hingga KUA untuk Jaga Stabilitas dan Kelestarian Lingkungan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:09 WIB

DPRD Kota Sukabumi Soroti Sekolah Maung, Minta Pemprov Jabar Jangan Korbankan Akses Siswa Lokal

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:47 WIB

Perkuat Integritas ASN, Kemenkum Papua Barat Ambil Sumpah PNS dan Angkat 10 Pejabat Fungsional

Selasa, 2 Juni 2026 - 04:34 WIB

RSUD Sele Be Solu Kota Sorong Matangkan Persiapan Akreditasi, Kesiapan Capai 80 Persen

Senin, 1 Juni 2026 - 09:09 WIB

Gubernur Papua Barat Daya Resmi Buka Turnamen U-15, Dorong Generasi Muda Lewat Sepak Bola

Senin, 25 Mei 2026 - 09:43 WIB

Keluarga Besar Osok Kabanolo Palang TPA Sorong, Tuntut Pengukuran Ulang Dan Kesepakatan Tertulis

Berita Terbaru

Kepala Biro Hukum dan Humas Badan Gizi Nasional (BGN), Khairul Hidayati, dalam Kuliah Pakar Program Magister Hukum Fakultas Keamanan Nasional Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI), Selasa (9/6).

Badan Gizi Nasional

Program MBG Jadi Instrumen Strategis Membangun Generasi Indonesia Emas 2045

Selasa, 9 Jun 2026 - 10:55 WIB