Pasca Insiden Berdarah, Gelper Diduga Berkedok Judi Kembali Beroperasi di Pekanbaru

- Penulis

Senin, 5 Mei 2025 - 03:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Pekanbaru – Dugaan praktik perjudian berkedok Gelanggang Permainan (Gelper) kembali mencuat di Kota Pekanbaru. Sejumlah lokasi yang sempat ditutup usai insiden berdarah pada November 2024, kini disebut-sebut telah kembali beroperasi sejak April lalu.

Penelusuran media ini menemukan bahwa dua lokasi Gelper di Jalan Riau dan satu lokasi di Jalan Kuantan sudah kembali aktif. Sebelumnya, semua Gelper di Pekanbaru ditutup menyusul kerusuhan yang terjadi di sebuah tempat cuci mobil di Jalan Tuanku Tambusai, yang diduga menjadi kedok praktik perjudian.

Dalam insiden tersebut, puluhan warga menggeruduk lokasi dan berujung ricuh. Beberapa orang mengalami luka-luka, kendaraan dirusak, dan sejumlah pelaku diamankan oleh pihak kepolisian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, pasca peristiwa itu, efek jera tampaknya tidak berlaku lama. Seorang warga Jalan Riau yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa dua titik Gelper di kawasan tersebut kembali buka sejak awal April.

“November lalu memang tutup semua karena kejadian di Tambusai. Tapi sekarang yang di Jalan Riau sudah mulai buka lagi sejak awal April,” ujarnya.

READ  Surat Terbuka ke Presiden Prabowo Subianto, Legiman Pranata Bongkar Dugaan Mafia Tanah Terstruktur di Balik SHM 477: Identitas Ganda, Gugatan Melewati Tenggat, dan Negara yang Dinilai Abai

Pernyataan serupa disampaikan warga Jalan Kuantan. Ia mengaku, Gelper di wilayahnya telah kembali beroperasi sejak pertengahan April, setelah sempat tutup selama empat bulan.

“Mereka buka lagi sekitar pertengahan April. Padahal waktu itu tutup karena takut kejadian seperti di Tambusai,” katanya.

Kembalinya aktivitas Gelper ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Banyak yang meyakini bahwa tempat-tempat ini tidak murni sebagai hiburan keluarga, melainkan beroperasi sebagai sarana perjudian terselubung.

“Kami tidak ingin Pekanbaru dicap sebagai kota judi. Tempat-tempat seperti ini bisa menghancurkan anak-anak kami. Kami minta Kapolda Riau bertindak tegas, jangan beri ruang bagi aktivitas ilegal seperti ini,” tegas warga Kuantan tersebut.

Ia juga meminta aparat hukum untuk segera bertindak sebelum dampaknya semakin meluas.

“Tolong Pak Kapolda, sikat habis tempat-tempat Gelper ini. Jangan sampai anak-anak dan keluarga kami rusak karena aktivitas seperti ini,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Buka Rakernis Intelkam 2026, Kapolda Papua Barat Daya: Intelijen adalah Mata dan Telinga Kesatuan
MANTAP ” 95 Sekolah di Kepulauan Meranti Lolos Program Revitalisasi 2026, 21 Sekolah Masuki Tahap Pelaksanaan
MPR Buru Mengutuk Keras Oknum Mahasiswa Yang Bangun Opini Sesat Terkait Pos PAM Satgas PKH Yonif Raider 733 Masariku Di Gunung Botak
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Siswi di Namlea Ilat Kian Menyita Perhatian, Keluarga Korban Minta Dugaan Pelanggaran Etik Oknum  Advokat hingga Intimidasi Ikut Diusut
9 Hari TMMD Ke-129 di Kampung Sesor, Pembangunan Melaju Pesat, Semangat Gotong Royong Kian Menguat
Audiensi Bupati Asmar Berbuah Komitmen BNPP RI Kawal Pembangunan Kawasan Perbatasan Meranti
Perkuat Sinergi dan Kebersamaan, LAMR Kabupaten Bengkalis dan Bea Cukai Gelar Gotong Royong Bersama
Harapan Besar untuk Revitalisasi SD 2026, Meranti Dorong Peningkatan Sarana dan Prasarana Pendidikan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 14:56 WIB

Buka Rakernis Intelkam 2026, Kapolda Papua Barat Daya: Intelijen adalah Mata dan Telinga Kesatuan

Senin, 27 Juli 2026 - 14:54 WIB

MANTAP ” 95 Sekolah di Kepulauan Meranti Lolos Program Revitalisasi 2026, 21 Sekolah Masuki Tahap Pelaksanaan

Senin, 27 Juli 2026 - 13:42 WIB

MPR Buru Mengutuk Keras Oknum Mahasiswa Yang Bangun Opini Sesat Terkait Pos PAM Satgas PKH Yonif Raider 733 Masariku Di Gunung Botak

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:28 WIB

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Siswi di Namlea Ilat Kian Menyita Perhatian, Keluarga Korban Minta Dugaan Pelanggaran Etik Oknum  Advokat hingga Intimidasi Ikut Diusut

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:17 WIB

9 Hari TMMD Ke-129 di Kampung Sesor, Pembangunan Melaju Pesat, Semangat Gotong Royong Kian Menguat

Berita Terbaru