Diduga Intimidasi Wartawan, Pria Mengaku Ketua Peradi Bogor Tuntut Takedown Berita Soal Perizinan Perumahan

- Penulis

Rabu, 30 April 2025 - 06:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Bogor-Seorang pria berinisial Wy yang mengaku sebagai pengacara sekaligus Ketua Peradi Bogor diduga melakukan intimidasi terhadap dua wartawati media online terkait pemberitaan proyek perumahan bermasalah di wilayah Cibinong, Kabupaten Bogor.

Dugaan intimidasi ini mencuat setelah dua wartawati, Srh dan Rn, mengaku mendapat tekanan dan ancaman dari Wy agar segera menghapus berita yang mengulas dugaan pemalsuan perizinan oleh salah satu pengembang perumahan yang bekerja sama dengan Bank BTN Syariah.

“Dia (Wy) mengancam dengan nada tinggi. Katanya kalau berita tidak dihapus sampai Rabu siang (30/4/25), maka akan ‘jadi gelap’,” ujar Srh kepada redaksi. Wy juga disebut mencoba menyuap awak media agar berita diturunkan, namun tawaran tersebut ditolak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertemuan tersebut berlangsung pada Selasa (29/4/25) di kantor Wy yang berada di Bojonggede, setelah sebelumnya pihak perumahan gagal melakukan mediasi melalui Ketua dan anggota PWI Bogor di kantor redaksi.

READ  Polsek Sukawening Gelar Kerja Bakti Bersihkan Sampah di Kampung Jeungjing

Lebih lanjut, Srh mengatakan Wy juga mengklaim memiliki rekaman pembicaraan antara wartawan dan pihak PWI Bogor, dan menyebutkan nama SRL serta Ketua PWI Bogor, DD.

Menanggapi kejadian ini, Ketua FPII Bogor Raya, Rahmat Lubis alias Baron, mengecam keras dugaan intimidasi tersebut. “Ini bentuk nyata pembungkaman terhadap kebebasan pers dan pelanggaran terhadap UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers. Kami minta aparat segera bertindak dan kami siap memberikan pendampingan hukum bagi wartawan yang diancam,” tegas Baron.

Peristiwa ini menjadi catatan serius bagi kebebasan pers di Indonesia, di mana wartawan masih kerap menghadapi ancaman saat menjalankan tugas jurnalistik demi kepentingan publik.

 

Sumber: Baron ketua FPII

(Tim Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lima Tahun Terlantar Tanpa Penanganan, Noval Warga Parakansalak Diduga Alami Gangguan Jiwa di Tengah Pusat Pemerintahan, Pemdes dan Puskesmas Disorot 
Tradisi yang Tak Lekang Waktu: Menyusuri Kehidupan dan Kearifan Lokal Kampung Naga di Tasikmalaya
Gelap Berkepanjangan di Jalur Parungkuda–Pakuwon, Warga Desak Perbaikan PJU dan Tambahan Lampu Baru
Banjir Limpahan Proyek Tol Bocimi Rendam Sawah Warga di Nagrak, Suara Protes Warga Menguat
SOP Mengalahkan Kemanusiaan, Dugaan Pelayanan RS Betha Medika Cisaat Picu Kemarahan Keluarga Pasien
MIO Desak Walikota Bertindak: Dualisme KNPI Sukabumi Dinilai Rawan Konflik, Pemerintah Diminta Segera Ambil Keputusan Tegas
Distribusi Dana Zakat Disorot: Kesehatan dan Dakwah Jadi Perbincangan Publik di Sukabumi
Pekerjaan Jembatan Kamandoran Karangtengah Mulai Dikerjakan, Bimob Polda Jabar Pantau Langsung Progres 
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 09:51 WIB

Lima Tahun Terlantar Tanpa Penanganan, Noval Warga Parakansalak Diduga Alami Gangguan Jiwa di Tengah Pusat Pemerintahan, Pemdes dan Puskesmas Disorot 

Jumat, 24 April 2026 - 08:17 WIB

Tradisi yang Tak Lekang Waktu: Menyusuri Kehidupan dan Kearifan Lokal Kampung Naga di Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 - 02:26 WIB

Gelap Berkepanjangan di Jalur Parungkuda–Pakuwon, Warga Desak Perbaikan PJU dan Tambahan Lampu Baru

Jumat, 24 April 2026 - 02:14 WIB

Banjir Limpahan Proyek Tol Bocimi Rendam Sawah Warga di Nagrak, Suara Protes Warga Menguat

Rabu, 22 April 2026 - 00:39 WIB

SOP Mengalahkan Kemanusiaan, Dugaan Pelayanan RS Betha Medika Cisaat Picu Kemarahan Keluarga Pasien

Berita Terbaru