RSUD Kota Bogor: Inspirasi Pelayanan Kesehatan yang Membuat DPRD OKI Terpesona

- Penulis

Selasa, 15 April 2025 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bogor – “Terpesona aku terpesona”, lirik yang belakangan ini menggema di hati banyak orang, seolah menjadi ungkapan tepat bagi anggota Komisi IV DPRD Ogan Komering Ilir (OKI) saat mereka mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor. Dalam kunjungan kerja ini, mereka terpesona oleh dedikasi, inovasi, dan kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan oleh RSUD setempat.

Anggota Komisi IV DPRD OKI, dr. Gede Suwardi, Sp.S mengungkapkan betapa mengesankannya pengalaman mereka saat sampai di RSUD Kota Bogor. Dimana gedung-gedung baru dengan suasana seperti mall, dengan café-café yang berada diarea RS.

Tak hanya itu, dewan perwakilan rakyat dari Fraksi PDI P ini juga mengaku, terpesona dengan transformasi layanan Kesehatan di RSUD Kota Bogor yang mampu berdaya saing ditengah kepungan RS swasta. “Kami benar-benar terpesona melihat bagaimana RSUD Kota Bogor berkembang begitu pesat diusia-nya yang baru 11 tahun, luar biasa,” ujarnya.

Keterpesonaan DPRD OKI ini didasari atas beberapa faktor utama. Pertama, RSUD Kota Bogor terus eksis sebagai rumah sakit pemerintah, mampu menarik banyak pasien dari berbagai wilayah, tidak hanya dari Kota Bogor. Peningkatan jumlah kunjungan pasien yang terus naik dari tahun ke tahun menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan di rumah sakit ini.

Kedua, RSUD Kota Bogor menjadi salah satu RS jaringan pelayanan KJSU (Kanker, Kardiologi dan Pembuluh Darah, Stroke, Uro-Nefrologi) dan KIA (Kesehatan Ibu dan Anak), berdasarkan keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/1277/2024. Ini menunjukkan komitmen RSUD untuk menghadirkan pelayanan yang holistik dan terintegrasi.

Ketiga, inovasi dan teknologi canggih yang tersedia di RSUD Kota Bogor, seperti MRI, CT-scan 128 slice, ESWL, dan cathlab, sangat mengesankan. Selain itu, sistem pencatatan medis yang modern dan efisien, beralih dari manual ke digital, memungkinkan proses pelayanan menjadi lebih cepat dan akurat. Pengelolaan keuangan yang transparan melalui E-BLUD juga meningkatkan kepercayaan masyarakat akan pelayanan yang ditawarkan.

“Seperti lirik ‘Terpesona’, kami melihat pelayanan yang profesional, cepat, dan humanis di sini. Tim di RSUD Kota Bogor tidak hanya memberikan layanan medis, tetapi juga menghadirkan rasa nyaman bagi pasien,” tambah Saryadi anggota DPRD lainnya.

Kunjungan ini bukan hanya sekedar observasi semata. Komisi IV DPRD OKI akan membawa informasi dan rekomendasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di OKI. Sehingga masyarakat dapat menikmati manfaat dari pelayanan kesehatan yang optimal.

Kunjungan anggota DPRD Komisi IV OKI ini diterima oleh Wakil Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang, dr. Sari Chandrawati, M.Kes. Dalam kunjungan tersebut dr. Sari berterima kasih karena DPRD OKI telah menyempatkan diri untuk berkunjung ke RSUD Kota Bogor dan mempercayai RSUD Kota Bogor sebagai salah satu RS yang layak untuk dijadikan percontohan untuk diterapkan di OKI.

(Patrick/Red)

READ  7 Dokter Asli Papua Perkuat Layanan Kesehatan di Papua Barat Daya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus HIV di Kepulauan Meranti Meningkat Juli 2026, Dinkes Kabupaten Kepulauan Meranti Gencarkan Sosialisasi dan Skrining
Dinas Kesehatan Kota Sorong Resmi Aktifkan Kembali Pelayanan RS Maleo Setelah Audit Investigasi
Rembuk Stunting Desa Pasirhalang, Kasi PMD: Hasil Kesepakatan Harus Berdampak bagi Masyarakat
RSUD Sele Be Solu Kota Sorong Matangkan Persiapan Akreditasi, Kesiapan Capai 80 Persen
Inovasi SAGU dari Poltekkes Sorong Jadi Harapan Edukasi Gizi Tekan Stunting di Sayosa
Inovasi SAGU dari Poltekkes Sorong Jadi Harapan Untuk Edukasi Gizi Tekan Stunting di Sayosa
Tragedi Tambrauw, Nakes Papua Barat Daya Desak Jaminan Keamanan dan Usut Tuntas Pelaku
RS Ananda Babelan Terancam Dilaporkan Terkait Dugaan Pemberian Obat Kadaluwarsa
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 04:02 WIB

Kasus HIV di Kepulauan Meranti Meningkat Juli 2026, Dinkes Kabupaten Kepulauan Meranti Gencarkan Sosialisasi dan Skrining

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:42 WIB

Dinas Kesehatan Kota Sorong Resmi Aktifkan Kembali Pelayanan RS Maleo Setelah Audit Investigasi

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:00 WIB

Rembuk Stunting Desa Pasirhalang, Kasi PMD: Hasil Kesepakatan Harus Berdampak bagi Masyarakat

Selasa, 2 Juni 2026 - 04:34 WIB

RSUD Sele Be Solu Kota Sorong Matangkan Persiapan Akreditasi, Kesiapan Capai 80 Persen

Selasa, 7 April 2026 - 10:21 WIB

Inovasi SAGU dari Poltekkes Sorong Jadi Harapan Edukasi Gizi Tekan Stunting di Sayosa

Berita Terbaru