SUARARAKYAT || SUKABUMI – Pemerintah Desa Pasirhalang bersama Pemerintah Kecamatan Sukaraja, menggelar kegiatan Rembuk Stunting sebagai bagian dari strategi konvergensi percepatan penurunan stunting di tingkat desa. Kegiatan yang berlangsung di Aula Desa Pasirhalang, Jumat (12/06/2026), dihadiri kader Posyandu, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), unsur lembaga desa, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Sukaraja.
Rembuk stunting tersebut menjadi forum penting untuk menyatukan persepsi, memperkuat kolaborasi, serta menyusun langkah-langkah strategis dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting secara terpadu di wilayah Desa Pasirhalang.
Hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kecamatan Sukaraja, Vanny Ekayanti, S.IP. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi komitmen Pemerintah Desa Pasirhalang yang menjadi desa pertama di Kecamatan Sukaraja yang melaksanakan Rembuk Stunting pada tahun 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Vanny, rembuk stunting tidak boleh dipandang hanya sebagai agenda rutin tahunan, melainkan harus menjadi forum strategis yang mampu menghasilkan program dan langkah nyata untuk menjawab berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Intinya, kegiatan ini bukan hanya menjadi agenda tahunan semata, tetapi harus mampu menghasilkan program dan langkah konkret yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting,” ujarnya.
Vanny menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting memerlukan keterlibatan seluruh unsur, mulai dari pemerintah desa, kader kesehatan, lembaga desa, tenaga kesehatan, hingga keluarga sebagai garda terdepan dalam memastikan pemenuhan gizi dan tumbuh kembang anak.
” Melalui rembuk tersebut, berbagai data, permasalahan, serta usulan program dibahas bersama sebagai dasar penyusunan rencana kegiatan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.” Ungkapnya.
Ia berharap pembahasan ini mampu melahirkan intervensi yang efektif dan menjangkau keluarga yang membutuhkan sehingga berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat,” Harapnya.
Dalam pesannya, Vanny juga mengingatkan agar seluruh hasil kesepakatan yang dihasilkan tidak berhenti sebatas dokumen perencanaan. Ia menekankan pentingnya implementasi program secara konsisten dan berkelanjutan oleh seluruh pihak terkait.
“Pencegahan stunting merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah desa, kader Posyandu, tenaga kesehatan, lembaga desa, hingga keluarga harus bergerak dalam satu visi yang sama. Kami berharap kegiatan ini mampu memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan gizi, pola asuh yang baik, serta kesehatan ibu dan anak sebagai fondasi menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Vanny berharap Desa Pasirhalang dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kecamatan Sukaraja dalam membangun kolaborasi dan komitmen bersama untuk menekan angka stunting secara berkelanjutan.
Dengan semangat gotong royong dan sinergi lintas sektor, Pemerintah Desa Pasirhalang optimistis berbagai upaya yang dirancang melalui rembuk stunting dapat mendukung terwujudnya generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Penulis : Prim RK
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Suararakyat.info














