Kota Sorong Papua Barat Daya – Dinas Kesehatan Kota Sorong secara resmi mengaktifkan kembali pelayanan Rumah Sakit (RS) Maleo Kota Sorong setelah proses audit investigasi yang dilakukan secara independen, objektif, dan berbasis bukti, Selasa (4/8/2026).
Keputusan pembukaan kembali operasional rumah sakit itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong Jemima Lobat dalam konferensi pers di ruang anggrek kantor walikota sorong.
Jemima mengatakan bahwa hasil audit ini menjadi awal dari komitmen bersama untuk memperkuat mutu pelayanan kesehatan, meningkatkan keselamatan pasien, serta membangun sistem pelayanan yang lebih profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Jemima Menjelaskan Momentum ini merupakan wujud komitmen bersama untuk terus memperkuat mutu pelayanan kesehatan, meningkatkan keselamatan pasien, serta membangun sistem pelayanan kesehatan yang semakin profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Jemima menegaskan, hasil audit investigasi yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Sorong merupakan bagian dari proses pembinaan terhadap fasilitas pelayanan kesehatan.
Audit tersebut dilaksanakan secara independen, objektif, dan berbasis bukti sehingga hasilnya menjadi dasar penyusunan berbagai rekomendasi perbaikan yang wajib ditindaklanjuti oleh manajemen rumah sakit.
Menurut Jemima, hasil audit menunjukkan masih terdapat sejumlah aspek yang perlu diperkuat untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Aspek tersebut meliputi komunikasi dan koordinasi antar tenaga kesehatan, kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP), dokumentasi rekam medis, sistem rujukan dan transfer pasien, serta supervisi pelayanan dan tata kelola klinis.
“Berbagai rekomendasi tersebut telah mulai diimplementasikan sebagai bagian dari upaya perbaikan yang berkelanjutan. Kami mengapresiasi manajemen Rumah Sakit Maleo beserta seluruh tenaga kesehatan yang telah menunjukkan komitmen untuk berbenah dan menjadikan hasil audit sebagai pijakan dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Kota Sorong,” katanya.
Dinas Kesehatan Kota Sorong, lanjutnya, akan terus melakukan pembinaan melalui supervisi, monitoring, dan evaluasi secara berkala agar seluruh rekomendasi yang diberikan tim audit dapat dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan.
Jemima menegaskan bahwa pembukaan kembali RS Maleo bukan sekadar mengaktifkan kembali pelayanan kesehatan, tetapi menjadi awal dari perubahan budaya kerja yang lebih baik.
“Hari ini bukan sekadar dibukanya kembali operasional Rumah Sakit Maleo. Hari ini adalah awal dari pembinaan dan komitmen baru untuk terus belajar dari setiap pengalaman, memperbaiki setiap kekurangan, meningkatkan profesionalisme, memperkuat budaya keselamatan pasien, serta menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas bagi masyarakat Kota Sorong,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh jajaran Rumah Sakit Maleo menjadikan setiap rekomendasi hasil audit sebagai motivasi untuk membangun budaya kerja yang lebih baik.
“Evaluasi bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan langkah awal menuju pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas,” ujarnya.
Kepada masyarakat Kota Sorong, Jemima mengajak agar kembali memberikan kepercayaan kepada RS Maleo. Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang harus dijaga melalui pelayanan yang profesional, transparan, bertanggung jawab, dan penuh empati.
Mengakhiri konferensi pers, Jemima secara resmi mengumumkan pembukaan kembali pelayanan RS Maleo.
“pelayanan Rumah Sakit Maleo Kota Sorong secara resmi kami nyatakan dibuka kembali untuk melayani masyarakat, Semoga Rumah Sakit Maleo terus tumbuh menjadi rumah sakit yang profesional, humanis, terpercaya, dan menjadi kebanggaan masyarakat Kota Sorong,” pungkasnya.
Penulis : Leonardo Alfredo Kara
Editor : Tim Redaksi
Sumber Berita: Suara Rakyat Info














