Prof. dr. Terawan Soroti Pentingnya Inovasi Kesehatan Otak di Indonesian Brain Forum UPNVJ-UPN Veteran Jakarta

- Penulis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT || JAKARTA-Letnan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. dr. Terawan Agus Putranto,Sp.Rad (K) RI menekankan pentingnya inovasi kesehatan otak yang didukung peningkatan literasi masyarakat dalam Indonesian Brain Forum 2026 di Fakultas Kedokteran Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ),pada Selasa (04/08/2026).

Dalam forum yang berlangsung di Gedung Cipto Mangunkusumo, Fakultas Kedokteran Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) tersebut,Prof. dr. Terawan membahas perkembangan inovasi kesehatan otak serta pentingnya menyampaikan pengetahuan medis kepada masyarakat dengan bahasa yang mudah dipahami.

Pembahasan itu menjadi bagian dari Indonesian Brain Forum 2026 yang mengusung tema “Brain and the Future of Indonesia: Bagaimana Neurosains Membentuk Pendidikan, Kepemimpinan,Inovasi,dan Peradaban Indonesia.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kesehatan otak menjadi salah satu aspek penting dalam pembangunan manusia karena berkaitan dengan kemampuan belajar,mengingat, berkomunikasi,mengambil keputusan, dan menjalankan aktivitas sehari-hari. Karena itu,pemahaman masyarakat mengenai fungsi otak dan upaya menjaga kesehatannya perlu terus diperluas.

Prof. dr. Terawan mengangkat pentingnya inovasi dalam menjawab tantangan kesehatan yang terus berkembang. Inovasi medis tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi,tetapi juga mencakup pengembangan metode pemeriksaan, pencegahan,pelayanan,serta pemulihan yang berorientasi pada kebutuhan pasien.

Menurut pemaparan dalam forum, kemajuan ilmu pengetahuan perlu diikuti dengan edukasi publik yang berkelanjutan. Masyarakat perlu memperoleh informasi yang tepat agar mampu mengenali faktor risiko, menjaga pola hidup,dan mengambil keputusan kesehatan secara bertanggung jawab.

Edukasi kesehatan otak juga diperlukan untuk mendorong masyarakat memberikan perhatian terhadap perubahan kondisi fisik, kemampuan kognitif,serta kesehatan mental. Pengetahuan yang memadai dapat membantu seseorang lebih peka terhadap kondisi dirinya dan segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila mengalami keluhan.

READ  Zuli Zulkipli, S.H: Direktur LBH Arjuna Bakti Negara Nilai OTT KPK Kini Tak Lagi Menarik dan Berubah Menjadi Dagelan Publik

Perspektif Prof. dr. Terawan memperkuat pesan bahwa inovasi kesehatan harus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Hasil penelitian dan perkembangan teknologi medis perlu diterjemahkan menjadi pelayanan yang aman,mudah dipahami,dan dapat menjawab kebutuhan kesehatan publik.

Pembahasan tersebut juga menempatkan komunikasi kesehatan sebagai unsur penting dalam pengembangan inovasi. Informasi medis yang disampaikan secara jelas dapat mengurangi kesalahpahaman, meningkatkan kesadaran masyarakat, dan memperkuat partisipasi publik dalam menjaga kesehatan.

Diketahui kegiatan Indonesian Brain Forum 2026 mempertemukan sejumlah tokoh nasional dari berbagai disiplin ilmu, antara lain Prof. Stella Christie,Ph.D., Rocky Gerung,Dr. dr. Asra Al Fauzi, Dekan Fakultas Kedokteran UPNVJ Dr. dr. Taufiq Fredrik Pasiak,serta Prof. Dr. dr. Terawan Agus Putranto.

Tampak hadir sejumlah narasumber membahas neurosains dari perspektif kedokteran, pendidikan,filsafat,kepemimpinan, inovasi,kesehatan,dan kebijakan publik. Pendekatan lintas disiplin tersebut menunjukkan bahwa ilmu tentang otak mempunyai keterkaitan luas dengan pembangunan kualitas manusia Indonesia.

Melalui Indonesian Brain Forum 2026, UPNVJ menegaskan bahwa inovasi kesehatan otak perlu berjalan beriringan dengan peningkatan literasi publik. Kemajuan ilmu kedokteran akan memberikan dampak lebih besar apabila dipahami,diterima,dan dimanfaatkan secara tepat oleh masyarakat.

Penulis : Han

Editor : Redaksi

Sumber Berita: SUARARAKYAT.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jangan Buru Monyet Liar Sendiri! BBKSDA Ingatkan Bisa Picu Serangan Lebih Agresif
Bukukan Penerimaan PT Siloam International Hospitals Tbk Meningkat 10,6 Persen , Bamsoet Ingatkan Industri Rumah Sakit Harus Adaptif Hadapi Tekanan Ekonomi Dunia
Kasus Bansos Beras PKH Rp200 Miliar Bergulir, KPK Periksa Bos PT DNR untuk Dalami Dugaan Korupsi
Legal Opinion Soroti Dugaan Pencemaran Udara Emisi Boiler PT Daihan Global, Warga Didorong Tempuh Jalur Hukum
Polda PBD Perkuat Karakter Kepemimpinan Mahasiswa melalui Latihan Dasar Kepemimpinan di Universitas Muhammadiyah Sorong
DPR Kota Sorong Sidak SPBU Sorpus, Pastikan Stok BBM Aman dan Antrean Segera Normal
DPR Kota Sorong Tinjau Depo Pertamina, Pastikan Stok BBM Tidak Ada Kelangkaan
Mengejar Cita-Cita Menjadi Profesor, Dr. Fachrul Razi ditetapkan menjadi Wakil Rektor di Universitas Kartamulia
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:39 WIB

Jangan Buru Monyet Liar Sendiri! BBKSDA Ingatkan Bisa Picu Serangan Lebih Agresif

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Prof. dr. Terawan Soroti Pentingnya Inovasi Kesehatan Otak di Indonesian Brain Forum UPNVJ-UPN Veteran Jakarta

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:40 WIB

Bukukan Penerimaan PT Siloam International Hospitals Tbk Meningkat 10,6 Persen , Bamsoet Ingatkan Industri Rumah Sakit Harus Adaptif Hadapi Tekanan Ekonomi Dunia

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:29 WIB

Kasus Bansos Beras PKH Rp200 Miliar Bergulir, KPK Periksa Bos PT DNR untuk Dalami Dugaan Korupsi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Legal Opinion Soroti Dugaan Pencemaran Udara Emisi Boiler PT Daihan Global, Warga Didorong Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru