Keluarga Besar GAWARIS Akan Tempuh Jalur Hukum atas Penahanan KTP Asli Panji Irawan oleh Pengusaha Kredit di Karawang

- Penulis

Selasa, 15 April 2025 - 05:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Karawang – Kasus dugaan penahanan KTP asli atas nama Panji Irawan oleh pihak pengusaha kredit di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, memicu reaksi keras dari keluarga besar Gabungan Wartawan Indonesia (GAWARIS). Ketua Umum GAWARIS, Asep Suherman, S.H., yang juga merupakan purnawirawan TNI AD dan paman dari Panji Irawan, menyampaikan rasa kecewa dan keberatannya atas tindakan yang dinilai tidak manusiawi tersebut.(15/4/2025)

Panji Irawan, keponakan dari Asep Suherman, dilaporkan hilang sejak bulan Februari 2025. Hingga kini, belum ada kabar maupun kejelasan mengenai keberadaan Panji. Yang lebih memprihatinkan, identitas asli berupa KTP milik Panji Irawan diketahui masih berada di tangan seorang pengusaha kredit pakaian di wilayah Karawang.

“Kami sangat menyayangkan tindakan tidak bertanggung jawab dari pihak pengusaha yang menahan KTP asli Panji. Di saat keluarga masih dalam keadaan panik dan cemas karena keponakan kami hilang, mereka justru menambah beban dengan menahan dokumen penting yang seharusnya tidak boleh dijadikan jaminan,” ujar Asep Suherman dengan nada tegas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Asep, seharusnya jika memang diperlukan jaminan dalam transaksi, cukup menggunakan fotokopi KTP. Penahanan KTP asli, apalagi dalam konteks pinjaman non-bank seperti kredit pakaian, dinilai sebagai bentuk pelanggaran terhadap hak-hak individu.

READ  Ketua Gawaris Asep Suherman,S.H,.: Ajak Semua Pihak Untuk Menjadikan Ramadan Sebagai Bulan Penuh Kedamaian Dan Keberkahan

“Kami dari GAWARIS akan mengambil langkah hukum jika dalam waktu dekat tidak ada itikad baik dari pihak pengusaha kredit tersebut. Penahanan KTP ini bisa kami kaitkan dengan dugaan pelanggaran hukum, dan bahkan bisa menjadi bagian dari penyelidikan terkait hilangnya Panji,” tambah Asep.

Pihak GAWARIS, lanjutnya, tidak akan tinggal diam dan akan segera membuat laporan resmi ke pihak kepolisian di Karawang. Tindakan ini sebagai bentuk keseriusan mereka dalam menuntut pertanggungjawaban dari pihak-pihak yang terlibat.

“Ini bukan hanya soal KTP. Ini soal rasa keadilan bagi keluarga yang tengah kehilangan anggota keluarganya. Kami akan membawa kasus ini sampai tuntas demi kebenaran dan keadilan,” pungkas Asep Suherman yang dikenal luas sebagai ‘Komandan GAWARIS’ di wilayah Jawa Barat dan Nusantara.

Keluarga besar GAWARIS berharap agar pihak pengusaha menunjukkan itikad baik, segera mengembalikan dokumen asli milik Panji Irawan, dan turut bekerja sama dalam pencarian keberadaannya. Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat luas akan pentingnya perlindungan dokumen pribadi dan perlakuan manusiawi dalam hubungan kredit

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dapur MBG Cisaat Tanpa Ahli Gizi: Dugaan Kelalaian Sistemik, Pernyataan Mitra Picu Polemik Baru
Curi Start Tanpa Izin, Proyek Tower 50 Meter di Bojonggenteng Sukabumi Diduga Langgar Aturan dan Abaikan Keselamatan Warga
Potret Kemiskinan yang Terlupakan: Jeritan Sunyi dari Rumah Rapuh di Pelosok Sukabumi
Truk Mogok Semalaman, Jalur Vital di Sukabumi Lumpuh Total Saat Jam Sibuk Pagi
Proyek Menara BTS di Parungkuda Disetop Sementara, Perizinan PBG Jadi Sorotan
Jalan Karangtengah Dipenuhi Tanah Berserakan, Pengendara Terancam Tergelincir dan Jarak Pandang Terganggu
Gedung MUI Sukabumi Disegel Kontraktor, Dugaan Tunggakan Pembayaran Pekerjaan Paving Blok Memicu Polemik
Anggaran Rp5,9 Miliar Dipersoalkan,Proyek Lapang Sekarwangi Dinilai Abaikan Krisis Warga dan Potensi Risiko Tata Ruang
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 13:47 WIB

Dapur MBG Cisaat Tanpa Ahli Gizi: Dugaan Kelalaian Sistemik, Pernyataan Mitra Picu Polemik Baru

Jumat, 17 April 2026 - 08:41 WIB

Curi Start Tanpa Izin, Proyek Tower 50 Meter di Bojonggenteng Sukabumi Diduga Langgar Aturan dan Abaikan Keselamatan Warga

Kamis, 16 April 2026 - 15:11 WIB

Potret Kemiskinan yang Terlupakan: Jeritan Sunyi dari Rumah Rapuh di Pelosok Sukabumi

Rabu, 15 April 2026 - 04:00 WIB

Truk Mogok Semalaman, Jalur Vital di Sukabumi Lumpuh Total Saat Jam Sibuk Pagi

Rabu, 15 April 2026 - 01:31 WIB

Proyek Menara BTS di Parungkuda Disetop Sementara, Perizinan PBG Jadi Sorotan

Berita Terbaru