Restuardy Daud: Mitigasi Bencana Perlu Dukungan di Semua Tingkat Pemerintahan

- Penulis

Jumat, 21 Maret 2025 - 05:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Jakarta – Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Restuardy Daud, menegaskan bahwa kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam menghadapi bencana.

Menurutnya, penyelarasan rencana pembangunan di semua tingkat pemerintahan sangat penting untuk mengurangi risiko bencana di masa depan.

“Pusat dan daerah harus sejalan. Kalau rencana pembangunan di daerah sesuai dengan kebijakan nasional, penanggulangan bencana bisa berjalan lebih efektif,” ujar Restuardy dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Penanggulangan Bencana 2025 yang digelar di Jakarta pada 21/3/2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rakornas ini menjadi forum strategis untuk memastikan bahwa kebijakan penanggulangan bencana di daerah selaras dengan program nasional, sehingga masyarakat lebih siap dan tangguh menghadapi berbagai ancaman bencana.

Restuardy menyebut ada tiga langkah utama yang perlu diperhatikan dalam upaya mitigasi bencana. Pertama, meningkatkan kesiapan daerah melalui pembangunan infrastruktur tahan bencana dan penguatan sistem peringatan dini (early warning system).

READ  JAM-Pidum Menyetujui 5 Restorative Justice, Salah Satunya Perkara Penggelapan di Yogyakarta

Kedua, memetakan wilayah rawan bencana agar langkah penanggulangan lebih terarah dan tepat sasaran. Ketiga, memperkuat sinergi antara pemerintah, sektor swasta, akademisi, dan masyarakat untuk menciptakan penanggulangan bencana yang lebih efektif.

Ia juga menekankan bahwa penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang memprioritaskan pengurangan risiko bencana dapat memberikan manfaat besar.

“Kalau daerah siap menghadapi bencana, masyarakat lebih aman. Selain itu, investasi juga akan lebih menarik karena adanya jaminan keamanan dan kepastian mitigasi risiko,” jelasnya.

Restuardy juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mewujudkan pembangunan yang lebih aman dan berkelanjutan.

“Menghadapi bencana bukan tugas satu pihak saja. Pusat dan daerah harus kompak, didukung oleh semua elemen masyarakat agar hasilnya bisa dirasakan secara nyata,” pungkasnya.

 

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Minim nyaTransparansi Proyek Kopdes Merah Putih, Publik Pertanyakan Penggunaan Anggaran Negara di Lapangan
Dr. Charles P.N. Rembang: Pendeta, Akademisi, dan Penggerak yang Menginspirasi
Dr. Charles Rembang: Paskah Nasional 2026 Sulut Wujud Harmoni Sejati  
*Sukses Layani 652 Ribu Penumpang, PELNI Tutup Angkutan Lebaran 2026 dengan Catatan Positif*
Jamaah Umroh Terlantar di Jeddah, Diduga Jadi Korban Travel Bermasalah: Negara Diminta Turun Tangan Tegas
Pengusaha dan Serikat Pekerja Sepakat Bahas RUU Ketenagakerjaan Bersama
Komitmen Keras Berantas Narkotika di Lapas, Menteri Agus Andrianto Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi hingga Pemindahan Ribuan Napi High Risk
Kodam Kasuari Sapa Generasi Muda Papua Barat Lewat Sosialisasi Penerimaan Catar Akademi TNI TA 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 12:55 WIB

Dugaan Minim nyaTransparansi Proyek Kopdes Merah Putih, Publik Pertanyakan Penggunaan Anggaran Negara di Lapangan

Senin, 13 April 2026 - 12:43 WIB

Dr. Charles P.N. Rembang: Pendeta, Akademisi, dan Penggerak yang Menginspirasi

Senin, 13 April 2026 - 09:53 WIB

Dr. Charles Rembang: Paskah Nasional 2026 Sulut Wujud Harmoni Sejati  

Senin, 13 April 2026 - 08:00 WIB

*Sukses Layani 652 Ribu Penumpang, PELNI Tutup Angkutan Lebaran 2026 dengan Catatan Positif*

Senin, 13 April 2026 - 05:41 WIB

Jamaah Umroh Terlantar di Jeddah, Diduga Jadi Korban Travel Bermasalah: Negara Diminta Turun Tangan Tegas

Berita Terbaru