SUARARAKYAT.info || SURABAYA – Di tengah maraknya arus informasi dan berbagai isu yang beredar luas di media sosial, tokoh organisasi masyarakat Gerakan Militansi Pejuang Indonesia (GMPI) Jawa Timur, Firman Ardiansa yang akrab disapa Gus Man, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas wilayah serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu kebenarannya.
Dalam pernyataannya pada Rabu (15/4/2026), Gus Man menegaskan bahwa stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) merupakan fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan pembangunan serta pertumbuhan ekonomi di daerah, khususnya di Jawa Timur.
Menurutnya, situasi yang aman, damai, dan harmonis tidak datang dengan sendirinya, melainkan harus dijaga bersama melalui kesadaran kolektif seluruh lapisan masyarakat. Ia menilai, derasnya arus informasi digital saat ini menjadi tantangan tersendiri yang harus disikapi dengan bijak dan penuh kehati-hatian.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kondisi yang aman dan kondusif merupakan kunci utama dalam mendukung kemajuan daerah. Oleh karena itu, masyarakat harus lebih selektif dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama dari media sosial yang belum jelas sumber dan kebenarannya,” ujar Gus Man.
Pimpinan DPW GMPI Jawa Timur tersebut juga menekankan pentingnya sikap tabayyun atau klarifikasi sebelum mempercayai suatu informasi. Ia mengingatkan bahwa penyebaran hoaks dan isu provokatif berpotensi memecah belah persatuan bangsa jika tidak disikapi secara dewasa.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi. Mari kita kedepankan sikap tabayyun, saling menghormati, serta menjaga persaudaraan di tengah keberagaman yang ada,” tambahnya.
Lebih lanjut, Gus Man mengajak seluruh tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, serta pemerintah daerah untuk terus bersinergi dalam menjaga stabilitas keamanan dan memperkuat rasa persatuan di tengah dinamika sosial yang berkembang.
Ia juga menegaskan bahwa menjaga kondusivitas bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, melainkan merupakan tanggung jawab bersama seluruh warga negara. Namun demikian, ia mengimbau masyarakat untuk tetap mempercayakan urusan keamanan kepada aparat yang berwenang.
“Mari kita bersama-sama menjaga ketertiban dan stabilitas keamanan. Ikuti arahan pemerintah dan imbauan Presiden, serta percayakan penanganan keamanan kepada TNI dan Polri demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.
Menutup pernyataannya, Gus Man kembali mengingatkan bahwa persatuan, kedamaian, dan rasa saling menghargai merupakan nilai fundamental yang harus terus dijaga oleh seluruh rakyat Indonesia di tengah berbagai tantangan zaman.
Dengan komitmen bersama, diharapkan Jawa Timur tetap menjadi wilayah yang aman, damai, dan kondusif, serta mampu menjadi contoh dalam menjaga harmoni sosial di tingkat nasional.
Penulis : Rahmat
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Suararakyat.info













